Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Warung Bogowonto Purworejo

Arif Setiawan, May 10, 2019September 14, 2020

Sebagai seorang yang merantau, ketika berada di kota kelahiran sendiri sering kali membuat kita tidak ada hasrat jajan makanan di luar. Lebih enak menikmati masakan rumahan. Begitu pula dengan saya. Akhirnya saya pun tidak terlalu update tentang perkembangan tempat penjaja makanan yang ada sekarang. Namun, kali ini lain ceritanya. Saat itu saya sedang main ke rumah teman dan diajak ke sebuah warung makan yang cukup menarik. Namanya Warung Bogowonto.

Warung Bogowonto

Lokasi Warung Bogowonto

Warung yang berbentuk joglo khas bangunan Jawa ini lokasinya memang persis di pinggir Sungai Bogowonto, salah satu sungai besar yang mengalir di Kabupaten Purworejo. Namun, masih masuk wilayah Kelurahan Pangenrejo, Kecamatan Purworejo.

Untuk menuju ke warung ini memang tidak terlalu mudah jalurnya. Selain harus melalui jalan desa, petunjuknya pun kurang jelas. Yang paling mudah tentu saja menggunakan google maps dan mencari lokasi “Warung Bogowonto”. Selain itu, kalian bisa mencari dulu yang namanya Gang Ronogati di dekat GKJ Purworejo Selatan.

Ikuti terus gang atau jalan itu melewati sungai kecil, makam hingga sampai ujung terdapat rumah joglo di pinggir sungai. Tanda kalian sampai di Warung Bogowonto ini.

Ruang Utama Warung Bogowonto
Lesehan bagian belakang

Warung ini terdiri dari 2 bangunan, yaitu bangunan utama yang berisi ruang makan dari meja kursi kayu ndeso dan bangunan tambahan yang difungsikan sebagai dapur. Di bagian belang juga terdapat tempat lesehan untuk duduk-duduk makan sambil menikmati semilir angin dan pemandangan kawasan Sungai Bogowonto. Nikmat sekali.

Menu Warung Bogowonto

Menu Warung Bogowonto

Menu makanan di sini pun menu yang familiar di pedesaan. Contohnya seperti sayur lodeh jantung, kluban, lele goreng, wader goreng, mangut lele, buntil, pepes, tahu/tempe goreng, nila goreng dan berbagai jenis sambal.

Menu tersebut disajikan dalam satu meja, kemudian pengunjung tinggal mengambil sendiri sayur dan lauknya secara prasmanan. Bebas mau ngambil seberapa banyak. Sedangkan untuk minuman tinggal pesan ke meja minuman di sebelahnya, ada teh (hangat/dingin), jeruk (hangat/dingin), dan kopi. Mantap.

Untuk harganya tidak perlu dikhawatirkan, nasi sudah satu paket dengan sayuran ditambah lauk dan minum biasanya masih di bawah Rp 20.000. Namun, semakin banyak lauknya semakin mahal pula harganya.


Oh iya, jika kalian beruntung terutama ketika musim kemarau, kalian bisa turun ke sungai dan melihat beberapa pemandangan yang apik di Sungai Bogowonto. Jadi bisa makan sekaligus piknik jika ke sini.


Gimana kalian warga Purworejo?

Sudah tau atau pernah ke warung ini belum? Patut dicoba lho, daripada bosen di warung makan yang “itu-itu” aja, hahaha.


Harga

Harga menu di sini adalah mulai dari Rp 10.000 per porsinya.

Lokasi

Kelurahan Pangenrejo, Kec. Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54115

Jam Buka

Warung ini buka setiap hari pukul 07.00 – 17.00 WIB

2177 readers

Related

Culinary Jawa TengahPurworejoWarung Bogowonto

Post navigation

Previous post
Next post

Comment

  1. gladieselmira says:
    December 27, 2021 at 9:34 am

    I have read your writings and I have read articles on this topic in several articles from other sources. I got a lot of information from your writing, is there any other suggestions you can convey regarding the theme of your writing? so that I can get more and more complete information.

    I certainly thank you for writing this article well, hopefully it will become a reference in journals or other scientific writings and can help many people. thanks.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Utopia Bar Luang Prabang
  • Menara Kudus dan Soto Kudus
  • Lokawisata Baturraden Sejak 1928
  • Ambal Trip 2012, Gagal Menyaksikan Pacuan Kuda

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981April 3, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...