Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Tirta Gangga Karangasem Bali

Arif Setiawan, March 1, 2020September 13, 2020

Pulang dari kawasan Teluk Jemeluk, tujuan berikutnya adalah ke Ubud. Namun, selama perjalanan menuju ke sana saya sempat mampir ke beberapa tempat wisata yang ada di Karangasem. Yang pertama adalah taman air Tirta Gangga.

Teluk Jemeluk - Tirta Gangga
Teluk Jemeluk – Tirta Gangga

Berada di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, lokasi dari taman ini cukup strategis berada di pinggir jalan utama. Dari Teluk Jemeluk saya harus menempuh perjalanan dengan sepeda motor sekitar 17 km.

Sampai di lokasi bisa langsung parkir dan tinggal jalan sedikit untuk memasuki kawasan taman air yang menakjubkan ini.

Taman Tirta Gangga
Taman Tirta Gangga

Tirta Gangga dulunya merupakan taman air milik Kerajaan Karangasem yang dibangun pada tahun 1946 oleh raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung.

Namanya sendiri berasal dari kata Tirta yang berarti air suci dan Gangga yang artinya nama sungai di India. Yang juga memiliki makna bahwa taman wisata ini memiliki air suci yang berasal dari Sungai Gangga, dan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat pemeluk agama Hindu.

Komplek taman Tirta Gangga pernah hancur oleh letusan Gunung Agung pada tahun 1963. Namun, pemerintah Kabupaten Karangasem membangun kembali taman ini dan diperuntukan untuk kawasan wisata hingga sekarang.

Begitu masuk ke area taman air saya bisa langsung merasakan sebuah aura kesejukan dan ketenangan. Tidak salah memang jika dulunya merupakan taman milik kerajaan. Cocok sekali untuk digunakan sebagai tempat pelepas lelah dan penghilang penat dari aktivitas kehidupan yang melelahkan.

Di taman ini terdapat 3 unsur utama, yaitu kebun, kolam air dan patung. Masing-masing konon memiliki makna yang tersirat. 

Strukturnya sendiri terdiri dari tiga tingkatan bangunan. Di bangunan tertinggi terdapat mata air yang berada di bawah pohon beringin. Bangunan level kedua, terdapat kolam renang dan bangunan yang paling bawah terdapat kolam hias dengan air mancur.

Bangunan tertinggi di Tirta Gangga
Bangunan tertinggi di Tirta Gangga

Mata air yang mengalir ke area ini adalah mata air Rejasa yang memiliki jumlah air yang sangat besar, jernih dan menyejukkan. Sumber air yang bahkan oleh masyarakat setempat dianggap suci dan digunakan untuk kegiatan upacara adat. Sebagian dari pasokan mata air Rejasa dikirim ke rumah penduduk di Kota Amlapura (ibu kota Kabupaten Karangasem) dan sebagian lainnya digunakan untuk mengisi kolam dan keluaran dari air kolam langsung digunakan untuk pertanian.

Selain kolam yang terdapat air suci, ada juga kolam renang yang diperuntukkan bagi wisatawan. Jika ingin berenang di kolam ini, pengunjung harus membayar biaya tambahan Rp 10.000. 

Tak jauh dari kolam terdapat taman yang memiliki menara air yang tingginya 10 meter. Menara air ini bentuknya berundak-undak laksana atap pura.

Kolam dengan patung prajurit
Kolam dengan patung prajurit

Di dekatnya lagi terdapat kolam yang dihiasi oleh patung-patung yang berbaris rapi layaknya prajurit. Pengunjung dapat menyusuri kolam dengan berjalan kaki di atas kolam dengan jalan setapak yang terbuat dari batu yang tersusun rapi seperti rangkaian jembatan.

Kolam dan area kebun
Kolam dan area kebun

Di bagian paling bawah terdapat kolam dengan ikan hias yang disambung dengan area kebun. Pengunjung pun bisa memberi makan ikan-ikan yang ada di sini.

Sangat indah dan menenangkan. Ditambah dengan udara yang sejuk karena berada di kaki Gunung Agung.


Bagi kalian yang suka tantangan dan tidak terlalu suka keramaian wajib dicoba berkunjung ke sini. Karena untuk mencapai tempat ini dibutuhkan perjalanan yang tidak sebentar, tetapi juga bisa mendapatkan pengalaman kawasan wisata di Bali yang tidak terlalu ramai pengunjung.


Harga Tiket

Tiket masuk ke Tirta Gangga adalah Rp 25.000 per orang. Tambah Rp 10.000 jika ingin berenang.

Lokasi 

Jalan Raya Abang, Desa Ababi, Abang, Kabupaten Karangasem, Bali 80852.

  • Tirta Gangga

Jam Buka

Tirta Gangga buka dari pukul 07.00 – 18.00. Waktu ramai kunjungan wisatawan sekitar pukul 12.00 – 16.00. 

Related

Indonesia Travel BaliKarangasemTirta Gangga

Post navigation

Previous post
Next post

Comment

  1. Pingback: Taman Ujung Sukasada Karangasem Bali — Arif Setiawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Kampung Ulam Ngrajek Magelang
  • Soto Esto Salatiga Sejak 1953
  • Toko Roti Mandarijn Orion Sejak 1932
  • Ayam Goreng & Tumpang Koyor Bu Yusro Salatiga
  • Tentang Wayang Daun Singkong
  • Menonton Teater "Kepada Gema" di Taman Ismail Marzuki
  • Siomay Kang Cepot Sejak 1991
  • Rumah Makan Sambel Layah
  • Sate Maranggi Warujajar Cianjur
  • Road Trip : Purworejo - Bandung

Recent Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...