Pada Akhirnya

Setelah musibah yang membuatku gagal mengikuti pertunjukan di TMII itu, aku jadi vakum dari dunia karawitan.

Menyesal? Tentunya. Banyak pertunjukan dan perjalanan jadi terlewatkan.

Selama hampir tiga bulan aku tidak menyentuh gamelan. Satu hal yang kukhawatirkan. Jika tangan ini akan kehilangan sentuhannya terhadap alat musik agung itu.

Apa yang bisa kulakukan selama itu?

Mendengarkan lebih banyak gendhing, berlatih membuat tembang sendiri, agar bisa naik ke level yang lebih tinggi lagi.

Pada akhirnya, semua yang terjadi pada kita memang atas kehendak Kanjeng Gusti engkang Maha Kuwaos, dan semuanya patut disyukuri, apapun itu. Suatu musibah yang terjadi pada hamba-Nya bisa jadi adalah upaya untuk membuat tingkat penghambaan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

#100kata8 #Day31

@ariffsetiawan

๏ 60 readers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *