Mengenang Agustusan

Jika ditanya kejadian apa yang paling kamu ingat saat 17 Agustus? Apa jawabanmu?
Kalau saya, hingga sekarang masih inget banget kejadian paling konyol, bisa dibilang musibah kecil yang menimpa saya pribadi si.
Kejadiannya pas ada acara Bakti Sosial di salah satu desa terpencil di Kabupaten Banyumas.
Sore hari, ada acara perlombaan. Lokasinya di salah satu SD di desa itu. Pesertanya ada dari anak-anak desa setempat, peserta dan panitia bakti sosial. Kemudian, tibalah giliran saya dan beberapa teman. Lomba mecah air kalo ga salah. Mata kami ditutup, badan diputer-puter kemudian dihitung untuk cepet-cepetan mecah air yang digantung di tali dengan jarak beberapa meter di depan.
Lomba dimulai. Tak selang berapa lama ada suara “jjjedduuggg”.

Saya merasa kayak orang yang digampar dari depan. Sadar-sadar saya sudah berbaring dikursi salah satu rumah warga dengan mulut kayak abis ngunyah pasir ditambah rasa darah. Ternyata suara tadi adalah suara yang dihasilkan gara-gara saya nabrak pagar SD. Saya jalan bukan ke arah yang bener buat mecah air, jadinya malah ketemu pagar.
Asem ik (mbatinku).
Ya begitulah cerita dibalik pecahnya gigi taring saya. Membekas hingga sekarang.
@ariffsetiawan

๏ 37 readers

Leave a Reply