Inginku Terbang Sepertinya

Tak seperti biasanya, pagi itu air embun di daun teh-tehan bisa kunikmati dengan bebas seperti air kendi yang biasa terletak di dapur. Ya, salah satu hobiku dulu adalah minum air embun bekas hujan yang tertampung di daun teh-tehan. Seger bro, heheu. Pohon teh-tehan itu berfungsi sebagai pagar rumah, hijau dan alami.
Hari itu adalah hari minggu, sehingga tak ada kegiatan yang harus lakukan, seperti latihan di hari sebelumnya.
“Aseeek, saatnya bermain dengan burung dara kesayangan berarti”, ujarku.

Aku punya burung dara sepasang. Yang jantan berwarna merah marun dan yang betina berwarna abu mega. Dulu beli di pasar bareng bapak. Setiap ada waktu luang selalu kusempatkan untuk bermain dengannya. Alhasil, kandangnya yang terletak di dekat dapur menjadi salah satu tempat favorit untuk menghabiskan waktu. Memberi makan jagung, memandikan, mengelus bulunya dan puncaknya adalah menerbangkannya dari tempat tertentu.
Kadang setelah bermain dengan mereka terlintas keinginan untuk bisa terbang bebas dengan sayap sepertinya ke tempat yang jauh kemudian menukik turun untuk kembali membumi.
#100kata8 #Day2
@ariffsetiawan

๏ 56 readers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *