Layanan Indihome yang Kurang Bersahabat bagi Developer

Boleh dibilang saya termasuk salah satu pelanggan setia Indihome, ya salah satu layanan internet dari Telkom Indonesia, salah satu perusahaan layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia.

Mulai dari jaman kuliah di STT Telkom (sekarang sudah berubah jadi IT Telkom kemudian Telkom University) di kosan di daerah PGA hingga sekarang bekerja untuk sebuah early stage startup yang bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja asalkan ada internet. Yang bisa juga diartikan bekerja tanpa mengenal weekdays dan weekend.

Nah, dari dulu juga sudah ada semacam love-hate relationship dengan layanan dari Telkom Indonesia ini.

Dulu masih jamannya layanan Speedy, sudah ada namanya Push Ads yang mungkin masih ada juga sampai sekarang (sudah pernah saya tulis di sini), yang sangat menggangu hasil development sebuah website.

Permasalahan Port MySQL

Sekarang, baik di kantor yang berlokasi di Jakarta dan kontrakan yang ada di Bandung, keduanya menggunakan layanan indihome yang sama dan mengalami permasalahan yang serupa, yaitu bermasalah dengan port 3306, standar port yang digunakan oleh developer untuk melakukan akses ke database MySql di layanan cloud.

Koneksi bermasalah ketika melakukan akses db mysql

Hal ini seringnya terjadi di aplikasi Sequel Pro yang dijalankan di Mac device. Dan jika hal ini terjadi, maka saya otomatis tidak bisa mengakses database yang saya kelola. Solusinya adalah dengan berganti ke provider lain untuk sementara agar bisa melakukan akses dan modifikasi ke database. Kadang juga harus pake tether pake koneksi hp, sedih banget ya? haha. Dan ya, hal seperti ini sangat mengganggu kenyamanan kami ketika bekerja.

Pengalaman dengan Teknisi Telkom

Pernah sampai saya komplain ke pihak Telkom dan teknisinya datang ke kantor untuk mencari sebeneranya apa yang bisa menyebabkan hal seperti di atas terjadi. Dan ternyata level teknisi tidak ada pengetahuan hingga konfigurasi port mana saja yang dibuka untuk pelanggan internet mereka.

Alhasil ketika melakukan troubleshooting, teknisi harus sambil telepon dengan bagian konfigurasi jaringan. Dan setelah terjadi perdebatan tentang konfigurasi akhirnya saya meminta untuk melakukan reset konfigurasi saja seperti awal.

Hasilnya port yang saya butuhkan untuk melakukan koneksi ke database sudah bisa digunakan kembali.

Teknisi pun bingung dengan kejadian ini.

***

Permasalahan Repositori Kode Program

Selain permasalahan tentang port database ini ternyata beberapa teman developer saya juga pernah mengalami permasalahan berkaitan dengan koneksi ke layanan repositori kode program seperti Github dan Bitbucket. Yaitu ketika akan melakukan push kode program malah diredirect ke uzone.id atau https-nya kena blok.

***

Entah konfigurasi apa yang diterapkan Telkom untuk layanan internet penggunanya. Anehnya permasalahan ini tidak selalu terjadi. Jadinya udah semacam daily deals gitu buat melakukan koneksi ke database.

Dan lama-lama saya jengah juga untuk selalu komplain jika hal ini terjadi.

Mungkin ada temen-temen yang bisa bantu memberikan solusi untuk permasalahan ini?

๏ 280 readers

1 thought on “Layanan Indihome yang Kurang Bersahabat bagi Developer”

  1. Bantu jawab kabong, info dari tim indihome :
    1. Berdasarkan peraturan KOMINFO yang mewajibkan semua operator untuk melakukan filtering terhadap konten negatif.
    2. Teguran dari KOMINFO kepada Telkom terkait hasil pengecekan acak yang dilakukan KOMINFO pada bulan Juni 2016 dan kemudian pada bulan September 2017 yang menemukan adanya konten-konten negatif yang dapat diakses dari beberapa lokasi di Universitas Indonesia Kampus Depok.
    Berdasarkan kondisi di atas, maka sebagai salah satu operator yang harus taat terhadap regulasi yang ada maka saat ini Telkom telah melakukan pemblokiran terhadap DNS UI dengan internet positif.

    Apabila UI membutuhkan akses ke beberapa konten yang masuk dalam kategori konten negatif untuk keperluan penelitian, maka mohon UI dapat mengajukan surat resmi kepada KOMINFO yang ditujukan kepada:
    DIREKTORAT JENDERAL APLIKASI INFORMATIKA
    KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA

    Kami dari pihak operator akan melakukan eksekusi berdasarkan keputusan dari KOMINFO.

Leave a Reply