Social Entrepreneur

Oiya, sebelumnya ini adalah materi terakhir mata kuliah Kapita Selekta semester ini di kampus saya, sebelumnya saya juga pernah menyinggung tentang kondisi perkuliahan ini.
Pembicara kali ini adalah Kak @rizkyario, alumni IF IT Telkom angkatan 2006, yang merupakan Founder dan CEO Dreambender.
Dalam presentasinya disampaikan tentang bagaimana merancang sebuah bisnis, terutama bisnis di bidang sosial menggunakan Business Model Canvas.

Dalam dunia social entrepreneur sendiri ada beberapa hal yang berkaitan, antara lain.

  • Social Mission Focus
  • Profit required for Sustainability Only
  • Market Mission Focus
  • Profit required for Wealth Accumulation

Dari keempat hal tadi, social entrepreneur sendiri lebih mengarah ke Social Enterprise, yaitu di daerah antara Social Mission Focus dan Profit Required for Wealth Accumulation. Karena apa?

Nah, seorang entrepreneur sendiri bisa diibaratkan sebagai seorang bajak laut (pirates), dimana mempunyai beberapa kemiripan, seperti :

  • Mempunyai Crew
  • Mempunyai Skills
  • Apa harta karun yang akan dicari?
  • Siapa pesaing yang mencari harta karun?
  • Bagaimana cara mendapatkan harta karunnya?
  • Apa saja bahaya yang dapat dialami selama mencari harta karun?

Dari beberapa hal di atas akan lebih mudah dijawab jika kita menggunakan yang namanya Business Model Canvas. Untuk lebih lengkapnya mungkin bisa di baca di sini atau video di bawah ini.

Dalam pertemuan ini dicontohkan juga social entrepreneur yang sudah ada,  Muhammad Yunus dari Bangladesh yang telah berhasil mendirikan Grameen Bank (bank untuk orang miskin) dan Kiva.com (sebuah organisasi non-profit untuk memfasilitasi kegiatan peminjaman).
Terakhir, ada dua hal yang harus ditambahkan dalam Business Model Canvas, jika akan bergerak di bidang social entrepreneur, yaitu social and environmental cost dan social and environmental benefit, di bawah cost structure dan revenue streams.
Mungkin itu dulu ringkasan dari saya, semoga bermanfaat :).

๏ 71 readers

Leave a Reply