Hari Kebangkitan Nasional

Jika bicara soal Hari Kebangkitan Nasional pastinya kita semua bakalan inget dengan yang namanya upacara bendera. Ya kan? Dari masa SD, SMP hingga SMA. Tapi apa kita ingat dengan makna sebenarnya dari peringatan dan mengapa ada hari kebangkitan itu?
Kebangkitan Nasional adalah Masa dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Multatuli. – Wikipedia

Tapi kadang makna itu tidak bertahan lama dan belum diresapi benar oleh warga Indonesia. Mungkin banyak faktornya. Salah satunya ya dunia pendidikan itu sendiri, yang paling dekat dengan pembangunan mental dan karakter SDM Indonesia.

Lihat saja akhir-akhir ini kondisi negara kita, hehe. Dunia pendidikannya malah lagi banyak kasus. Mulai dari guru yang melakukan tindakan kurang pantas pada UN hingga siswa yang bunuh diri karena UN.
Contoh kecilnya ya ini. Kalian pernah denger ga ada yang namanya Tugu Kebangkitan Nasional?
Bagi yang belum pernah denger atau tahu, itu gambar yang ada di postingan ini adalah Tugu Kebangkitan Nasional yang ada di Solo. Emang hal kecil si, tapi apakah pernah diberitahukan ke anak-anak sekolah?
Tapi ada satu hal yang lebih parah lagi. Dua hari yang lalu.
Salah satu Pemerintah Kota di Jawa ini bahkan salah dalam pengucapan antara Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional. Entah ini yang salah nulis itu tanggalnya apa nama harinya. Tapi kesalahan kecil yang kayak gini ini kan bikin… speechless. Menurut saya pribadi si jadi kelihatan banget ketidakpeduliannya terhadap event nasional.
Menurut kalian gimana?
@ariffsetiawan

๏ 61 readers

Leave a Reply