Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Tentang Wayang Daun Singkong

Arif Setiawan, July 5, 2013June 20, 2020

Momen dimana bapak masih gemar membuatkan dua anak lelaki kecilnya wayang dari batang dan daun singkong adalah salah satu hal random yang saya rindukan dari keluarga saya. Momen yang mungkin sekarang jarang dijumpai ketika mudik ke Purworejo sekalipun, terlebih dua anak lelakinya sudah beranjak dewasa. Yang satu lebih akrab dengan komputer dan yang satu lebih akrab dengan gamelan, hehe.

Wayang yang gimana si maksudnya?

Wayang yang dimaksud di sini adalah wayang yang dibentuk dari anyaman beberapa batang daun singkong hingga membentuk suatu karakter tertentu. Nah, karena jaman dulu belum gampang untuk mendokumentasikan sesuatu, saya ambilkan contoh dari sumber lain dulu. Kira-kira seperti ini penampakannya, tapi ga persis-persis banget.

Wayang Daun Singkong
Wayang Daun Singkong

Setelah wayang jadi, biasanya Bapak memberikan cerita dari wayang-wayang yang sudah dibuat tadi. Momen yang paling menyenangkan, esensial dan memberikan nuansa hangat tersendiri dalam keluarga. Sembari menunggu ibu’ yang menyiapkan pacitan buat anak-anaknya ini.

Kapan momen ini bisa terulang?

Kemungkinannya sangat kecil. Ibu’ sudah tenang di sisi-Nya sejak beberapa tahun yang lalu. Kini hanya doa yang bisa dikirim dari sini untukmu.

#JuliNgeblog #Day5

@ariffsetiawan

Related

Life BapakFamilyJuli NgeblogWayangWayang Daun Singkong

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Warung Makan Bu Darmo Muntilan Sejak 1920
  • Pempek Ny. Kamto Sejak 1984
  • Soto Pojok Pak Dul Muntilan Sejak 1969
  • Rawon Nguling Malang Sejak 1942
  • Mangut Lele Cindelaras Muntilan Sejak 1948
  • Gnome atau KDE? mana yang lebih baik???
  • Kisah Sesama Pengendara Vespa
  • 33 Tips Untuk Menjadi Penulis Yang Lebih Baik
  • Soto Pak Much Muntilan Sejak 1942
  • Black Romantic

Recent Posts

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun Magelang
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026

Culinary

  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes

Loading Comments...