Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Mangut Lele Cindelaras Muntilan Sejak 1948

Arif Setiawan, May 8, 2018January 3, 2022

Ngomongin soal Mangut Lele, ini adalah salah satu makanan terfavorit saya. Bahkan di blog ini pun saya sudah menyebutnya dua kali, satu jadi postingan sendiri di sini, satu lagi jadi bagian dari 11 Random Questions. Emang sesuka itu saya, apalagi dulu yang dimasakin sama ibu saya. Bisa-bisa habis nasi sebakul sendiri, hahaha.

Nah, ketika main ke Magelang tahun lalu, saya sudah tau bahwa di kota ini ada warung mangut lele yang katanya enak banget. Ya, namanya bukan lain adalah Mangut Lele Cindelaras yang ada di daerah Muntilan, letaknya di pinggir jalan raya Jogja – Magelang.

Konon warung ini sudah ada sejak tahun 1948. Sekarang yang mengelola adalah generasi ke-3.

Warung Mangut Lele Cindelaras

Penampakannya seperti gambar di atas ini, bangunan joglo yang khas dengan spanduk hijaunya dan bersebelahan dengan bangunan yang kental dengan lingkungan candi. Ya, memang lokasinya dekat sekali dengan Candi Mendut.

Menu andalan di warung ini tidak banyak, seperti Mangut Beong, Mangut Lele dan Mangut Nila. Aneka mangut pokoknya. Ada juga ikan wader dan tambahan seperti sayuran, krecek dan tahu tempe.

Kesan pertama yang membuat yakin di sini mangutnya enak adalah masaknya masih pake wajan hitam yang jadul banget. Wah, pasti persis kayak masakan rumahan ini mangutnya. Langsung tanpa ragu saya memesan mangut lele beserta pelengkapnya.

Menu Mangut Lele Cindelaras
Tampak Atas

Melihat sajian menu yang “mewah” seperti ini nafsu makan saya langsung melambung tinggi, tapi masih mencoba mengendalikan diri untuk tidak nambah nasi, hahaha.

Edan gilaaakk, enak bangettt!!

Celoteh saya seketika setelah mencicipnya. Tanpa pikir panjang langsung melahap satu per satu, heheu.

Ikan lelenya bersih tidak bau tanah, bumbunya meresap sampai dalam. Nasi putihnya bersih, lembut dan selalu hangat. Heaven banget dah.

Suasana Warung Cindelaras

Sambil makan saya melihat sekeliling di warung ini suasananya adalah warung jawa banget yang isinya adalah ruangan dengan soko guru lengkap dengan meja kayu, pintu kayu dengan ukiran, lampu senthir, dan tanggalan desain jadul.

Dan tentunya ga pernah sepi dari pengunjung. Sangat saya rekomendasikan untuk mampir dan mencoba ketika melewati daerah Muntilan ya teman-teman.


Harga

Soal harga jangan ditanya, termasuk murah banget menurut saya. Untuk semua sajian yang ada di meja itu semuanya ga sampai 100 ribu rupiah kalau ga salah. Terjangkau banget, heheu.

Jam Buka

Warung Cindelaras ini buka dari jam 8 pagi hingga jam 8 malam.

Lokasi

JL. Magelang – Yogya, Sidoharjo, Taman Agung, Muntilan.

Related

#kulinersince Culinary Candi MendutJawa TengahMagelangMangut LeleMangut Lele CindelarasMuntilan

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Game Development Life Cycle
  • Gudeg Batas Kota Jogja
  • Career Ceiling
  • Karnivor Cafe and Resto
  • Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku Sejak 1964
  • Edit File PDF Dengan OpenOffice 3.0
  • Penjelasan Kerja di Startup
  • Soto Pojok Pak Dul Muntilan Sejak 1969
  • Bias Ramadhan
  • Kopi Berontoseno Kediri Sejak 1956

Recent Posts

  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto Menarik
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun Magelang
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026

Culinary

  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes

Loading Comments...