Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Gudeg Poncol Magelang Sejak 1990

Arif Setiawan, May 27, 2024May 25, 2024

Dinamakan Gudeg Poncol karena memang lokasi warung ini ada di daerah Poncol, Magelang Tengah. Tepatnya di sekitar Jalan A Yani, dekat dengan Alun-Alun Kota Magelang dan sebelah utara Mie AA Magelang.

Warung ini dulunya buka di daerah Boton pada tahun 90-an, namun setelah beberapa tahun vakum, akhirnya pindah ke Poncol.

Gudeg Poncol Magelang
Gudeg Poncol Magelang

Meski gudeg sangat erat kaitannya dengan makanan khas dari Yogyakarta, tetapi di Magelang sendiri juga banyak yang menjajakan makanan ini dari jaman dahulu, dengan cita rasa yang sedikit berbeda, termasuk Gudeg Poncol ini. Gudeng di Magelang cenderung tidak terlalu manis dan tidak terlalu berair.

Daftar Harga
Daftar Harga

Menu gudeg terdapat beberapa paket yang bervariasi mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 25.000, tinggal dipilih. Isinya adalah nasi, gudeg, krecek dan pilihanm lauk, seperti telur utuh, tahu utuh, paha atas ayam, paha bawah, kepala dan koyor. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung asli yang memiliki tekstur dan rasa yang khas.

Penampakan Porsi Gudeg Poncol
Penampakan Porsi Gudeg Poncol

Selain itu, telur yang digunakan adalah telur bebek yang menambah keunikan pada menu ini. Gudeg disajikan dengan kuah yang gurih, meningkatkan kenikmatan dari menu ini.

Cara memasaknya menggunakan anglo serta arang yang proses pemasakannya menghabiskan waktu selama 12 jam. Namun saat ini, bahan baku yang menggunakan arang dan anglo hanyalah pada ayam kampung serta telur bebek yang membutuhkan proses pemasakan lebih lama. Jadi harus cobain pakai ayam atau telurnya.

Sabtu Libur

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 6 pagi hingga setengah empat sore, kecuali hari Sabtu. Namun, sedikit berbeda dengan warung-warung lain, warung gudeg ini tetap buka saat hari raya besar seperti Natal atau Lebaran.

Jadi jika kalian bingung cari makan ketika hari raya, alternatifnya bisa beli di sini. Agak laen memang, wkwk.


Pengalaman menikmati gudeg di warung ini tidak hanya sebatas makanan, tetapi juga menjadi bagian dari warisan kuliner tradisional Magelang yang terus bertahan di tengah modernisasi.

Tak hanya gudeg, pengunjung juga dapat menikmati berbagai menu lezat lainnya. Gudeg Poncol membawa nuansa tradisional dalam setiap gigitannya, membuat siapa saja yang mencobanya akan terlarut dalam kenangan akan kuliner khas Jawa.

Jika teman-teman berencana mengunjungi Magelang, jangan lupa untuk mampir ke Gudeg Poncol dan rasakan sendiri kelezatan gudeg khas Magelang yang autentik ini.

Selamat mencoba!


Harga

Harga menu satu porsi di sini mulai dari Rp 10.000.

Lokasi

Jl. Ahmad Yani No. 84, Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56112.

Jam Buka

Warung ini buka setiap hari pukul 06.00 – 15.00 WIB.

Related

#kulinersince Culinary GudegGudeg PoncolJawa TengahMagelang

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Tengkleng Bu Pon Solo
  • Berkunjung ke Panti Asuhan Al Fitroh
  • Paralayang Gunung Banyak Malang
  • Es Semanggi Magelang Sejak 1960
  • Game Development Life Cycle
  • Raja Kosek Resto Mungkid Magelang
  • Rollaas Coffee and Tea
  • Semarang Trip 2012
  • Review Fitbit Charge HR
  • Pemberdayaan Masyarakat

Recent Posts

  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan Menoreh
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto Menarik
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun Magelang
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026

Culinary

  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026
  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes

Loading Comments...