Kenyang

Seperti biasa, aku selalu berangkat lebih awal dari yang lainnya. Kulihat beberapa buku tergeletak di meja yang berada di pojok ruang latihan.
Buku-buku itu berisi beberapa gendhing gamelan yang ditulis dengan tangan. Ya, buku-buku inilah yang digunakan sebagai acuan kami saat latihan.
Kubuka satu per satu hingga lembar terakhir.
“Jika dirasa mungkin kami ini sudah kenyang untuk mendengarkan lantunan bunyi gamelan.” batinku.
Sudah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun aku di sanggar ini dengan rekan penabuh yang silih berganti. Tapi begitulah gamelan ini, lantunannya selalu mengagumkan, damai, ramai dan agung.
#100kata8 #Day20
@ariffsetiawan

๏ 43 readers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *