Toko Roti Orion merupakan salah satu toko bakery yang sudah melayani pelanggan di Solo sejak tahun 1932. Bahkan sebelum Indonesia merdeka! 

Toko yang berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo No. 80 Solo ini terkenal dengan roti mandarijnnya yang lezat dan tahan lama. Cocok sekali sebagai oleh-oleh jika kalian berkunjung ke Solo.

Toko Roti Orion
Toko Roti Orion

Sejarah Toko Roti Orion

Toko ini didirikan oleh pasangan suami istri Njoo Hong Yauw dan Tjan Giok Nio pada tahun 1932. Ketika itu Indonesia belum merdeka dan masih di dalam masa penjajahan Belanda. Nama Orion diambil dari nama bintang yang paling terkenal dan mudah dikenali di langit. Biasanya cahayanya digunakan sebagai panduan bagi pelaut untuk menemukan arahnya. Sementara itu bakery di Solo ini terkenal dengan produk utamanya, yaitu roti mandarijn. Keunikan lainnya nama “mandarijn” itu sendiri diambil dari bahasa Belanda. Artinya adalah “Priyayi Cina.”

Menu Andalan

Sesuai dengan namanya, menu andalan di sini adalah Roti Mandarijn. Roti ini merupakan roti lapis yang direkatkan dengan selai nanas dan memiliki dua warna, kuning dan coklat.

Toko Roti Orion - Roti Mandarijn
Toko Roti Orion – Roti Mandarijn

Awalnya, pasangan suami istri yang mengelola toko ini menjual roti biasa berdasarkan resep keluarga turun temurun. Sampai kemudian mereka bereksperimen dengan aneka rasa dan bentuk roti. Dari keberanian berinovasi itulah mereka menemukan salah satu menu yang kemudian menjadi favorit banyak orang dan menjadi ciri khas Toko Roti Orion.

Selain roti mandarijn, menu andalan lainnya adalah roti semir. Selain itu masih ada aneka menu pilihan lezat yang lain seperti kue-kue kering, roti roll, dan berbagai jajanan tradisional khas Indonesia.

Toko Roti Orion - Aneka Roti
Toko Roti Orion – Aneka Roti

Beberapa faktor kenapa toko ini mampu terus bertahan, salah satunya adalah karena mereka berani berinovasi. Hal ini telah ada sejak pasangan Njoo Hong Yauw dan Tjan Giok Nio meracik aneka roti dari resep turun temurun. Hingga muncullah menu andalan berupa roti mandarijn dan kudapan lainnya. Setelah itu resep ini dipertahankan sambil terus membuat sajian lain hingga sekarang.

Faktor berikutnya yaitu keberanian penerusnya untuk mengembangkan merek, manajemen, dan melengkapi peralatan dapurnya agar semakin profesional. Terbukti dari “kenekatan” membeli oven berharga mahal ternyata mampu membuat bakery ini terus menancapkan kaki sebagai salah satu toko roti incaran warga Solo dan pelancong.

Semoga perjalanan toko roti legendaris di Solo ini bisa menginspirasi Anda yang saat ini sedang menekuni bidang yang sama. Teruslah berinovasi, memodifikasi, dan menerapkan manajemen yang sehat agar bisnis bakery Anda selalu berkembang.

Tempat yang Strategis

Untuk tempatnya sendiri toko ini memang lokasinya strategis, tidak terlalu jauh dari pusat kota Solo, dekat dengan Pasar Gedhe dan Balai Kota Solo. Yang memang merupakan salah satu pusat perekonomian di kota yang bersejarah ini. Tempatnya pun cukup luas, nyaman untuk belanja sudah seperti supermarket, meski isinya makanan semua. Mulai dari roti-rotian hingga berbagai jajanan pasar. Super lengkap!

Bagi kalian yang berkunjung ke Solo, jika ingin varian selain Srabi Notosuman atau Selat Solo, aneka roti di sini ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk oleh-oleh lho.


Harga

Harga di toko ini bervariasi mulai dari Rp 30.000.

Lokasi 

Jl. Jendral Urip Sumoharjo No.80, Purwodiningratan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57129.

Jam Buka

Toko ini buka setiap hari dari jam 07.30 – 20.00 WIB.


→ 14 readers

About the author

📝 blogger ⚡software engineer — working remotely

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *