Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Patahan Lembang Bandung

Arif Setiawan, September 19, 2017June 5, 2020

Kawasan Patahan Lembang di Bandung merupakan salah satu tempat yang patut dikunjungi.

Berada di ketinggian dan kerindangan pohon-pohon pinus sambil menikmati pemandangan yang sekitar yang dihiasi dengan kabut serta udara yang sejuk segar merupakan salah satu atraksi tersendiri jika kita ingin berwisata di daerah Bandung Utara. Cocok sekali sebagai selingan manakala sudah terlalu banyak berinteraksi dengan polusi perkotaan.

Daerahnya sangat mirip dengan Tebing Keraton karena memang merupakan bagian dari satu segmen besar yang memanjang yang terbentang sepanjang kawasan Bandung Raya, tetapi Patahan Lembang ini lokasinya ada di balik Bukit Moko, yang dikenal sebagai Bukit Bintang juga. Dataran paling tinggi di Bandung.

Foto ala-ala instagram

Atraksi utama buat foto-foto memang batu dan cabang pohon yang ga seberapa ini. Ditambah dengan pemandangan khas yang Bandung banget.

Kebetulan waktu itu saya berkunjung ke sini bareng Riwe, Mira dan Fauzan (adiknya Mira) dan seperti biasa sambil bawa alat musik biar pikniknya asik.

***

Untuk menuju ke Patahan Lembang dari Bukit Moko kita harus berjalan menelusuri jalan setapak sekitar setengah jam, tergantung kecepatan jalan masing-masing. Waktu itu kami berbarengan dengan event trail run, jadi jalannya sambil nonton orang-orang yang berolahraga.

Jalan menuju Patahan Lembang

Sampai di lokasi kami ya cuma sit n chill, nyayi-nyanyi trus foto-foto. Namanya juga piknik kan, wkwk.

Penanda Area Patahan Lembang
Nyanyik
Ghibah
Sok Kalem
Harus pake kaos band indie, wkwk
Ya memang lokasinya ga terlalu luas

Sudah cukup puas dan suhu udara mulai hangat, kami memutuskan untuk kembali ke Bukit Moko. Di tengah perjalanan ternyata ada warung yang jualan gorengan gorengan dan minuman hangat. Mana tahan??

Nunggu gorengan
Jalur Pulang

Oiya, konon area Patahan Lembang yang ada sekarang hanyalah secuil dari kisah histori terbentuknya kawasan pegunungan di sekitar Bandung.


Patahan Lembang berbentuk memanjang dengan panjang ± 22 km, yang berawal dari arah kaki gunung Manglayang yang terletak di kawasan Bandung bagian timur (Palasari) dan kemudian berujung sebelum kawasan perbukitan kapur Padalarang yang berada di kawasan Bandung Barat. Patahan itu berposisi tepat diantara Gunung Tangkuban Perahu dan juga daratan Kota Bandung sehingga kemudian membentuk dua blok, yakni utara dan selatan.

Gerakan Patahan Lembang ini sendiri kemudian mengakibatkan permukaan tanah yang berada di bagian utara meninggi. Akibatnya, aliran air dari tangkapan air yang ada di sisi selatan seakan terbendung di kaki dinding patahan. Material yang terbawa air dan angin kemudian mengisi genangan air dan tentunya mengendap. Kolam tersebut lalu ditumbuhi berbagai tanaman yang sebagian mati mengendap didasar kolam dan membentuk lapisan gambut. Sebagian tumbuhan lain membentuk lapisan gambut yang mengambang di kolam tersebut.

Dari penggalian endapan kolam/sagpond yang berada di Cihideung, kemudian ditemukan jejak rekam gempa berkekuatan 6.8 SR dari Patahan Lembang yang terjadi sekitar 2.000 tahun lalu yang sekaligus bisa menjadi bukti nyata pergerakan patahan itu mampu menghasilkan gempa bumi dengan kekuatan besar. Patahan Lembang Bandung bukan hanya merupakan satu segmen saja, melainkan dua segmen patahan, yakni pada bagian timur dan juga barat. Gaya tekan dari arah yang berbeda terjadi akibat tidak lurusnya garis patahan yang kemudian membentuk bumbungan, yakni Gunung Batu.

Sumber : dolandolen

Related

Indonesia Travel BandungBukit MokoJawa BaratPatahan Lembang

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Warma Pian Tegal Sejak 1926
  • Depot Nikmat Jombang Sejak 1987
  • Pendakian Gunung Sindoro 3153 MDPL
  • Danau Ciharus, Ranu Kumbolonya Jawa Barat
  • Susu Segar Shi Jack Solo Sejak 1986
  • Menuju Kota Vang Vieng
  • Pempek Ny. Kamto Sejak 1984
  • Sate Kambing dan Kelinci Mas Fuid Seyegan Sejak 1986
  • Soto Betawi Haji Mamat Sejak 1960
  • 5 Pantai Terpopuler di Bali

Recent Posts

  • Mie Ayam Pak Sarmintul, Mie Ayamnya Bantul
  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro Semarang
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Sop Empal Pringgading Magelang
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro SemarangAugust 11, 2026
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan SindoroJuly 24, 2026
  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026

Culinary

  • Mie Ayam Pak Sarmintul, Mie Ayamnya BantulAugust 24, 2026
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon ProgoAugust 5, 2026
  • Sop Empal Pringgading MagelangJuly 29, 2026
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929July 25, 2026
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
Loading Comments...