Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Mie Reman Jilid 2

Arif Setiawan, November 16, 2013May 8, 2020

Mie Reman bukanlah tempat makan yang saya kunjungi sekali saja. Yang menarik tentu saja masalah harganya yang sangat bersahabat, apalagi status saya yang masih mahasiswa.

Setelah mungkin lebih dari setahun, akhirnya bisa mampir lagi ke tempat makan yang satu ini. Kebetulan kali ini cuma main dadakan bareng temen-temen (@kungfuhugo, @adiferd, @mariaUlfah_umar, @hannz_uzot).

Setelah selang waktu yang lumayan lama itu ternyata harga makanan di sini belum berubah jauh, cuma selisih seribu saja.

Jika dulu untuk menikmati satu porsi mie di kedai ini harus mengeluarkan Rp 10.000, kali ini kita harus mengeluarkan Rp 11.000. Sedikit lupa apakah dulu sudah ada menu mie goreng atau belum, tapi kali ini saya mencoba menu Mie Goreng, karena sudah pernah juga merasakan Mie Reman Original, tapi malah bentuknya menurut saya mirip mie goreng biasa di tukang nasgor :)).

Untuk menu minumannya yang favorit di sini sebenarnya Es Teh Jumbo, tapi karena lagi kosong, jadinya mesenlah Es Milo saja.

Mie Reman Goreng

Satu lagi, akhirnya ada dokumentasi gambar di tembok tempat makannya :D. Karena makanan di sini diberikan level kepedasan yang diilustrasikan di masing-masing gambar ini.

Level 4

Yang pasti masih recommended lah buat kantong mahasiswa, apalagi posisinya di Braga, salah satu tempat nongkrong paling ramai di Bandung.

@ariffsetiawan

Related

Culinary BandungBragaJawa BaratMie Reman

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Warung Makan Bu Darmo Muntilan Sejak 1920
  • Mangut Lele Cindelaras Muntilan Sejak 1948
  • Soto Pojok Pak Dul Muntilan Sejak 1969
  • 33 Tips Untuk Menjadi Penulis Yang Lebih Baik
  • Soto Pak Much Muntilan Sejak 1942
  • Sop Empal Bu Haryoko Muntilan Sejak 1940
  • Soto Bathok Pakde Muntilan
  • Soto Kecik Sokaraja Sejak 1970
  • Bakso Tjap Haji Bandung: Cita Rasa Legendaris Sejak Tahun 1996
  • Pendakian Gunung Papandayan 2665 MDPL

Recent Posts

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun Magelang
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026

Culinary

  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes