Kuang Si Waterfall Luang Prabang

Sejak pertama kali tiba di Luang Prabang dan diberikan sebuah peta kertas oleh resepsionis hostel, Kuang Si Waterfall sudah menjadi salah satu to do list/tempat yang wajib dikunjungi oleh wisatawan jika berada di kota ini.

Meskipun Laos merupakan negara yang dikelilingi oleh daratan dan tidak mempunyai pantai, tetapi adanya air terjun yang sejuk ini bisa menjadi salah satu penawarnya.

Kuang Si Waterfall berjarak sekitar 30 kilometer ke arah selatan dari pusat kota Luang Prabang. Untuk mencapai ke sana kami mengikuti saran resepsionis hostel menggunakan mini van yang akan menjemput di jalan depan hostel setiap jam 11:30 dan 13:30. Setiap penumpang dikenakan tarif sekitar 60.000 Kip. Konsepnya sharing dengan pengunjung lain yang sangat mungkin berada di lokasi hostel yang berbeda, jadinya harus nunggu jemput satu-satu sampai penuh terlebih dahulu, semacam travel jaman dulu yang ga nunggu di pool. Namun, dengan moda mini van ini jadinya paling murah. Read more “Kuang Si Waterfall Luang Prabang”

๏ 74 readers

Wat That, Satu-Satunya Restoran Halal di Luang Prabang

Siang itu, setelah mengirim kartu pos dari Kantor Pos Luang Prabang, kami melanjutkan jalan-jalan dengan sepeda untuk mengitari beberapa sudut Kota Luang Prabang yang dipenuhi dengan kuil-kuil umat Buddha. Kebetulan cuaca saat itu memang sedang panas-panasnya. Dan karena tidak tahan kami akhirnya mampir di sebuah mini market buat mencari air dingin kemasan yang ada embun-embunnya, haha.

Mengayuh sepeda sebentar dari mini market itu kami menemukan hal yang tak biasa di sini, yaitu tulisan “Restoran Halal”. Karena penasaran, akhirnya kami belok dan mencari restoran tersebut tanpa berpikir panjang. Read more “Wat That, Satu-Satunya Restoran Halal di Luang Prabang”

๏ 301 readers

Luang Prabang Night Market

Luang Prabang Night Market merupakan sesuatu yang wajib dikunjungi atau sangat tidak boleh dilewatkan jika kalian ke Laos.

Janganlah tergoda untuk membeli souvenir atau oleh-oleh di tempat/kota lain kecuali di night market ini, karena harganya jauh lebih murah dan pilihan barangnya juga lebih banyak. Tentunya jadi tidak terlalu khawatir jika ada teman yang nitip oleh-oleh dari sini. Berdasarkan pengalaman kami untuk jenis barang yang sama di Kota Vangvieng harganya relatif lebih mahal. Read more “Luang Prabang Night Market”

๏ 81 readers

Mount Phousi Luang Prabang

Jika di pagi hari kalian bisa melihat Alms Giving Ceremony di jalanan-jalanan utama Kota Luang Prabang dan aktivitas pasar tradisional di sekitar Sungai Mekong, di siang hari bisa jalan-jalan menelusuri kota dengan bersepeda, melihat bermacam-macam museum dan kuil yang sangat banyak sehingga kota ini juga sering disebut sebagai kota seribu kuil dan melihat aktivitas para perajin souvenir lokal pembuat kain tenun dan cendera mata di seberang Sungai Khan atau hanya bersantai di cafe/bar di pinggiran sungai.

Di sore harinya kalian bisa mencoba untuk naik ke Mount Phousi yang ada di tengah Kota Luang Prabang ini. Read more “Mount Phousi Luang Prabang”

๏ 87 readers

Sungai Mekong

Mendengar nama Sungai Mekong pastilah kita langsung teringat akan pelajaran IPS ketika SD. Nama sungai yang selalu menghiasi buku paket Geografi, ya ga? hahaha.

Sungai ini memang luar biasa. Salah satu sungai yang menjadi kandidat teratas untuk masalah panjang dan volumenya di tingkat dunia. Bagaimana tidak, selain menjadi perbatasan antar 3 negara (Thailand, Laos dan Myanmar), sungai yang konon merupakan salah satu sumber awal mula peradaban manusia di Asia Tenggara ini juga melintasi 6 negara. Mengalir dari Dataran Tinggi Tibet di China menuju Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja dan bermuara di Vietnam. Read more “Sungai Mekong”

๏ 130 readers

Utopia Bar Luang Prabang

Don’t forget this is Lao P.D.R, please don’t rush – no one else is.

Do visit Utopia – don’t wait until your last day.

Itulah dua hal pertama yang ada dalam to do list jika kalian ada di Laos, terutama di Luang Prabang.

Maka dari itu ketika sudah ada di sini dan untuk memenuhi rasa penasaran kami sempatkan untuk mencari yang namanya Utopia Bar & Restaurant dengan berbekal peta kertas yang diberikan oleh resepsionis hostel. Read more “Utopia Bar Luang Prabang”

๏ 72 readers

Luang Prabang – UNESCO World Heritage City

Perjalanan dari Vang Vieng ke Luang Prabang akhirnya kami tempuh selama sekitar 6 jam. Berangkat sekitar jam 12 siang kami sampai di Terminal Bus Luang Prabang mendekati jam 7 malam.

Sepanjang perjalanan kami bisa melihat kondisi lingkungan beserta dengan segala aktivitasnya. Kondisinya mirip-mirip seperti jalur Bandung hingga Jawa Tengah kali ya, jalan berliku naik turun bukit, bedanya di setiap rumah di pinggir jalan akan selalu terlihat bendera negara dan bendera komunis yang terpasang dan tak jarang kami melihat tentara yang berjaga sambil memegang senjata. Sahih sudah sebagai negara komunis ya, haha. Read more “Luang Prabang – UNESCO World Heritage City”

๏ 116 readers