Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Bopet Mini Sejak 1980

Arif Setiawan, January 31, 2019January 3, 2022

Sudahlah lazim jika kita melihat yang namanya Rumah Makan Padang di segala penjuru Indonesia ini, dengan skala yang memang sangat beragam, mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran mewah. Apalagi di daerah yang namanya DKI Jakarta, ga tau deh ada berapa, udah ga bisa kehitung lagi kayaknya. Namun, soal salah satu rumah makan padang yang favorit dan diakui oleh beberapa orang Padang atau keturunan sana yang saya kenal sudah ada, yaitu Rumah Makan Bopet Mini.

Rumah Makan Padang Bopet Mini

Lokasi Bopet Mini

Lokasinya di dekat Pasar Bendungan Hilir, tepat di sebelah Rumah Makan Padang Sederhana. Ya, di sepanjang Jalan Bendungan Hilir ini memang terdapat banyak Rumah Makan Padang, mungkin ada lebih dari 4 yang jaraknya berdekatan.

Bopet Mini sudah melegenda

Rumah Makan Padang Bopet Mini sendiri sudah ada sejak tahun 1980. Wow.. lama juga ya, tidak heran jika bisa dikategorikan jadi salah satu legenda dan tentunya banyak sekali pelanggannya.

Sudah beberapa kali saya ke sana tak pernah sekalipun melihat rumah makan ini sepi, apalagi jam makan. Siap-siap bersabar aja, hmm…

Rumah makan ini terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama berisi etalase buat menyediakan sate padang, ketupe sayur dan bubur kampiun serta beberapa meja kursi yang berjejer. Lantai ini juga tidak terlalu luas, mungkin hanya selebar 3 meter, ditambah ada tulisan PRASMANAN DI ATAS. Lantai kedua lebih luas, sekitar 3 kali luas lantai pertama yang terdiri dari deretan meja kursi yang berjejer lumayan banyak termasuk di teras samping, kasir, dan 2 meja. Satu meja untuk prasmanan aneka lauk, sayuran dan sambal, satu meja lagi untuk bubur kampiun dan ketupe sayur.

Untuk makan besar di sini memang memakai sistem prasmanan, jadi bebas memilih sendiri lauk, sayuran dan sambalnya, kecuali nasi.

Nasi Tongkol + Telur Ikan + Rendang + Ketupat Sayur

Salah satu favorit saya di sini adalah nasi dengan lauk telur ikan ditambah dengan tongkol dan rendang atau ayam. Mengingat ga semua rumah makan padang menyediakan telur ikan, tapi di sini hampir pasti tersedia. Mantap jiwa!

Bubur Kampiun

Dan desert favorit tentu saja bubur kampiun. Bubur yang terdiri dari srikaya, pacar cina, biji salak, bubur sumsum, kolak pisang, bubur kacang hijau dan ketan. Semuanya berpadu dalam satu piring.

Sajian ini unik, sesuai dengan namanya ‘kampiun’ atau ‘juara’. Semua yang enak ada dalam satu piring. Rasanya enak, tidak terlalu manis dengan isian yang lengkap.

Selain bubur kampiun, Bopet Mini juga menyediakan ketan srikaya, surabi, lupis, lamang tapai (sabtu – minggu), ketan pisang goreng dan kue-kue khas Padang. Komplit banget.


Untuk harga tidak perlu khawatir, karena meskipun sudah lumayan melegenda harga di sini masih biasa saja seperti rumah makan padang pada umumnya.

Jadi kalian yang ada di Jakarta dan belum pernah ke sini wajib buat nyoba! Atau sudah ada rumah makan padang favorit kalian? Hmm… boleh bagi-bagi informasinya lho di kolom komentar.


Harga

Harga menu di sini adalah mulai dari Rp 15.000 per porsi.

Lokasi

Jalan Bendungan Hilir No. 1A, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10210

Jam Buka

RM Bopet Mini buka setiap hari pukul 07.00 – 19.00 WIB

Related

#kulinersince Culinary Bopet MiniJakartaJakarta PusatPadang

Post navigation

Previous post
Next post

Comment

  1. Pingback: Malah Dicubo Sejak 1995 — Arif Setiawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Game Development Life Cycle
  • Jambret di Tebet
  • Satu Tahun Setelah Resign dari Pekerjaan untuk Membangun Startup
  • Menuju Kota Vang Vieng
  • Mangut Lele Cindelaras Muntilan Sejak 1948
  • Sekitar Balai Kota Surakarta
  • Soto Bathok Pakde Muntilan
  • Bakmi Jowo DU 67 Bandung
  • Kopitiam Oey Braga
  • Masih Bertahan

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro Semarang
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Sop Empal Pringgading Magelang
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro SemarangAugust 11, 2026
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan SindoroJuly 24, 2026
  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026

Culinary

  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon ProgoAugust 5, 2026
  • Sop Empal Pringgading MagelangJuly 29, 2026
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929July 25, 2026
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
Loading Comments...