Pelajaran dari Archimedes

Ga terasa udah akhir dari bulan Juli. Melihat kebelakang sebulan ini termasuknya banyak kejadian yang terjadi, khususnya pada saya. Terkait dengan perjuangan, pengorbanan, kegagalan, hal baru, hingga pelajaran hidup. Semoga saja apa-apa yang terjadi pada saya bisa menjadikan saya menjadi pribadi yang semakin baik, aamiin.
Oke, mari kita tutup bulan Juli dengan postingan yang sedikit bermanfaat, bukan postingan surhat, hehe.
Jadi siang ini biasa ada kajian ba’da dzuhur, diisi oleh Dr. Adiwijaya. Isinya gimana? Mari disimak ringkasannya.
Dikisahkan dari cerita seorang ilmuwan kuno bernama Archimedes. Suatu hari beliau ditugaskan untuk melakukan pengecekan terhadap keaslian suatu emas, apa itu emas murni atau bukan. Setelah berselang beberapa waktu yang cukup lama, beliau belum juga bisa menemukan cara yang paling tepat untuk melakukan pengecekan itu. Hingga pada suatu hari pada saat beliau menenanangkan diri dengan berendam pada sebuah bejana besar dan memasukkan tubuhnya ke dalam bejana itu, beliau meneukan fenomena volume air.

 

Apa fenomena yang dimaksud?

Emm.. ko’ malah lupa, haha. Intinya tentang massa jenis air di dalam bejana sama dengan massa jenis benda yang dimasukkan ke dalamnya.
Singkatnya ditemukan suatu formula dari fenomena tadi untuk melakukan pengecekan emas murni dengan menghitung massa jenis dari emas (yang sudah diketahui) dibandingkan dengan massa jenis air.
Apa esensi yang bisa didapat?
Kita sebagai makhluk dituntut tidak hanya untuk bekerja keras dan berpikir cerdas. Namun, juga harus berserah kepada Allah. Contohnya di kisah Archimedes tadi, setelah berusaha cukup lama akhirnya bisa menemukan formula secara `kebetulan`. Dari mana lagi datangnya kebetulan ini jika bukan dari Allah?
Ada juga yang mengatakan bahwa hidup ini cuma di antara huruf B dan D, tetapi masih ada C di antaranya, yaitu Birth, Death and Choice.
Apa yang bisa dilakukan manusia? Ya hanya sekitar huruf C itu.
Selain itu? Ya melakukan 4 hal wajib : shalat, berbuat baik, menjauhi hal buruk dan sabar.
Mungkin itu dulu sedikit ringkasan dari kajian siang tadi, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
#JuliNgeblog #Day31 *ga terasa udah berakhir aja Juli ngeblognya, semoga masih ada lanjutannya setelah ini 😀
@ariffsetiawan

๏ 88 readers

Perihal Keberuntungan

Jika membahas masalah keberuntungan, mungkin saya termasuk ke dalam golongan orang-orang yang belum beruntung. Bukannya bermaksud untuk tidak bersyukur, tapi memang saya adalah satu dari sekian banyak orang yang telah mengalami berbagai jenis kegagalan.
Jika ada yang berkata bahwa luck is somewhere when opportunity meets preparation, saya akan langsung setuju dengan pernyataan ini, dan saya meyakini bahwa suatu keberuntungan tidak akan diberikan kepada orang yang belum siap. So, kesimpulannya gimana? Ya jawabannya seharusnya antara saya yang kurang mempersiapkan diri atau memang belum diberikan kesempatan. Hukum sebab akibat berlaku di sini masbro.
Trus mau gimana loe? *nanya rekursif*

Menjadi pribadi yang lebih baik itu wajib hukumnya kisanak. Sebenernya juga saya sudah tau harus ada perbaikan di beberapa hal terkait dengan etos kerja, attitude, motivasi dan konsistensi. Dimana beberapa hal itu erat kaitannya dengan yang dinamakan persiapan.
Enggak, ya saya nggak muluk-muluk minta untuk mempunyai banyak keberuntungan. Hanya saja saya sangat ingin beberapa target hidup saya bisa tercapai sesuai harapan.
Semoga kita masih termasuk ke dalam orang-orang yang beruntung, aamiin.
#JuliNgeblog #Day30
@ariffsetiawan

๏ 57 readers

Ruang Tamu yang Berkarakter

Ada satu hal yang hampir tidak berubah di salah satu sudut ruangan rumah kami. Meskipun kami sudah berpindah tempat, meskipun kami sudah bertambah anggota keluarga, tapi ada satu hal yang dipertahankan sama bapak dengan karakter khasnya.
Ruang Tamu.

