Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Pusat Oleh-Oleh Sambal Bu Rudy Surabaya

Arif Setiawan, March 31, 2026March 31, 2026

Jika berbicara tentang oleh-oleh khas dari Surabaya, salah satu nama yang hampir selalu disebut adalah Sambal Bu Rudy. Produk sambal ini telah menjadi ikon kuliner kota tersebut dan sering dibawa pulang oleh wisatawan sebagai buah tangan. 

Berbagai Jenis Sambal Bu Rudy
Berbagai Jenis Sambal Bu Rudy

Kini, untuk memudahkan pengunjung berbelanja, hadir pula Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy yang menawarkan berbagai produk khas Surabaya dan atau Jawa Timur dalam satu tempat.

Awal Mula Sambal Bu Rudy

Sambal Bu Rudy didirikan oleh seorang pengusaha kuliner bernama Lany Siswadi, yang lebih dikenal dengan panggilan Bu Rudy. Ia lahir di Madiun pada tahun 1953 dan kemudian merantau ke Surabaya untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Perjalanan bisnisnya tidak langsung dimulai dari restoran besar. Pada awalnya, Bu Rudy hanya menjalankan usaha kecil berupa warung mobil yang menjual nasi campur dan nasi pecel khas Madiun. Dari usaha sederhana ini, ia mulai bereksperimen dengan berbagai menu makanan.

Ide besar muncul ketika ia mencoba mengolah udang kecil yang biasanya digunakan sebagai umpan memancing oleh suaminya. Udang tersebut digoreng hingga renyah dan disajikan dengan sambal bawang racikan sendiri. Kombinasi sederhana ini ternyata sangat digemari oleh pelanggan.

Sejak saat itulah lahir menu legendaris yang dikenal sebagai Nasi Udang Bu Rudy, lengkap dengan sambal bawang khas yang kemudian menjadi produk andalan.

Berdirinya Depot Bu Rudy

Pada 2 Juli 1995, Bu Rudy mulai menjual nasi bungkus dengan udang goreng dan sambal bawang kepada komunitas senam di Surabaya. Sambutan yang sangat baik dari pelanggan membuat usaha ini berkembang pesat.

Karena banyak pelanggan yang menyukai sambalnya, Bu Rudy kemudian mulai mengemas sambal bawang dalam botol agar bisa dibawa pulang. Inilah yang menjadi awal mula Sambal Bu Rudy sebagai oleh-oleh khas Surabaya.

Seiring waktu, depot Bu Rudy berkembang dan membuka beberapa cabang di Surabaya, antara lain:

  • Dharmahusada (depot pusat)
  • Kupang Indah
  • Anjasmoro
  • Pasar Atum
  • Pasar Atum Mall
  • Pusat Grosir Surabaya
  • Gresik

Sambal Bu Rudy pun semakin dikenal luas, bahkan hingga ke luar kota dan luar negeri.

Hadirnya Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy

Untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih lengkap bagi wisatawan, Bu Rudy kemudian membangun Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy di kawasan Dharmahusada, Surabaya.

Pusat oleh-oleh ini mulai dibuka pada 1 Desember 2021 dan memiliki gedung yang cukup besar dengan beberapa lantai. Lokasinya berada sekitar 100 meter dari depot Bu Rudy.

Tujuan utama didirikannya pusat oleh-oleh ini adalah:

  • Memberikan tempat belanja yang lebih nyaman bagi pelanggan
  • Menyediakan berbagai produk khas Surabaya dalam satu lokasi
  • Mendukung produk UMKM lokal

Menariknya, pusat oleh-oleh ini juga menggandeng ratusan hingga ribuan pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka. Hal ini menjadikannya salah satu pusat oleh-oleh terbesar di Surabaya.

Produk yang Dijual

Di Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy, pengunjung dapat menemukan berbagai produk khas Surabaya, di antaranya:

  • Sambal bawang Bu Rudy
  • Sambal bajak
  • Sambal ijo
  • Udang crispy
  • Serundeng
  • Bumbu pecel
  • Aneka lauk siap santap
  • Snack khas Surabaya
  • Produk UMKM lokal

Sambal Bu Rudy sendiri terkenal dengan cita rasa pedas gurih yang kuat, sehingga sangat cocok disantap dengan nasi hangat maupun berbagai lauk.

Ikon Oleh-Oleh Surabaya

Dalam perkembangannya, Sambal Bu Rudy tidak hanya menjadi produk makanan biasa, tetapi telah berubah menjadi ikon kuliner Surabaya. Banyak wisatawan yang merasa kunjungan mereka ke Surabaya belum lengkap tanpa membeli sambal ini sebagai buah tangan.

Kesuksesan Bu Rudy juga menjadi contoh inspiratif bagaimana usaha kecil dapat berkembang menjadi bisnis besar melalui kerja keras, kreativitas, dan konsistensi menjaga kualitas rasa.


Harga

Harga di toko ini sangat beragam seperti toko oleh-oleh yang lain.

Lokasi 

Jl. Dharmahusada No.144, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285.

Jam Buka

Toko ini buka setiap hari dari jam 07.00 – 21.00 WIB.

Related

#kulinersince Culinary Jawa TimurSambalSambal Bu RudySurabaya

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Kampung Ulam Ngrajek Magelang
  • Toko Roti Mandarijn Orion Sejak 1932
  • Ayam Goreng & Tumpang Koyor Bu Yusro Salatiga
  • Tentang Wayang Daun Singkong
  • Menonton Teater "Kepada Gema" di Taman Ismail Marzuki
  • Siomay Kang Cepot Sejak 1991
  • Soto Esto Salatiga Sejak 1953
  • Sate Maranggi Warujajar Cianjur
  • Road Trip : Purworejo - Bandung
  • 10+1 Add-ons Mozilla Firefox untuk Web Developer

Recent Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...