Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Temanggung Trip 2012

Arif Setiawan, August 20, 2012March 25, 2026

Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri 1433 H, saya bersama Khotibul dan Putri menyempatkan diri untuk mengunjungi Ibu Kartika (berhubung udah jadi ibu-ibu, jadi lain sapaannya sekarang :D). Ya, rumahnya di Temanggung, daerah Maron tepatnya. Berhubung teman yang bersedia diajak jalan cuma Putri jadinya kita bertiga saja ke sana.

Saya dan Khotibul menggunakan mobil menuju Magelang terlebih dahulu, langsung menuju rumah Putri yang ada Perumahan Jambewangi, dekat dengan RSJ Magelang :mrgreen:. Sempat kebablasan hampir sampai Secang, singkat cerita kami akhirnya menemukan rumah yang dicari.

“Harus beli kado dulu nih buat dedek bayi”. Iya, kami akhirnya beli di dekat pertigaan Secang (percabangan antara Temanggung, Magelang dan Semarang). Setelah itu, barulah kami menuju Temanggung, setelah beberapa saat, ya perjalanan jadi ga kerasa kalau sudah ketemu temen trus ngobrol di perjalanan, kecuali buat sopirnya kali ya, hehe. Kami sudah sampai di pertigaan Maron, dan hap hap, langsung belok kanan dan mencari gang ke rumah Tika. Dan kebablasan lagi, hasil dari Putri dan saya yang ga inget tempatnya.

Oiya, dulu saya pernah main sendirian ke sini menggunakan motor vespa, entahlah dulu gara-gara apa, atau saking kurang kerjaannya, hehe. Dan, waktu Tika nikah saya ga dikabarin donk (protes berat, hehe).

Setelah berhenti barulah kami bertanya ke warga sekitar, menanyakan tentang warga disitu yang  bernama Kartika, ah ternyata ga terkenal anaknya.

Setelah ketemu dan langsung ngobrol ngalor ngidul yang  mungkin temanya `interview beberapa lajang kepada wanita karier yang lagi cuti melahirkan dan sedang ditinggal suami tugas di Kongo`, akhirnya tiba waktu untuk jumatan. Setelah jumatan, kita lanjut ngobrol lagi sambil ngopy Ghost yang ada di Gaha.

Kami bersiap pulang sekitar jam setengah tiga, entah kenapa sopir yang berstatus PNS di Sulawesi ini pengen banget cepet pulang, mungkin takut kesorean kali ya. Hmm.. setelah itu kami langsung pamitan trus menuju Magelang untuk mengembalikan si Putri yang udah kami culik hampir seharian, hehe. Di tempat Putri kami singgah hingga jam 5 sore, gara-gara ngopy Ghost lagi, ini sopirnya bakal tambah bete ni, batinku :lol:.

Setelah semuanya beres kami langsung bergegas kembali ke Purworejo, terpaksa kami harus berbuka dan sholat maghrib di daerah Salaman, belum sampai di Purworejo. Kami baru sampai di rumah Khotibul di daerah Loano sekitar jam 7. Pas, makan sambil mendengarkan adzan isya’. Satu hal yang membuat saya kagum adalah melakukan sholat tarawih terakhir dengan rakaat banyak dengan durasi tercepat selama bulan Ramadhan tahun ini, cukup 15 menit saja, edaaan, malah capek jadinya, haha.

Setelah itu saya dan Khotibul jajan sebentar di alun-alun yang kemudian diantarkan pulang, so sweet, wkwk.

Ya, memang pertemuan dengan teman lama seperti ini akan selalu menjadi sesuatu yang menyenangkan, walaupun cukup singkat dan memang butuh effort tersendiri, butuh korban waktu dlsb, toh jarang-jarang bisa kan teman? Terima kasih banyak buat semuanya, sampai jumpa di lain kesempatan. Will always miss you all! *cuih 🙂

Some of Dottmatrix’s Friends, at Temanggung
Putri dan Tika junior

Related

Indonesia Travel DottmatrixFriendsKartikaKongoMagelangMaronPNSPurworejoRamadanSecangSulawesiTemanggungTravelling

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Rawon Nguling Malang Sejak 1942
  • Pempek Ny. Kamto Sejak 1984
  • Soto Pojok Pak Dul Muntilan Sejak 1969
  • Kisah Sesama Pengendara Vespa
  • Gnome atau KDE? mana yang lebih baik???
  • Warung Makan Bu Darmo Muntilan Sejak 1920
  • Depot Hok Lay Malang Sejak 1946
  • Ayam Goreng & Tumpang Koyor Bu Yusro Salatiga
  • 33 Tips Untuk Menjadi Penulis Yang Lebih Baik
  • Soto Pak Much Muntilan Sejak 1942

Recent Posts

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun Magelang
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026

Culinary

  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes

Loading Comments...