Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Sego Welut Pancar Magelang

Arif Setiawan, April 29, 2019September 14, 2020

Dalam Bahasa Jawa sego itu artinya nasi, sedangkan welut itu artinya belut. Di dekat Pasar Pancar, Desa Ngampeldento, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang ada satu warung sego welut yang lumayan terkenal walaupun lokasinya agak pelosok dan bisa dikatakan jauh dari jalan utama Magelang – Purworejo. Namanya Sego Welut Pancar.

Warungnya sangat sederhana mirip seperti warung makan nasi rames biasa. Namun, selalu ramai.

Warung Sego Welut Pancar

Pelanggan Sego Welut Pancar sangat beragam

Pelanggan dari warung yang sudah ada lebih dari 15 tahun yang lalu ini sangat beragam, mulai dari PNS, perangkat desa, warga dari berbagai daerah di penjuru Magelang, hingga Bupati Magelang pun pernah makan di sini. Luar biasa.

Menu Sego Welut Pancar

Menu spesial di sini adalah mangut welut, mangut lele dan mangut wader iwak kali. Selain itu juga menyajikan menu welut goreng maupun ikan goreng lainnya. Seperti uceng, gabus atau kutuk, wader dan udang sungai. Sayurannya juga beragam bisa memilih sendiri seperti warung nasi rames, tentunya khas masakan Jawa Tengah.

Mengapa spesial?

Karena belut yang dimasak di sini berasal dari lokalan Salaman. Konon kalau dari luar daerah pas digoreng kaku.

Satu Porsi Nasi Sayur + Mangut Welut + Ikan & Udang Goreng

Kebetulan saya sempat untuk mengunjungi warung ini di pertengahan tahun 2018 lalu. Untuk harganya jangan tanya, satu porsi mangut welut spesial dengan nasi dan sayur hanya Rp 15.000 saja. Kalau mau nambah lagi ya pastinya ga terlalu mahal.

Sambal Ijo Spesial

Bagi kalian pecinta makanan pedas, di sini juga tersedia menu sambal ijo yang dibikin langsung, fresh diuleg langsung di cobeknya. Bisa minta jumlah cabe sesuka hati.

Warung Sego Welut Pancar di Suara Kedu

Warung ini ternyata juga pernah diliput oleh media lokal, yaitu Suara Kedu. Kedu sendiri merupakan wilayah karesidenan yang identitasnya adalah Plat AA meliputi Magelang, Purworejo, Kebumen, Temanggung dan Wonosobo.


Untuk menuju ke warung ini jalurnya memang harus mendaki gunung lewati lembah. Dari bunderan Salaman, cari jalur yang ada petunjuk jalan arahnya Pancar. Dari sini ikuti saja jalan ke arah Pancar sekitar 7 kilometer. Iya, masih sejauh itu, haha. Selama dalam perjalanan dari Salaman sampai di lokasi, nantinya bisa menikmati pemandangan persawahan dan pegunungan khas sekitar Pegunungan Menoreh. Sangat sejuk dan asik sekali.


Bagaimana menurut kalian para penggemar mangut?

Terutama yang tinggal di Magelang wajib cobain ini lho.


Harga

Harga menu di sini adalah mulai dari Rp 15.000 per porsinya.

Lokasi

Pancar, Ngampeldento, Salaman, Magelang, Jawa Tengah 56162

Jam Buka

Warung Sego Welut Pancar buka setiap hari pukul 08.00 – 17.00 WIB

1249 readers

Related

Culinary Jawa TengahMagelangMangut LeleSego WelutSego Welut Pancar

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Bakso Urat Lor Patung Kuda Manahan Solo Sejak 1983
  • Tam Cốc, Ninh Bình, Vietnam
  • Pecel Kawi Malang Asli Sejak 1975
  • Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku Sejak 1964
  • Ekstens Coffee and Space Jogja: Lebih dari Sekadar Tempat Ngopi
  • Masih Bertahan
  • #HappyBirthday STEMATEL
  • Utopia Bar Luang Prabang

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981April 3, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...