Friendzone, Pernahkah?

Mungkin jika ditanya friendzone itu apa saya juga kurang tau, maksudnya jika ditanya tentang hal spesifik dan bagaimana keadaannya. Ya karena untuk mendefinisikan hubungan antara dua orang sebagai temen atau temen deket, atau temen yang hampir kayak pacaran itu gampang-gampang susah. Tapi di wikipedia sekarang udah ada ko’, meski ga tau juga kapan itu bikin halamannya, haha (ilmiah).
Trus jika ditanya apa pernah mengalami?

Jawabannya juga ga tau. Kemungkinan besar si pernah. Apalagi tipe orang kayak saya ini ga bisa mengutarakan `sesuatu` secara frontal kepada seseorang (read: cewek). Padahal ya biasanya kalo ngobrol mah style nya frontal-frontal aja, malah kadang ada yang ngingetin buat memperhalus bahasa (oke makasih buat yg udah ngingetin, bagian ini bakal saya perbaiki dan lestarikan).
Selain itu apalagi? Soal timing, feedback. Jujur saya juga kadang sedikit bingung untuk mendapatkan momen yang tepat dan menganalisa apa bener-bener udah klik apa belum, sehingga bisa dilanjutkan ke timeline berikutnya. Masalahnya kan hal kayak gini tu bakal mengarah ke hal-hal serius lainnya kan ya? Ga cuma seperti memutuskan mau sekolah/kuliah dimana yang ada batasan waktunya. Tapi ini memutuskan untuk sesuatu yang bakal jadi lifetime guarantee dalam satu kali kehidupan kita di dunia ini.
*dibuat untuk meramaikan #JuliNgeblog #Day6
@ariffsetiawan

๏ 48 readers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *