Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Menjadi Pendaki yang Bertanggung Jawab

Arif Setiawan, December 13, 2013June 14, 2020

Akhir-akhir ini, sepenglihatan saya di beberapa social media, beberapa akun tentang pendaki lagi sering membagikan gambar Ranukumbolo yang dihiasi oleh sampah, ini salah satunya.

@idbcpr @infogunung @infobencana @infopendaki sampah menumpuk di ranukumbolo pic.twitter.com/ShkHCQORZi
— Iqbal fadel (@iqbalfadel) December 11, 2013

Ikut prihatin juga si lihat kondisi yang seperti ini. Saya juga senang untuk mendaki gunung soalnya.

Mendaki gunung bagi saya bisa memberikan kepuasan batin tersendiri, bisa juga sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya, karena kita bakal gampang banget inget Tuhan saat berada di atas sana.

Salah satu hal kecil yang bisa saya lakukan adalah mengajak teman-teman yang suka mendaki gunung juga untuk menjadi pendaki yang bertanggung jawab ya. Minimal bawa plastik/trash bag untuk mengemas sampah yang dibawa ke atas untuk dibuang di tempat sampah di bawah. Contohnya seperti saya dan teman-teman waktu ke Gunung Papandayan kemarin.

Hal-hal kecil seperti ini jika dilakukan oleh masing-masing orang akan membawa dampak yang besar bagi tempat yang dikunjungi bersama oleh banyak orang seperti gunung-gunung ini.

Para pendaki, mari!
Para pendaki, mari!

Jangan malu meski jadi seperti ibu-ibu yang abis belanja seperti gambar di atas. Justru harusnya kita semua menyerukan kebiasaan seperti ini agar gunung tetap bisa menjadi tempat yang lestari dan ngangeni.

Bukannya sok mengajari atau sok tau, tapi ya lihat sendiri akibatnya jika (mungkin) hal kecil seperti ini diabaikan.

Salam Pendaki.Photo Credits : +M Aidil Fahmy

@ariffsetiawan

Related

Travel BackpackerPendakiTips

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Ubuntu For Tablets

Recent Posts

  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto Menarik
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun Magelang
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026

Culinary

  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes

Loading Comments...