Ya, bagian inilah yang hampir selalu sama, kombinasi antara set kursi dan meja tamu ditambah satu mural Punakawan di dindingnya. Njawani banget. Selain membuatkan mainan wayang bagi anaknya, Bapak selalu suka untuk menggambar tokoh wayang di dinding rumah dengan cat. Selain Punakawan tadi (Semar, Gareng, Petruk, Bagong), biasanya tokoh yang digambar adalah anggota Pandawa atau Arjuna featuring Cakil. Tentang tujuannya apa? Saya belum pernah bertanya. Bisa jadi itu hanya salah satu bentuk penyaluran hobi, atau mungkin suatu wujud dari penerapan sebuah makna dan esensi. Yang jelas bukan bentuk dari hal mistis yang tak sesuai dengan kaidah agama.

Mengingat ruangan bermural ini, saya selalu merindukan bagaimana kami sekeluarga berkumpul, sekedar menikmati teh/kopi dan makanan kecil sembari membicarakan resume kejadian yang telah terlewat dan bagaimana masing-masing anggota keluarga melewatinya hingga obrolan yang mengarah ke masa depan. Bagaimana rencana-rencana hidup dari kami, anak-anaknya ini?Sempet terlintas juga bagaimana bentuk ruang tamu keluarga saya nanti. Apa harus ada pernak-pernik yang berhubungan dengan source code? Tentu tidak! hahaha.

Inilah sedikit cerita tentang ruang tamu kami, bagaimana dengan ruang tamu rumahmu?
#JuliNgeblog #Day29 #RuangTamuJKT
@ariffsetiawan

๏ 51 readers

Apa Purworejo Selalu Berduka?

Jika saya harus bicara tentang kota kelahiran yang satu ini emang ga akan ada habisnya. Tapi satu hal yang bikin ga asik yaitu sebagian besar cerita yang bisa dibagikan adalah berita buruk, berita duka, dan beberapa hal absurd lainnya. Pokoknya tiap kali masuk media online nasional ya ga jauh-jauh dari itu isinya (._.).
Entah kapan bisa cerita soal prestasi yang berasal dari Purworejo.
Misalnya saja yang baru banget ini, berita pas sahur semalem, PASAR BALEDONO KEBAKARAN.
Gambar dari sini

 

Kaget saya dengernya, bijimane itu nasibnya kalo pasar pusat kabupaten berhenti total beroperasi, padahal sebentar lagi hari raya Idul Fitri. Dan…

Dulu juga pernah ada berita duka yang termasuknya agak konyol juga si, contohnya yang berita 2 polisi diduga saling tembak atau preman yang dibakar warga. Dan ternyata ada lebih banyak lagi di blog Kriminal Purworejo.
Tapi selain itu pernah juga nemu berita yang agak menyenangkan, seperti sekarang ada yang Inspirator Muda atau blog http://revienspurworejo.com/ yang menceritakan sisi lain kota ini.
Duh, jan marakke sedih ya. Semoga Purworejoku bisa segera berubah.
#JuliNgeblog #Day28

@ariffsetiawanUpdate Artikel Terkait : dewaarjuna.net

๏ 62 readers

Collaborative Writing

Gambar dari sini

Sebenarnya di tahun 2013 ini saya mempunyai beberapa wishlist yang cukup lumayan dan butuh sedikit effort buat menyelesaikannya. Wishlist yang saya maksudkan di sini adalah yang berkaitan dengan dunia menulis dan berbagi ilmu, wawasan atau cerita. Sesuatu yang semoganya bisa bermanfaat buat orang lain. Yap, bisa lewat blog, e-book dan atau buku beneran.

Contohnya seperti share freebies project, travelling stories, panduan teknis blogging + tetek bengeknya, dll (masih banyak kayaknya kalo dilihat di memo saya).Entah juga sejak kapan saya antusias dalam dunia tulis menulis seperti ini (bukan source code ya! :D). Fyi, dulu final project saya juga ada sedikit hubungan dengan hal kayak gini yaitu bikin aplikasi e-learning yang salah satu fiturnya bisa collaborative writing dan historikal.

