Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Mempunyai Gubernur dari Kampung Halaman

Arif Setiawan, January 29, 2017May 11, 2017

Jadi ceritanya minggu ini adalah minggu pertama campaign #1minggu1cerita di tahun 2017, yang temanya adalah Kampung Halamanku Juga Seru!

Membicarakan tentang kampung halaman saya, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, hmm.. langsung membuat sesaat saya berpikir, apa yang bisa diceritakan ya? wkwk. Ya, karena emang beneran desa, bukan tempat tujuan wisata, sering banjir dan jalannya ga gitu bagus. Terkenalnya malah Purworejo itu kota pensiunan. Kota tujuan para orang-orang yang sudah pensiun untuk menghabiskan hari tuanya. Tapi emang beneran, isinya cuma anak sekolah dan orang-orang yang bekerja sebagai PNS di daerah, petani, pedagang, nelayan, anak sekolah dan beberapa profesi pendukung kegiatan perekonomian lainnya. Anak kuliahan jarang, karena jarang juga tempat kuliah di sana. Salah satu yang lumayan terkenal cuma Universitas Muhammadiyah, yang which is udah mainstream banget di kota lain juga pasti ada.

Dulu jaman saya sekolah SD udah ga terhitung berapa kali berangkat ga pake sepatu, jaman SMP saya harus naik sepeda sekitar 3 km, kemudian sepedanya dititipin masih disambung naik angkot sekitar setengah jam untuk sampai ke sekolah. Ceritanya pengen ikut merasakan sekolah yang agak kota dikit, haha.

***

Nah, tapi akhir-akhir ini ada yang agak menarik. Karena Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo yang sedang menjabat sekarang berasal dari Kutoarjo yang merupakan bagian dari Purworejo.

Hal yang paling mendasar yang terlihat perubahannya adalah jalan raya yang terlihat lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya. Ya, saya merupakan salah satu orang yang menilai kinerja pemerintahan salah satunya adalah dengan melihat jalan raya yang ada di daerah tersebut. Ya logikanya si kalau ngurus jalan raya yang merupakan pondasi dasar fasilitas umum dan kegiatan perekonomian masyarakat gimana ngurus hal-hal lain yang lebih ga terlihat. Ya ga?

Mungkin itu salah satunya yang jadi hal menarik. Sudah terlihat sedikit perubahan bagi kota yang sangat lambat pergerakannya. Tapi dulu emang parah banget, seriusan. Makanya dengan perubahan kecil seperti itu aja udah lumayan seneng sebagai warga (yang termasuk jarang mudik).

***

Ekowisata Mangrove di Purworejo

Tanaman Mangrove di Selatan Purworejo
Tanaman Mangrove di Selatan Purworejo

Hal kedua yang menarik adalah ketika saya googling tentang Purworejo, saya menemukan tautan ini dan ini. Ternyata ada satu kisah kecil dari Mas Sapto dan kawan-kawannya di pesisir selatan Purworejo yang kebetulan daerahnya dekat dengan tempat tinggal orang tua saya dan mungkin bisa berpotensi menjadi salah satu daya tarik dari Purworejo, yaitu dikembangkannya ekowisata tanaman mangrove.

Membicarakan tentang mangrove, saya jadi ingat salah satu project saya (Mangrow Project) yang pernah memenangkan kompetisi Big Idea for Urban Issue yang diadakan oleh Pulse Lab Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Korea. Yang intinya membuat sebuah platform untuk melakukan monitoring tanaman mangrove dengan pendekatan game dan big data yang bisa melibatkan masyarakat untuk berkontribusi bersama-sama merawat tanaman mangrove.

Mungkin suatu saat nanti saya bisa melanjutkan project tersebut dan berkolaborasi dengan tim-tim seperti Mas Sapto dan berkontribusi ke daerah-daerah.

Apa sambil mencoba ngontak Pak Ganjar tentang ide ini ya? Sepertinya beliau lumayan responsif jika dihubungi lewat twitter, hahaha.

Sumber Gambar : jenthikmanis.blogspot.co.id

Related

Random Ganjar PranowoJawa TengahKutoarjoMangrovePurworejo

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Membuat Aplikasi Windows Phone Sederhana
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Piknik ke Dufan
  • Kopi Badhek Borobudur
  • Perjalanan Singapura dan Malaysia Part 2
  • Depot Nikmat Jombang Sejak 1987
  • Black Romantic
  • Warung Be Sanur Denpasar Bali
  • ONE OK ROCK JAKARTA
  • Kota Lama: Wisata Sejarah Ikonik di Semarang

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro Semarang
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Sop Empal Pringgading Magelang
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro SemarangAugust 11, 2026
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan SindoroJuly 24, 2026
  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026

Culinary

  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon ProgoAugust 5, 2026
  • Sop Empal Pringgading MagelangJuly 29, 2026
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929July 25, 2026
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
Loading Comments...