Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Mengenal Honai Sehat Khas Papua

Arif Setiawan, November 17, 2013February 19, 2018
Apa saja yang ada di benak kalian jika diberikan pertanyaan tentang Papua?
Pantai dan Gugusan Kepulauan yang menawan? Spot diving yang nomor wahid di dunia? Resort dengan suasana sempurna untuk berlibur? Atau tentang Tambang Emasnya yang penuh dengan kontroversi?
Bumi Papua
Pernahkah ada di benak kalian pertama kali tentang bagaimana kehidupan masyarakat di pulau besar di ujung timur Indonesia itu?

How do they make a living? How they spend their life?

Sebenarnya sudah menjadi rahasia umum bahwa ada yang namanya kesenjangan pembangunan di negara Indonesia ini. Bagian barat mungkin memang bisa dikatakan lebih `tersentuh` dari Indonesia bagian timur sana, terutama Provinsi Papua ini.

Tentang Honai

Honai Tradisional Papua
Mungkin bagi saya yang notabene anak orang Jawa tulen hanya mengenal istilah ini dari buku sejarah di sekolah dulu, atau dari liputan di televisi. Sekarang mungkin sudah agak mendingan dengan adanya internet informasinya lebih bisa dicari dengan mudah.
Honai sendiri merupakan rumah tradisional orang Papua, yang bentuknya menyerupai dome (kubah) dengan bagian atas mengerucut. Atapnya ditutupi dengan alang-alang. Umumnya terdiri dari 2 lantai, diameternya 5 hingga 7 meter. Honai untuk pria dan wanita berbeda, untuk wanita biasanya berukuran lebih kecil.
Honai dibuat sedemikian rupa oleh warga Papua sejak dulu, untuk melindungi tubuh dari udara dingin (kondisi alam Papua memang dikelilingi oleh pegunungan). Namun, sebenarnya masih ada sedikit kekurangan, yaitu tidak adanya jendela/ventilasi sehingga bisa mendatangkan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). Sedangkan di dalamnya terdapat tungku kayu api yang menyala semalam suntuk dan mengeluarkan asap untuk memberikan kehangatan, mengusir dingin dan mengusir nyamuk. Pintunya juga kecil, karena di desain untuk menghindari binatang buas.

Program Honai Sehat

Honai Sehat
Melihat kondisi tempat tinggal masyarakat Papua, terutama yang masih di tempat terpencil dan masih menggunakan Honai, di awal tahun 2013, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) bekerja sama dengan dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman (Puslitbangkim) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sudah menjalankan Produk Litbang yang dinamakan HOSE (Honai Sehat). Produk ini merupakan salah satu wujud penerapan IPTEK untuk mengatasi permasalahan di bidang Pekerjaan Umum.

Apa sebenarnya Program Ini?

Hose adalah rancangan model honai sehat yang merupakan transformasi dari Homese dengan memperkenalkan teknik yang lebih modern dan hunian yang lebih sehat.

Apa bedanya dengan Honai tradisional sebelumnya?

Hose memadukan antara unsur seni arsitektur Honai tradisional yang dipadukan dengan arsitektur modern tetapi tidak menghilangkan unsur keasliannya, seperti :
  1. Sudah dilengkapi dengan cerobong asap.
  2. Komponen jendela peletakannya satu poros dengan pintu sehingga memungkinkan terjadi ventilasi silang.
  3. Dimensi bukaan (jendela dan pintu) mempertimbangkan syarat rumah sehat.
  4. Pembuatan jendela menggunakan teknik sederhana yang dapat digeser.
  5. Memiliki sistem kamar.
  6. Dimensi bangunan menggunakan ukuran orang lokal.

Masalah yang Terjadi

Sebenarnya program seperti ini bukanlah program yang sangat baru, mengingat di tahun 2005 dan 2010 sudah pernah diadakan pembangunan Honai Menuju Sehat (Homese),  sayangnya lagi-lagi terdapat beberapa masalah dalam implementasinya, terutama kebiasaan masyarakat setempat yang masih kental dan sulit diajak untuk berpindah ke Honai Sehat. Selain itu juga masalah dukungan dana pembangunan dari APBD maupun APBN.
Sebagai WNI, saya sangat mendukung Program HOSE dari Kementerian PU ini agar bisa diimplementasikan secara lebih baik lagi, mengingat Papua merupakan salah satu bagian penting Indonesia yang keberadaannya harus dijaga.
Terlebih Honai sendiri memiliki memiliki peran mengajarkan dan membesarkan anak-anak Papua untuk menghargai dan mencintai alam dan arti kehidupan, serta hubungan timbal balik antara manusia dengan alam sekitar maupun dengan sang pencipta.
Semoga dengan dijalankannya program ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta membantu masyarakat Papua yang tinggal di daerah pedalaman untuk dapat memiliki rumah layak huni.
@ariffsetiawan
Pustaka :
  • Pelita Online
  • Okezone
  • Tabloid Jubi

622 readers

Related

Indonesia Travel HonaiIndonesiaPapua

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830
  • Mie Ayam Plombokan Magelang
  • reFRESHing with mbah MINTo
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Pantai Pandawa Bali
  • Tam Cốc, Ninh Bình, Vietnam
  • Green Canyon Pangandaran
  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan Traffic
  • Tilu Bumi Nature Camp Pangalengan Bandung
  • Road Trip Magelang -  Situbondo via Tol Trans Jawa

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981April 3, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes