Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929 Arif Setiawan, July 25, 2026July 25, 2026 Sop Empal Bu Ngalim untuk sekarang mungkin tidak seviral Sop Empal Bu Haryoko yang sering dikunjungi Dian Sastro. Namun, justru sop empal di sinilah yang lahir terlebih dahulu. Dan mereka berdua memang masih saudara. Sop Empal Bu Ngalim Bisa dijadikan alternatif jika kalian kurang suka akan keramaian Sop Empal Bu Haryoko yang sudah viral. Sebagian bahkan lebih suka sop empal di sini dibandingkan yang ada di seberangnya itu. Berdiri Sejak Zaman Kolonial Sop Empal Bu Ngalim memiliki sejarah panjang yang dimulai dari Mbah Karto pada tahun 1929. Resep dan usaha keluarga tersebut kemudian diteruskan oleh Bu Ngalim hingga sekarang dikelola oleh generasi berikutnya. Selama hampir satu abad, warung ini tetap mempertahankan cara memasak tradisional sehingga rasa yang dihasilkan tetap konsisten dari masa ke masa. Konon, pada masa kolonial Belanda, warung ini juga menjadi salah satu tempat makan favorit para tentara yang bertugas di sekitar Muntilan. Hal tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kelezatan sop empalnya sudah dikenal sejak lama. Empal Empuk dengan Kuah Sop yang Segar Keunikan Sop Empal Bu Ngalim terletak pada penyajiannya. Daging empal disajikan terpisah dari kuah sop sehingga pelanggan dapat menikmati perpaduan rasa sesuai selera. Seporsi hidangan biasanya terdiri dari: Daging empal yang empuk dan berbumbu. Semangkuk kuah bening berisi bihun. Irisan kol dan daun bawang. Sambal sebagai pelengkap. Sepiring nasi putih hangat. Kuah sopnya terasa ringan namun gurih, sementara empalnya memiliki cita rasa manis-gurih khas masakan Jawa. Tekstur daging yang empuk membuat hidangan ini cocok dinikmati oleh semua kalangan. Proses Memasak yang Masih Tradisional Salah satu alasan mengapa rasa Sop Empal Bu Ngalim tetap istimewa adalah proses memasaknya yang membutuhkan waktu cukup lama. Daging direbus hingga benar-benar empuk sebelum dimasak bersama bumbu sederhana seperti bawang merah, bawang putih, garam, lada, dan sedikit gula jawa. Proses memasak yang panjang membuat bumbu meresap sempurna ke dalam daging sehingga menghasilkan empal yang lembut dengan rasa yang khas. Lokasi Strategis di Muntilan Warung Sop Empal Bu Ngalim berada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Growong, Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Lokasinya sangat mudah dijangkau karena berada tidak jauh dari jalur utama yang menghubungkan Yogyakarta dan Magelang. Tak heran jika tempat makan ini selalu ramai, baik oleh warga sekitar maupun wisatawan yang sedang menuju atau pulang dari kawasan Candi Borobudur. Cocok untuk Sarapan maupun Makan Siang Karena kuahnya yang hangat dan menyegarkan, Sop Empal Bu Ngalim menjadi pilihan yang pas untuk sarapan ataupun makan siang. Perpaduan kuah bening yang ringan dengan empal berbumbu membuat hidangan ini terasa mengenyangkan tanpa membuat enek. Selain mempertahankan cita rasa turun-temurun, warung ini juga dikenal memiliki suasana sederhana yang membuat pengunjung dapat menikmati makanan dengan nyaman. Meski memang tidak terlalu luas. *** Di tengah banyaknya tempat makan modern, Sop Empal Bu Ngalim tetap menjadi salah satu ikon kuliner legendaris di Muntilan yang mampu bertahan hampir satu abad. Resep warisan keluarga, proses memasak tradisional, serta cita rasa yang konsisten menjadikan warung ini selalu memiliki tempat di hati para penikmat kuliner. Bagi kalian yang sedang menjelajahi Magelang atau berwisata ke Borobudur, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati semangkuk sop empal di sini yang hangat dan lezat. Kuliner sederhana ini menjadi bukti bahwa cita rasa autentik tidak pernah lekang oleh waktu. Harga Harga di warung ini mulai dari Rp 35.000. Lokasi Jl. Kh Ahmad Dahlan, Growong, Pucungrejo, Kec. Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56414. Jam Buka Warung ini buka setiap hari dari jam 06.00 – 16.00 WIB. Related #kulinersince Culinary Jawa TengahMagelangMuntilanSop EmpalSop Empal Bu Ngalim