Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Pasar Klithikan Pakuncen Jogja

Arif Setiawan, March 8, 2018March 8, 2018

Adalah Hannif teman saya yang bilang ingin sekali berkunjung ke Pasar Klithikan Jogja, kebetulan dia sedang ingin mencari barang-barang antik seperti tempat lampu buat dipasang di ruang tamu di rumahnya.

Pagi hari sekitar jam 9 kami sudah menuju ke Pasar Klithikan Pakuncen, tetapi ternyata bukanya baru mulai jam 10. Akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Kotagede untuk mencari barang kerajinan dari perak. Di siang menjelang sore harinya kami baru kembali ke pasar klithikan ini.

Pasar Klithikan Pakuncen
Pasar Klithikan Pakuncen

Sejarah

Pada awalnya pasar ini merupakan pasar hewan. Saya juga baru tau setelah nyari info soal pasar klithikan ini. Karena dianggap tidak layak jika berada di tengah kota, maka pasar hewan dipindah ke daerah Ambarketawang, Gamping oleh pemerintah Kota Yogyakarta.

Setelah diresmikan pada tahun 2007, yang mengisi pasar klithikan adalah pedagang-pedagang klithikan yang direlokasi dari Jalan Mangkubumi, Jalan Asem Gede dan Alun-Alun Kidul.

Suasana di dalam Pasar Klithikan

Barang yang dijual

Klithikan sendiri artinya adalah barang-barang bekas, jadi barang-barang yang dijual di sini memang sebagian besar adalah barang bekas dan barang kuno. Namun, lama-lama ada juga barang-barang baru.

Barang yang dijual di sini antara lain :

  • Barang-barang Klithikan
  • Onderdil dan sparepart kendaraan
  • Sepatu
  • Konveksi
  • Helm
  • Aneka jenis botol
  • Pusat handphone (konter hp)
  • Alat-alat hobi
  • dll

Lokasi

Lokasi dari pasar klithikan ini adalah di Jalan HOS Cokroaminoto No. 84, Kuncen, Yogyakarta. Untuk menuju ke sana dari titik Nol Malioboro ke arah barat melewati jalan KH. Ahmad Dahlan, lurus ke barat hingga perempatan lampu merah, lurus melewati jalan RE Martadinata sampai ketemu perempatan Wirobrajan lalu belok ke utara. Pasarnya ada di kanan jalan.

***

Hasil ngobrol dengan beberapa pedagang di sana, sekarang memang sudah banyak pedagang barang bekas dan barang antik yang sudah tidak berjualan di pasar klithikan ini. Kebanyakan sudah berpindah tempat ke lokasi yang terpisah untuk berjualan sendiri. Kami pun akhirnya cuma melihat-lihat dan tidak jadi membeli karena pilihannya terlalu sedikit.

Ya memang tidak bisa dipungkiri jika semakin ke sini barang-barang klithikan pun semakin sedikit. Di pasar ini pun sebagian besar sudah berjualan barang baru.

Bagi yang masih berminat untuk berkunjung ke sini mungkin bisa dicoba di hari Pahing pagi, supaya masih banyak pilihan seperti yang ada di sini.

764 readers

Related

Indonesia Travel KlithikanPasarPasar KlithikanPasar Klithikan PakuncenYogyakarta

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Bakso Urat Lor Patung Kuda Manahan Solo Sejak 1983
  • #HappyBirthday STEMATEL
  • Tam Cốc, Ninh Bình, Vietnam
  • Pecel Kawi Malang Asli Sejak 1975
  • Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku Sejak 1964
  • Ekstens Coffee and Space Jogja: Lebih dari Sekadar Tempat Ngopi
  • Masih Bertahan

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981April 3, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...