Sebelum menuju ke penginapan di Hotel Trio, saya dan teman-teman (Hannif, Ina dan Yudhi) sempat singgah di Taman Sriwedari Solo. Selain untuk istirahat sejenak setelah perjalanan cukup panjang Bandung – Solo menggunakan kereta api dan ingin melihat suasana pagi hari di jalan utama Kota Solo yaitu Jalan Slamet Riyadi, kami juga menggunakannya untuk mengulur waktu agar tidak terlalu pagi untuk check-in ke hotelnya. Harusnya kan emang sekitar jam 12 atau jam 1 siang gitu ya.

Di kawasan taman ini isinya ada bermacam-macam. Yang paling ikonis adalah Taman Hiburan Rakyat atau THR Sriwedari.

THR Sriwedari sudah ada sejak 32 tahun lalu, taman hiburan ini sangat populer di era tahun 80 hingga 90-an. Tak hanya menyediakan wahana permainan, THR Sriwedari kerap menjadi tempat konser grup musik. Setiap malam, genre musiknya berbeda-beda. Mulai dari slow rock, dangdut, hingga musik Koes Plus ada dalam daftar hiburan musik di panggung THR Sriwedari.

Gerbang Taman Sriwedari

Lokasi Taman Sriwedari sendiri ada di Jalan Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta. Sangat strategis dan berdekatan dengan lokasi-lokasi penting lain, seperti Stadion Sriwedari, Loji Gandrung, Museum Radya Pustaka, Kraton Mangkunegaran dan Kraton Kasunanan.

Petunjuk Arah di Taman Sriwedari

Berada di lingkungan Taman Sriwedari mengingatkan saya akan masa kecil yang mana dahulu sering diajakin Bapak untuk main di sini untuk naik berbagai wahana permainan dan menonton pertunjukan wayang orang. Ya, Bapak memang dulu kuliahnya di Solo dan sampai sekarang masih berkutat dengan budaya Jawa, terutama karawitan dan sendra tari atau wayang orang.

Itu postingan dari Ratri teman saya yang sempat nonton wayang orang di THR Sriwedari. Saya sendiri sudah lupa kapan terakhir kali nonton, mungkin ketika masih SD. Kapan-kapan pengen nonton lagi deh.

THR Sriwedari Tutup dan Revitalisasi Kawasan Sriwedari

Sambil ngopi sambil iseng browsing tentang Taman Sriwedari ini, e saya malah jadi tau berita yang lumayan bikin sedih ini. Seperti di sini.

Ternyata THR Sriwedari akan ditutup di bulan Desember tahun 2017. Permasalahannya adalah kontrak sewa tempatnya sudah habis dan tidak diperpanjang karena adanya program Pemerintah Kota Solo untuk melakukan revitalisasi Kawasan Sriwedari. Kawasan Sriwedari yang baru nantinya akan berisi :

  1. Gedung Wayang Orang
  2. Teater Terbuka
  3. Museum Radya Pustaka
  4. Stadion Sriwedari
  5. Plaza Mini Fungsi
  6. Area Segaran
  7. Museum Keris
  8. Area PKL Buku dan Pigura
  9. Playground
  10. Kebun Binatang Mini
  11. Selter Kuliner
  12. Touris Information Center
  13. Gedung Parkir
  14. Masjid Raya Sriwedari
  15. Gedung Wayang Orang
  16. Taman Hutan Kota

Tanpa ada THR Sriwedari di dalamnya. Padahal THR ini sudah berjalan selama lebih dari 30 tahun dan sangat ikonik.

Untungnya, pertunjukan wayang orangnya malah akan dibuatkan gedung khusus berstandar internasional dan akan dibangun mulai tahun 2018. Wayang orang memang kini sudah menjadi salah satu potensi pariwisata Kota Solo dengan historinya yang sudah bertahan lebih dari 100 tahun.

***

Sebagai seorang pengunjung saya cuma bisa ikut mendoakan semoga berbagai pihak terkait diberikan yang terbaik dengan adanya perubahan ini.

๏ 265 readers