Namun, karena saya menyadari bahwa skill menulis saya pas-pasan, maka saya memutuskan untuk membuat sebuah open writing project yang bersifat kolaboratif, yaitu mengajak beberapa teman blogger untuk menulis bersama berdasar suatu tema tertentu. Hal ini bertujuan supaya wishlist saya bisa tercapai dengan baik dan benar, ga asal klakon, hehe.

Dalam kurun waktu pertengahan tahun ini hingga akhir tahun akan saya coba buat minimal satu e-book, syukur² bisa lebih nanti (mungkin yang wishlist buku beneran harus dipending dulu, jujur aja agak berat masdab, hehe).
Mungkin dalam waktu beberapa hari ke depan akan saya posting project pertama, genrenya travelling stories. Berdasarkan ajakan saya di salah dua social media si lumayan yang bersedia buat join, berkolaborasi untuk open writing project ini. Doakan semoga sukses ya! 😀
#JuliNgeblog #Day27
@ariffsetiawan

๏ 80 readers

She’s Too Special

Sudah lama rasanya saya tidak menulis tentang dia, terakhir kali mungkin di akhir tahun 2011, di postingan ini.
Dialah tempatku mengadu, diskusi, mengutarakan isi otak dan hati ini. Dialah orang yang selalu memberikan perhatiannya pada diri ini, pengingat, penuntun, pengayom dan pemberi solusi pada tiap permasalahan yang dihadapi. Dialah orang terdekat dari siapapun dengan diri ini.

 

Namun, itu hanya berlangsung secara terbatas, hanya terjadi sampai di usiaku yang ke 15 tahun. Mungkin Allah sudah terlalu sayang kepadanya. Dibalik kesabarannya dalam mengayomi seluruh anggota keluarga kami, dia juga berjuang ganda untuk menghadapi sakit yang dideritanya. Seperti kata sang dokter, penyumbatan pembuluh darah otak.

She’s too special. And she gone too soon. My lovely mom.
Sebenernya setiap saya menghadapi suatu permasalahan dalam hidup saya, cerita dengan ibulah hal yang sangat saya rindukan. Memang sejak ibu tiada, saya jadi semakin dekat dengan bapak, tapi hubungan antara bapak dan anak pastilah terasa perbedaannya dengan hubungan antara ibu dan anaknya.
#JuliNgeblog #Day26
@ariffsetiawan

๏ 51 readers

The Mess I Made

Sampai detik ini, saya masih inget banget secara detail di setiap detiknya salah satu momen yang paling menakjubkan beberapa tahun silam ketika salah satu makhluk di muka bumi ini merubah sedikit penampilannya.
Hari itu memang tidak seperti hari biasa, karena di malam harinya ada satu kejadian spesial di antara kami, hehe *rahasia*.
Hari itu seperti biasa saya berangkat ke sekolah bersama-sama dengan temen kosan dan langsung menuju laboratorium sekolah di lantai tiga, ya karena waktu itu jadwal kelas kami untuk praktek di lab. Sampai di depan ruangan saya terhenyak dengan salah satu kerumunan temen sekelas saya. Setelah mendekat baru saya sadari ada satu hal berbeda yang ada di sana.

Subhanallah, ada salah satu temen kami yang sudah mengenakan hijab untuk pertama kali di hari itu. Siapa dia?
Yeah, that’s my girlfriend dude.
Wow, setengah kaget dan bingung saya mau berkata apa. Dan hari apa itu? Hari ulang tahun saya.
Apa itu bentuk kado buat my day? Not sure, haha. Iya, soalnya kita ga pernah membicarakan hal ini sebelumnya. Tapi, saya akui itulah salah satu hari yang paling menyenangkan yang pernah saya jalani.
Hingga sekarang pun saya masih secara detail mengingat kejadian-kejadian unik di antara kami. Dia yang lebih dewasa daripada saya kala itu mungkin bisa dikatakan lebih banyak berkorban demi saya hingga akhirnya kami tidak bisa mempertahankan hubungan kami. Ya, masih cinta monyet yang orang tua saya ga begitu tau tapi bulik saya tau :’D.
Dan beberapa kejadian `The Mess I Made` yang tidak bisa saya ceritakan di sini. (Pye to iki ga singkron sama judulnya, yaudahlah ya :P).
Btw, terima kasih banyak karena kala itu sudah memberikan memori tersendiri dalam hidup saya, hehe.
Yap, itu salah satu kisah first love, not last and not naksir pertama saya.
Udah ya, ini cuma ikut-ikutan #JuliNgeblog #Day25 yang temanya agak gimana ini, heheu.
@ariffsetiawan

๏ 44 readers