Menginjakkan kaki di Bali atau yang sering disebut juga dengan Pulau Dewata memang akan memberikan rasa yang tak biasa, selalu ada nuansa sambutan hangat tersendiri.

Tak jarang warga negara asing berceceran di tiap sudutnya. Sudah rahasia umum memang jika pulau ini merupakan salah satu tujuan wisata dunia.

Welcome to Bali!
Welcome to Bali!

Kala itu kami tiba di Bali kebetulan hampir bersamaan dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Sehingga di Ngurah Rai Airport masih ada karpet merah dan pernak-pernik khas budaya Bali untuk menyambut para pendatang.

Melihat hal ini tentu saja kami tak bisa tinggal diam! hahaha.

Nasi Pedas Ibu Andika
Nasi Pedas Ibu Andika

Dari bandara kami langsung menuju ke salah satu warung yang sudah tersohor di dunia maya maupun nyata, yaitu Nasi Pedas Ibu Andika, karena perut pun sudah mulai protes setelah diajak beraktivitas dari pagi buta. Lokasi warungnya hampir tepat di seberang Joger, pusat oleh-oleh khas Bali.

Setelah itu?

Karena bingung mau ngapain sambil menunggu anggota tim yang lain. Kami nonton film Everest di Mal Bali Galeria, gahul yha mau nonton aja pake ke Bali, wkwk.

Udah beres nonton, ternyata belum dateng juga yang ditunggu. Akhirnya jajan eskrim aja sambil macak turis di dalem mall.

3 turis + 1 penduduk lokal ~_~
3 turis + 1 penduduk lokal ~_~

Bali yang waktu itu emang lagi panas (atau panas teryus ya?) cocok banget dipadukan sama eskrim. halah.

Sorenya kami akhirnya bertemu dengan yang ditunggu dan pake elf menuju ke… Ubud!

๏ 31 readers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *