Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830 Arif Setiawan, April 5, 2026April 5, 2026 Ayam Goreng Mbok Berek merupakan salah satu kuliner legendaris dari Yogyakarta yang dikenal sebagai pelopor ayam goreng Kalasan. Hidangan ini memiliki sejarah panjang yang dapat ditelusuri hingga sekitar tahun 1830, menjadikannya salah satu warisan kuliner Jawa yang masih bertahan hingga sekarang. Mbok Berek Garden Resto Sleman Ayam goreng ini terkenal dengan rasa gurih, tekstur empuk, serta kremesan renyah yang menjadi ciri khasnya. Tidak hanya populer di Yogyakarta, nama Mbok Berek juga menjadi ikon ayam goreng tradisional Indonesia. Sejarah Ayam Mbok Berek Kisah Ayam Mbok Berek bermula dari pasangan suami istri Ronodikromo dan Nyi Kiyem yang tinggal di Desa Candisari, Kalasan, Sleman. Sekitar tahun 1830, mereka mulai berjualan ayam goreng kampung secara keliling untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Saat berdagang, Nyi Kiyem sering menggendong anaknya yang bernama Ronoprawiro. Anak tersebut sering menangis atau “berek-berek” dalam bahasa Jawa. Dari situlah pelanggan mulai memanggil Nyi Kiyem dengan sebutan “Mbok Berek”, yang kemudian melekat sebagai identitas dagang ayam goreng mereka. Resep ayam goreng yang mereka buat memiliki cita rasa khas karena menggunakan ayam kampung yang dimasak dengan bumbu rempah tradisional seperti bawang putih, ketumbar, lengkuas, dan daun salam. Ayam biasanya direbus bersama bumbu hingga meresap sebelum digoreng, sehingga rasanya gurih hingga ke dalam daging. Seiring waktu, usaha ini terus berkembang dan diwariskan kepada anak-anak serta cucu mereka. Bahkan, keluarga Mbok Berek mengizinkan keturunannya membuka usaha dengan nama yang sama selama resepnya tetap dijaga dalam keluarga. Dari Warung Kecil hingga Kuliner Terkenal Pada tahun 1952, keturunan keluarga Mbok Berek membuka rumah makan yang lebih besar di daerah Kalasan, Sleman. Rumah makan ini cepat terkenal dan menjadi salah satu tujuan kuliner bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Popularitas ayam goreng ini semakin meningkat ketika Presiden pertama Indonesia, Sukarno pernah berkunjung dan mencicipinya pada era 1950-an. Sejak saat itu, ayam goreng Kalasan semakin dikenal luas oleh masyarakat. Kini, banyak rumah makan yang menggunakan nama Mbok Berek atau menjual ayam goreng Kalasan dengan resep yang terinspirasi dari hidangan ini. Ciri Khas Ayam Goreng Mbok Berek Ada beberapa keunikan yang membuat ayam goreng Mbok Berek berbeda dari ayam goreng biasa: 1. Menggunakan ayam kampungAyam kampung memberikan tekstur daging yang lebih padat dan rasa yang lebih gurih. 2. Dimarinasi dengan rempah tradisionalAyam direbus dengan campuran bumbu dan santan sehingga rasanya meresap sebelum digoreng. 3. Kremesan renyahKremesan yang gurih menjadi pelengkap khas yang membuat hidangan ini semakin nikmat. 4. Disajikan dengan sambal dan lalapanBiasanya disajikan dengan sambal, nasi hangat, serta lalapan seperti mentimun, kol, dan kemangi. Pengalaman Berkunjung ke Mbok Berek Garden Sleman Salah satu tempat yang menarik untuk menikmati hidangan ini adalah Mbok Berek Garden Resto di daerah Sleman. Tempat ini memiliki konsep restoran dengan area yang cukup luas dan suasana yang nyaman, cocok untuk makan bersama keluarga. Saat pertama kali datang, suasana restoran terasa asri karena banyak pepohonan dan area taman yang membuat tempat makan terasa lebih sejuk. Area tempat duduknya juga cukup beragam, mulai dari meja makan biasa hingga area lesehan khas Jawa. Menu andalan tentu saja ayam goreng Mbok Berek dengan kremesan. Ayamnya terasa gurih dengan bumbu yang meresap sampai ke dalam daging. Teksturnya empuk, sementara kremesan yang renyah memberikan sensasi tambahan saat dimakan bersama nasi hangat. Sambalnya juga memiliki rasa pedas yang pas dan sedikit manis khas Jawa. Dipadukan dengan lalapan segar seperti mentimun dan kemangi, hidangan ini terasa sederhana namun sangat memuaskan. Selain ayam goreng, biasanya tersedia juga menu pendamping seperti tahu, tempe, sayur asem, hingga aneka minuman tradisional yang cocok dinikmati bersama keluarga atau rombongan wisata. *** Selama hampir dua abad, Ayam Mbok Berek telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Yogyakarta. Dari usaha kecil yang dijalankan secara keliling oleh pasangan Ronodikromo dan Nyi Kiyem, kini ayam goreng ini berkembang menjadi ikon kuliner yang dikenal luas di Indonesia. Bagi siapa pun yang berkunjung ke Yogyakarta, mencicipi ayam goreng Mbok Berek, terutama di kawasan Kalasan atau Sleman, bukan hanya sekadar makan, tetapi juga merasakan sepotong sejarah panjang kuliner Nusantara. Harga Harga di resto ini mulai dari Rp 35.000. Lokasi Jl. Magelang KM. 9, Mulungan Kulon, Sendangadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55285. Jam Buka Resto ini buka setiap hari dari jam 08.00 – 21.00 WIB. 5 readers Related #kulinersince Culinary Ayam GorengMbok BerekMbok Berek GardenSlemanYogyakarta