Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Bebek Bacem Seyegan Sleman Yogyakarta

Arif Setiawan, December 21, 2025December 21, 2025

Masih dari kawasan barat Yogyakarta, terutama daerah Seyegan, ternyata banyak sekali khazanah kulinernya, salah satunya adalah Bebek Bacem Seyegan. Bebek bacem sendiri sekarang sudah menjadi salah satu ikon kuliner andalan Kabupaten Sleman. Sudah banyak sekali warung bebek bacem yang melegenda di sekitar sini.

Bebek Bacem Seyegan
Bebek Bacem Seyegan

Salah satu tempat makan yang bisa menjadi pilihan yaitu Bebek Bacem Seyegan (BBS) ini. Warung makan sederhana ini bukan hanya soal mengenyangkan perut, tapi juga soal rasa rumahan khas Jawa yang sangat khas dan rasanya tidak banyak ditemukan di daerah lain.

Bebek Bacem dengan Bumbu yang Meresap

Hal yang paling saya suka dari Bebek Bacem Seyegan adalah cita rasanya. Bebek dimasak dengan bumbu bacem khas Jawa—gula jawa, bawang, ketumbar, dan rempah lainnya—hingga benar-benar meresap ke dalam daging.

Hasilnya, daging bebek terasa empuk, tidak amis, dengan rasa manis-gurih yang pas. Setelah itu, bebek digoreng sebentar hingga bagian luarnya sedikit kering, tapi bagian dalamnya tetap lembut. Perpaduan tekstur dan rasa inilah yang membuat setiap suapan terasa nikmat.

Sambal Pedas sebagai Penyeimbang

Karena bacem identik dengan rasa manis, kehadiran sambal pedas di BBS jadi penyelamat. Sambalnya cukup nendang dan berhasil menyeimbangkan rasa manis dari bebek bacem. Ditambah nasi hangat, lalapan segar, serta tahu dan tempe bacem, seporsi makan di sini terasa lengkap.

Buat saya pribadi, kombinasi ini cocok dinikmati saat jam makan siang, apalagi setelah perjalanan jauh atau aktivitas padat.

Warung Sederhana, Rasa yang Bicara

Tempatnya sederhana, khas warung makan daerah yang berbentuk joglo. Tapi justru di situlah daya tariknya. Sambil menikmati hidangan yang mantap, kita bisa menikmati suasana pinggir sawah dan melihat megahnya Gunung Merapi dari sini. Jika cuaca sedang cerah ya.

Pelayanannya pun cepat dan ramah. Makan di sini terasa seperti mampir ke warung langganan, bukan sekadar datang ke tempat makan.

Kenapa Bebek Bacem Seyegan Layak Dicoba?

Menurut saya, ada beberapa alasan kenapa BBS pantas masuk daftar kuliner wajib coba di Yogyakarta:

  • Rasa bacemnya khas dan konsisten
  • Daging bebek empuk dan tidak bau
  • Sambalnya pas untuk penyeimbang
  • Harganya masih masuk akal
  • Lokasinya strategis dan jauh dari kepadatan kota

Tak heran jika Bebek Bacem Seyegan sering jadi pilihan warga lokal, dan banyak juga pengunjung dari luar kota yang sengaja mampir ke sini.

Bebek Bacem Seyegan “BBS” adalah contoh bahwa kuliner enak tidak harus mewah. Dengan resep tradisional dan rasa yang dijaga sejak lama, warung ini berhasil mempertahankan tempatnya di hati para penikmat kuliner.

Kalau sedang berada di Sleman atau Yogyakarta bagian barat, menurut saya BBS layak untuk dicoba atau bahkan dikunjungi kembali.


Harga

Harga menu di warung ini mulai dari Rp 20.000.

Lokasi 

Jl. Kebon Agung, Mriyan Kulon, Margomulyo, Kec. Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55561.

Jam Buka

Warung ini buka setiap hari dari jam 10.00 – 21.00 WIB.

Related

Culinary Bebek BacemBebek Bacem SeyeganSeyeganSlemanYogyakarta

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Membeli Sepeda untuk Anak-Anak
  • Warung Pagi Manis
  • Staycation di The 101 Bali Oasis Sanur
  • Tanah Lot: Keindahan Alam dan Spiritualitas yang Menyatu di Bali
  • Warung Mak Beng Sanur Bali Sejak 1941
  • IndoBowl Singapore
  • Ayam Goreng Bu Tini Sejak 1967

Recent Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...