travel, food and technology

Author: Arif Setiawan Page 76 of 106

📝 blogger ⚡software engineer — working remotely

Padang Jawa

Padang Jawa

Padang Jawa, bagi sebagian mahasiswa di kawasan kampus Telkom University warung makan ini cukup dikenal karena sangat fenomenal dari beberapa hal.


→ 173 readers

Nguping Twitter #18 Bebersih Bandung Yuk!

 

Kebetulan banget tadi siang admin dari @batagornet lagi share tentang kisah perjalanan acara BBY (Bebersih Bandung Yuk) dari masa ke masa. Dan ternyata saya juga baru tau kalo sejarahnya lumayan panjang.

Yuk, langsung simak aja.

Oiya, yang mau ikutan BBY langsung dateng aja besok pagi jam 06.00, kumpul di Outlive Setiabudi, Bandung. Detil acaranya ada di bawah ini ya.

@ariffsetiawan

→ 87 readers

Piknik di Cikole Lembang

Pertengahan bulan September lalu, saya bersama kengkawan kerja dapet piknik gratis di Cikole, Lembang. Ah elah telat banget yo ini postingan.

Acara sebenernya bertajuk Achievement & Motivation Training demi menyambut beberapa perubahan di tempat kerja sekaligus kampus saya selama dua hari, hehe. Satu hal yang bikin pengen share adalah tempat campingnya lumayan lucu dan unik. Desainnya hampir mirip sama Hobitton gitu. Lokasinya jadi satu dengan Rumah Makan Grafika.

 

Hari 1

Karena kebetulan berangkatnya hari Jumat maka jadwal diajukan jam 10 pagi, trus cari masjid buat jumatan dulu. Setelah itu baru mulai acara, makan siang dan acara motivasi hingga petang.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan istiraht, sholat dan makan malam. Kebetulan banget saya, +Riezan dan +Tegar sempet jajan di warung kopi di seberang lokasi sambil nunggu hujan reda dan menemukan yang namanya Tahu Susu Lembang.

Malam hari setelah makan, kami disuguhkan oleh hiburan musik khas orjen tunggal. Karena kebetulan juga pikniknya bareng personil security jadinya banyak yang joget + nyawer. Lucunya begitu rombongan pimpinan dateng, langsung berhenti acara hiburannya :)).

Acara Hiburan

Hari 2

Seperti acara piknik kantor biasanya, setelah bangun pagi, acara standar adalah senam atau jalan-jalan dilanjutkan dengan beberapa games yang mempunyai esensi kerja tim. Yang sedikit berbeda adalah adanya wahana adventure.

Setelah itu acara diakhiri dengan makan siang dan kembali ke kampus.

@ariffsetiawan

→ 136 readers

Pendakian Gunung Papandayan 2665 MDPL

Pernahkah kamu dalam suatu perjalanan, bertemu dengan orang-orang baru, belum pernah kenal sebelumnya meskipun satu almamater, tapi langsung bisa lumayan ‘klop’ sebagai satu tim? Dan berlanjut komunikasinya sampai sekarang.
Hal semacam itu ternyata saya alami waktu ngetrip ke Gunung Papandayan di akhir bulan Agustus lalu. Perjalanan buat memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Aihsedap. Masalahnya di perjalanan-perjalanan sebelumnya ya setelah selesai yasudah. Ga ada bahas lagi hal-hal ga penting lainnya :)).
Penasaran? Yuk kenalan sama mereka.
Full Team : Saya, Lisa, Bintang, Aji, Fahmy, Muti, Jauhar

Aji

Mas yang satu ini adalah tipe Panglima Perang dalam tim. Punya banyak pengalaman dan tentunya skill yang ga usah diragukan lagi, dari mulai masalah konsumsi hingga tips-tips bertahan hidup di alam sana.

 

Bintang

Mas yang kedua ini adalah tipe Mr. Capable. Bisa diandalkan buat bawa 2 tenda + air + nasting beserta berasnya pake carrier 60L. Laki banget ga tuh? :’D

 

Fahmy

Mas yang ketiga ini adalah tipe mas-mas yang dirindukan kehadirannya baik sebelum perjalanan maupun setelahnya. Selalu ditanyakan kondisinya. Ko’ bisa sih kak? Yo jelas. Apalagi kalau bukan mas-mas spesialis dokumentasi, heheu.

 

Lisa

Mbak yang satu ini seharusnya jadi tipe ibu negara. Masalah obat-obatan, kebersihan, ngatur duit, negosiasi, komunikasi sih oke. Cuma masalah dapur aja yang sedikit bermasalah ternyata, hahaha.

 

Muti

Mbak yang kedua ini tipe tuan putri kali ya. Makhluk yang harus dilindungi dan dijaga keberadaannya. Bayangkan saja, pas nemu sinyal aja langsung ada yg nelpon rauwisuwis. Anggota yg lain? Liat hp pun tidak. Ngirit batre lah, buat foto-foto lah :))

 

Jauhar

Mbak yang ketiga ini tipe yang deket sama tuan putri dan gampang banget buat dibully, huahaha. Mungkin bisa dibilang ekspresinya paling mesakke waktu tanjakan pertama. Setelah itu? Masih mesakke juga si. Tapi akhirnya jadi paling semangat kalau diajak jalan-jalan.

 

Saya? Bagian ngisi partai hiburan. Kalau lagi sepi dibikin rame, kalau lagi rame ya dibikin tambah rame.
Seperti itulah kira-kira profil tim Papandayan kemarin menurut saya. Ada yang protes? heheu
Oh iya, next trip tim ini bakal ke Gunung Gede Pangrango buat merayakan Hari Pahlawan lho.

Dokumentasi Perjalanan

Persiapan Sarapan

 

Kegiatan Menghabiskan Malam

 

Dekil!

 

Dirgahayu Indonesiaku.

 

Tanjakan Mamang

 

Asap Belerang

 

Sunrise?

 

Edelweiss

 

Persiapan Turun Gunung

Catatan Perjalanan

  • Jakarta – Bandung – Garut – Cisurupan : sewa mobil
  • Cisurupan – Pos Pendakian : mobil pickup
  • Pos Pendakian – Pondok Salada : jalan (~2 jam)
  • Nyusun tempat camp
  • Pondok Salada – Tegal Alun : jalan (~1 jam)
  • Turun ke Pondok Salada lagi, menghabiskan waktu di sekitar tenda hingga pagi hari :))
  • Turun gunung hingga pos pendakian : jalan (~1,5 jam)
  • Pos Pendakian – Cisurupan : mobil pickup
  • Cisurupan – Garut : angkot
  • Garut – Bandung – Jakarta : bis
Mungkin seperti itu dulu liputan `telat` perjalanan ke Gunung Papandayan pasca lebaran kemarin. Thanks for reading.
@ariffsetiawan

→ 276 readers

Menghadap Tuhan

Sebenarnya cara menghadap kepada Tuhan bisa dilakukan dalam bentuk apapun. Namun, menghadap dengan berada di tempat ibadahlah yang lebih diutamakan.

Foto ini diambil di Masjid Al-Irsyad, Kota Baru Parahyangan. Masjid yang pernah masuk ke dalam nominasi Building of The Year 2010. Diunggah untuk diikutsertakan dalam Turnamen Foto Perjalanan Ronde ke-28 dengan tema Tuhan.

@ariffsetiawan


→ 67 readers

Page 76 of 106

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén