Pasar Klithikan Pakuncen Jogja

Adalah Hannif teman saya yang bilang ingin sekali berkunjung ke Pasar Klithikan Jogja, kebetulan dia sedang ingin mencari barang-barang antik seperti tempat lampu buat dipasang di ruang tamu di rumahnya.

Pagi hari sekitar jam 9 kami sudah menuju ke Pasar Klithikan Pakuncen, tetapi ternyata bukanya baru mulai jam 10. Akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Kotagede untuk mencari barang kerajinan dari perak. Di siang menjelang sore harinya kami baru kembali ke pasar klithikan ini.

Pasar Klithikan Pakuncen
Pasar Klithikan Pakuncen

Sejarah

Pada awalnya pasar ini merupakan pasar hewan. Saya juga baru tau setelah nyari info soal pasar klithikan ini. Karena dianggap tidak layak jika berada di tengah kota, maka pasar hewan dipindah ke daerah Ambarketawang, Gamping oleh pemerintah Kota Yogyakarta.

Setelah diresmikan pada tahun 2007, yang mengisi pasar klithikan adalah pedagang-pedagang klithikan yang direlokasi dari Jalan Mangkubumi, Jalan Asem Gede dan Alun-Alun Kidul.

Suasana di dalam Pasar Klithikan

Barang yang dijual

Klithikan sendiri artinya adalah barang-barang bekas, jadi barang-barang yang dijual di sini memang sebagian besar adalah barang bekas dan barang kuno. Namun, lama-lama ada juga barang-barang baru.

Barang yang dijual di sini antara lain :

  • Barang-barang Klithikan
  • Onderdil dan sparepart kendaraan
  • Sepatu
  • Konveksi
  • Helm
  • Aneka jenis botol
  • Pusat handphone (konter hp)
  • Alat-alat hobi
  • dll

Lokasi

Lokasi dari pasar klithikan ini adalah di Jalan HOS Cokroaminoto No. 84, Kuncen, Yogyakarta. Untuk menuju ke sana dari titik Nol Malioboro ke arah barat melewati jalan KH. Ahmad Dahlan, lurus ke barat hingga perempatan lampu merah, lurus melewati jalan RE Martadinata sampai ketemu perempatan Wirobrajan lalu belok ke utara. Pasarnya ada di kanan jalan.

***

Hasil ngobrol dengan beberapa pedagang di sana, sekarang memang sudah banyak pedagang barang bekas dan barang antik yang sudah tidak berjualan di pasar klithikan ini. Kebanyakan sudah berpindah tempat ke lokasi yang terpisah untuk berjualan sendiri. Kami pun akhirnya cuma melihat-lihat dan tidak jadi membeli karena pilihannya terlalu sedikit.

Ya memang tidak bisa dipungkiri jika semakin ke sini barang-barang klithikan pun semakin sedikit. Di pasar ini pun sebagian besar sudah berjualan barang baru.

Bagi yang masih berminat untuk berkunjung ke sini mungkin bisa dicoba di hari Pahing pagi, supaya masih banyak pilihan seperti yang ada di sini.

๏ 27 readers

Leave a Reply