Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Museum Ullen Sentalu

Arif Setiawan, March 1, 2015June 3, 2020

Awal tahun 2015 ini saya dan teman-teman kuliah sempet buat wisata budaya ke Museum Ullen Sentalu, setelah menghadiri acara nikahannya temen kuliah di Klaten.

Musemum Ullen Sentalu
Musemum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu lokasinya di daerah Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Jika dari Jogja kota, ikuti aja Jalan Kaliurang ke arah atas hingga ketemu petunjuk jalan ke museum ini. Searah sama Museum Gunung Merapi.

Nama Ullen Sentalu merupakan singkatan dari bahasa Jawa: ā€œULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmakuā€ yang artinya adalah ā€œNyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupanā€. Filsafah ini diambil dari sebuah lampu minyak yang dipergunakan dalam pertunjukkan wayang kulit (blencong) yang merupakan cahaya yang selalu bergerak untuk mengarahkan dan menerangi perjalanan hidup kita.

Isi dari museum ini adalahĀ budaya dan kehidupan para bangsawan Dinasti Mataram (Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman) beserta koleksi bermacam-macam batik (baik gaya Yogyakarta maupun Surakarta), tokoh raja-raja beserta permaisurinya dengan berbagai macam pakaian yang dikenakan sehari-harinya, sertaĀ dapat diketahui bagaimana para leluhur Jawa membuat batik yang memiliki arti dan makna yang mendalam di dalam setiap coraknya. Ada juga berbagai sejarah mengenai keadaan budaya Jawa kuno dengan segala aturannya.

Museum ini didirikan oleh salah seorang bangsawan Yogyakarta yang dikenal sangat dekat dengan keluarga keraton Surakarta dan Yogyakarta.

Keadaan museum mampu membuat pengunjung seperti terserap ke masa Jawa kuno yang mengagumkan, ditambah dengan udara sejuk karena lokasinya sudah termasuk di dataran tinggi di kaki Gunung Merapi.

Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu

Tiket masuk ke museum ini adalah Rp 30.000. Sudah dapet penjelasan dari mbak-mbak guide yang ramah danĀ minuman spesial yaitu Ratu Mas. Minuman dengan resep rahasia dari 7 bahan alami ini dipercaya bisa memberi kesehatan dan awet muda.

Minuman Ratu Mas
Minuman Ratu Mas

Sangat recommendedlah buat yang suka sejarah dan wisata budaya, serta bisa digunakan buat alternatif wisata bagi yang sudah bosan sama Kraton atau Benteng Vredeburg ketika berkunjung ke Jogja, hehe.

Oiya, perlu diketahui bahwa di museum ini dilarang mengambil gambar demi kepentingan didirikannya museum, kecuali di pintu masuk dan pintu keluar. Gambar pertama dan terakhir adalah gambar yang diambil di dekat pintu keluar. Gambar museum diambil dari Google.


Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya.

Pramoedya Ananta Toer

@ariffsetiawan

Related

Indonesia Travel KaliurangMuseumSlemanUllen SentaluYogyakarta

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Nasi Rames dan Sop Pak Miran Gombong Sejak 1980
  • Pondok Lesehan Kampoeng Sawah Temanggung
  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan Traffic
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981
  • Game Development Life Cycle
  • Undur-Undur Laut Pantai Selatan
  • Piknik ke Kota Cirebon

Recent Posts

  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan Menoreh
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto Menarik
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun Magelang
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026

Culinary

  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes

Loading Comments...