Bukit Campuhan Ubud

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Ubud merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Bali, baik bagi wisatawan mancanegara maupun dalam negeri. Selain banyaknya perajin seni seperti pelukis dan pemahat patung, daya tarik utama dari Ubud adalah hamparan sawah yang luas di sepanjang jalan, suasana pedesaan, serta suasana adat yang masih terlihat sangat kental.

Bukit Campuhan

Salah satu tempat favorit dan cukup hits beberapa tahun terakhir adalah Bukit Campuhan ini.

Bukit ini berupa rumput ilalang yang di sekitarnya merupakan kawasan lembah sungai, pohon tropis dan terasering khas sawah pedesaan Ubud, di atasnya terdapat jogging track dengan lebar 1,5 meter yang memanjang sekitar 2 km. Cocok sekali untuk bersantai mencari udara segar, jalan santai atau pun berolahraga. Disebut Bukit Campuhan karena lokasinya di belakang Hotel Campuhan. Dan bisa diakses oleh umum.

Oleh penduduk sekitar Bukit Campuhan dikenal juga dengan nama Bukit Suci Gunung Lebah,  karena pada bagian depan bukit ini ada sebuah pura berdiri megah yang dinamakan Pura Gunung Lebah, dari sinilah kita bisa mengawali perjalanan trekking ke Bukit Campuhan, kawasan ini termasuk kawasan suci, jadi kita harus menjaga perilaku serta ucapan.

Untuk menuju Bukit Campuhan, kita dapat mengikuti jalan utama di Ubud. Dari Pasar Ubud ke arah barat sekitar 10 menit hingga menemukan Ibah Hotel (Warwick Ibah Luxury Villas & Spa) di kanan jalan sebelum Sungai Campuhan.

Ibah Hotel (Sumber: Kompas Travel)

Ambil jalan turunan sebelah kiri, sekitar 30 meter dari pintu gerbang Ibah hotel terdapat tempat untuk parkir mobil/sepeda motor di halaman sekolah. Kalau halaman sekolah ini penuh parkir atau malah tidak diijinkan maka anda harus cari tempat parkir pada sepanjang jalan raya Campuhan Ubud.

Pura Gunung Lebah

Setelah itu terdapat sebuah pura bernama Pura Gunung Lebah, kalau ambil jalan ke kiri maka menuju pintu gerbang utama menuju pura, maka ambil jalan ke kanan samping pura yang mengarahkan ke jalan trekking ke Bukit Campuhan.

Kebetulan saya ke sana ketika pagi hari sekitar jam 7 pagi, jadi sudah lumayan panas.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke sini adalah pagi hari ketika sunrise atau sore hari menjelang sunset, sehingga suasana tidak terlalu panas dan sejuk. Enak sekali, heheu.

Selamat Berkunjung!

๏ 20 readers

2 thoughts on “Bukit Campuhan Ubud”

Leave a Reply