Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Kuang Si Waterfall Luang Prabang

Arif Setiawan, June 29, 2017March 9, 2018

Sejak pertama kali tiba di Luang Prabang dan diberikan sebuah peta kertas oleh resepsionis hostel, Kuang Si Waterfall sudah menjadi salah satu to do list/tempat yang wajib dikunjungi oleh wisatawan jika berada di kota ini.

Meskipun Laos merupakan negara yang dikelilingi oleh daratan dan tidak mempunyai pantai, tetapi adanya air terjun yang sejuk ini bisa menjadi salah satu penawarnya.

Kuang Si Waterfall berjarak sekitar 30 kilometer ke arah selatan dari pusat kota Luang Prabang. Untuk mencapai ke sana kami mengikuti saran resepsionis hostel menggunakan mini van yang akan menjemput di jalan depan hostel setiap jam 11:30 dan 13:30. Setiap penumpang dikenakan tarif sekitar 60.000 Kip. Konsepnya sharing dengan pengunjung lain yang sangat mungkin berada di lokasi hostel yang berbeda, jadinya harus nunggu jemput satu-satu sampai penuh terlebih dahulu, semacam travel jaman dulu yang ga nunggu di pool. Namun, dengan moda mini van ini jadinya paling murah.

Perjalanan dari kota ke lokasi air terjun sekitar 1 jam. Di perjalanan banyak lahan pertanian warga yang terlihat lebih hijau dan lebih subur dibandingkan dengan daerah di sekitar kota Vang Vieng. Selama perjalanan tak sedikit pula turis yang menggunakan sepeda motor untuk menuju ke sana. Mungkin biar lebih berasa adventurenya.

Di perjalanan berangkat ini pula ada drama mini van kami ditilang oleh polisi setempat (saya ga berani ambil gambar karena aura militer komunis yang lumayan kental). Dan ternyata pake ngasih uang instan juga ya di sana, haha.

Pintu Gerbang Kuang Si Waterfall Park

Sesampainya di area tempat wisata, kami diberikan waktu untuk makan siang terlebih dahulu dan kami memilih nasi goreng yang menunya paling ‘”aman” di sana. Setelah itu kami langsung bisa menikmati kawasan wisata yang diberikan waktu sekitar 2-3 jam, karena mini van akan menunggu dan mengantarkan pulang kembali ke hostel. Tarif untuk masuknya sekitar 20.000 Kip.

***

Welcome to Kuang Si Waterfall Park

Setelah melewati pintu masuk, di dalam Kawasan Kuang Si Waterfall Park ini terdapat Bear Sanctuary, organisasi nirlaba yang menyelenggarakan campaign untuk membebaskan beruang dan pendapatannya hanya bergantung pada donasi. Jadi jika ada uang berlebih bisa disempatkan untuk membeli kaos sambil berdonasi.

Kawasan Beruang
It’s Keo

Setelah melewati kawasan beruang dan wilayah jalanan hutan akhirnya kami menemukan kawasan air terjun pertama yang sudah cukup ramai oleh pengunjung dari berbagai negara. Lokasi air terjunnya memang ada beberapa bagian dari bawah ke atas sekitar 5 lokasi yang dapat ditelusuri dengan berjalan kaki.

Melihat pesona air yang jernih dan hijau ditambah cuaca yang lumayan panas dan sudah banyak pengunjung yang chill menikmati kami pun tak berpikir panjang lagi untuk bergabung, hahaha.

Trio Kwek-Kwek
Yasss
Main Dayang-Dayangan, wkwk

Kami tidak bisa berendam lama-lama karena mengingat waktu yang terbatas (padahal masih betah), hahaha.

Lucunya setelah beres urusan perendaman, di perjalanan pulang menuju gerbang depan kami secara random bertemu Tobi, yang kami kenal ketika berwisata di Vang Vieng. Kami langsung ketawa dan merasa ini peserta dan daerah pikniknya emang sini-sini aja, wkwk.

Saya, Riwe, Mira, Tobi

Setelah kami berpisah dengan Tobi kami melanjutkan perjalanan pulang dengan jajan-jajan dulu di sekitar gerbang dan tempat parkir sambil menunggu rombongan mini van.

***

Satu hal yang sangat kami sesali adalah kami melewatkan air terjun terakhir yang ternyata paling bagus dari semuanya. Dan kami baru tau setelah Tobi cerita, haha.

Kuang Si Waterfall yang paling bagus

Begitulah sedikit cerita kami di Kuang Si Waterfall, worth to visit banget kalau ke Luang Prabang.

Sumber : NomadicMatt

Related

Laos Travel Bear SanctuaryKuang Si WaterfallLaosLuang PrabangTobias Zapf

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Masih Bertahan
  • Bandung Setelah Peringatan KAA
  • Kopitiam Oey Braga
  • Kopi Berontoseno Kediri Sejak 1956
  • Baca Manga Lebih Mudah dengan Aplikasi Mango
  • Kumpulan Meme Jokowi Nyalon Presiden
  • Piknik ke Kota Cirebon
  • Pempek Ny. Kamto Sejak 1984
  • Taman Kyai Langgeng Magelang, Rekomendasi Wisata Anak di Wilayah Kedu
  • Rumah Makan Sambel Layah

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro Semarang
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Sop Empal Pringgading Magelang
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro SemarangAugust 11, 2026
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan SindoroJuly 24, 2026
  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026

Culinary

  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon ProgoAugust 5, 2026
  • Sop Empal Pringgading MagelangJuly 29, 2026
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929July 25, 2026
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
Loading Comments...