Siomay diletakkan di pengukus besar

Mencari jajanan siomay di Jogja termasuk hal yang tidak terlalu mudah. Namun, di Jalan Kaliurang ada namanya Siomay Kang Cepot yang sudah ada sejak tahun 1991.

Jajanan seperti siomay ini di daerah Jogja atau Jawa Tengah bagian tenggara saya rasa memang tidak terlalu banyak ya. Mungkin sebagian besar yang menjualnya malah mas-mas pedagang di sekitar kawasan sekolah. Tidak banyak yang bentuknya sudah seperti kedai dan lokasinya bukan di pusat perbelanjaan, hanya di pinggir jalan biasa. 

Mungkin karena memang cita rasa untuk makanan di sini cenderung ke manis, jadi kurang banyak juga yang berjualan makanan seperti ini. Namun, hal itu mungkin tidak berlaku pada kasus warung Siomay Kang Cepot ini yang sudah bisa bertahan hampir sekitar 30 tahun di Kota Gudeg.

Siomay Kang Cepot
Siomay Kang Cepot

Pelanggan kedai siomay ala Bandung ini sebagian besar adalah mahasiswa dan anak muda yang sebagian besar merupakan kalangan perantauan yang menempuh pendidikan di Jogja.

Siomay sendiri konon adalah makanan yang berasal dari Mongolia Dalam. Merupakan salah satu jenis dim sum, dalam bahasa Mandarin makanan ini disebut shaomai. 


Masakan Cina

Dalam resep masakan Cina, siomay adalah daging babi cincang yang dibungkus kulit yang tipis dari tepung terigu. Bisa juga dibuat dari udang, daging kepiting, atau daging sapi. Berbentuk silinder yang di atasnya diberi hiasan seperti telur kepiting, parutan wortel, atau kacang polong. Setelah dimatangkan dengan cara dikukus, siomay dimakan dengan cuka atau kecap asin.

Masakan Indonesia

Dalam masakan Indonesia, siomay bisa berisi ikan tenggiri, ayam, udang, kepiting, atau campuran daging ayam dan udang. Biasa disajikan dengan telur ayam rebus dan sayuran seperti kentang, peria dan kubis. Umumnya dihidangkan dengan siraman saus kacang yang dibuat dari kacang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air, bisa juga ditambah dengan kecap, sambal dan perasan jeruk.


Kedai ini menyajikan ragam pilihan siomay yang lengkap, mengenyangkan dan tentunya harganya terjangkau. Soal rasa jangan tanya lagi, kedai yang cukup legend begini pasti enak. Namun masalah tempat memang terbilang kurang nyaman untuk makan di tempat, jadi saya sarankan untuk dibungkus saja.

Kedai di Jalan Kaliurang
Kedai di Jalan Kaliurang

Yang paling mahal adalah siomay ikan tenggiri murni dengan harga Rp 10.000, selain itu masih sangat standar harganya mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 5.000. 

Daftar Harga Siomay Kang Cepot
Daftar Harga Siomay Kang Cepot

Yang paling unik di sini adalah konsep self service, jadi kita dikasih piring dan bisa ambil sendiri apa yang akan dibeli, yang mana berbagai jenis menunya diletakkan dalam sebuah pengukus besar. Di sini juga tidak dijual per paket. Jadi apa yang kita ambil akan dihitung dengan menggunakan harga satuan. Setelah itu, kita bisa kasih ke pelayannya dan bilang mau direbus saja atau digoreng. Untuk goreng akan menambah biaya Rp 500 per goreng.

Siomay diletakkan di pengukus besar
Siomay diletakkan di pengukus besar

Jika kita makan di tempat, bumbu kacangnya akan disajikan dalam mangkok terpisah. Kita bisa bebas menyiram 1 porsi siomay yang akan kita santap. Tekstur bumbu kacangnya halus, sedikit berminyak, dengan rasa cenderung gurih-asin dan sedikit manisnya. Warnanya cokelat tapi tidak terlalu pekat, sepertinya tidak dicampur dengan kecap, atau dicampur tapi dalam jumlah sedikit. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan air putih secara gratis.


Menurut saya kedai ini patut dicoba, meskipun tempatnya terlihat kurang nyaman, tetapi sekarang sudah ada bangunan baru di bagian belakang yang lebih bersih dan layak ditambah dengan tempat parkir yang cukup luas.


Harga

Harga menu di kedai ini bervariasi. Mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 10.000.

Lokasi 

Jalan Kaliurang Km. 8,5 No.46, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Jam Buka

Kedai ini buka setiap hari dari jam 09.00 – 22.00 WIB.


→ 11 readers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *