Antara 1.000 dan 100.000

Kemarin pagi seperti biasa setelah sahur dan sholat subuh, di Masjid komplek Green Valley ada kajian pagi yang kebetulan saat itu disampaikan oleh Pak RT.

Materinya berkaitan dengan cerita antara uang 1.000 dan 100.000.

Gini ceritanya.

Alkisah terjadi percakapan di antara keduanya yang bertemu di sebuah dompet setelah mengarungi perjalanan panjang berpindah-pindah tangan dan tempat.

100K : “Halo Bro, apa kabar bro?”

1K : “Baik Bro, kenapa?”

100K : “Enggak apa-apa, mau nanya aja kenapa kamu kucel gitu bro?”

1K : “Ya biasa bro, saya ini kan udah pindah-pindah ke tempat-tempat yang bisa bikin kucel”

100K : “Ko’ bisa bro? Tempat apa aja emang?”

1K : “Da saya mah udah ga keitung pindah ke tangan berapa orang, paling sering ya di tangan pedagang pasar, supir angkot, bis, becak, dan macem-macem lainnya. Gimana dengan kamu bro? Ko’ bisa rapi gitu?”

100K : “Kalau saya mah nikmat bro, udah biasa kalau cuma di Mall, Bioskop, Bandara dan tempat-tempat keren lainnya.”

1K : “Owh.. gitu ya, pantes aja. Tapi saya tetep bersyukur bro walau kucel kayak gini.”

100K : “Kenapa emang bro?”

1K : “Ya walaupun kucel tapi saya bisa membuat orang masuk surga, karena saya udah sering keluar masuk yang namanya kencleng masjid, gimana dengan kamu bro?”

100K : “…”

***

Dari percakapan di atas dapat kita ambil hikmahnya untuk selalu bisa memperbaiki diri untuk melakukan sodaqoh dengan lebih baik lagi, ya kan?

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang rajin untuk melakukan sodaqoh, aamiin.

๏ 239 readers

Leave a Reply