Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Warung Makan Bu Darmo Muntilan Sejak 1920

Arif Setiawan, August 29, 2024August 29, 2024

Melihat penampakan Warung Makan Bu Darmo Muntilan yang sekarang mungkin tidak akan pernah terbayang dalam benak kita bahwa warung makan ini sudah ada lama banget bahkan sebelum Indonesia merdeka. Konon sudah ada sejak tahun 1920, hingga sekarang sudah entah generasi ke berapa ya ini, dan tetap ramai karena memang lokasinya sangat strategis, di jalan utama penghubung Kota Magelang dan Yogyakarta.

Warung Bu Darmo Muntilan
Warung Bu Darmo Muntilan

Muntilan memang tidak pernah gagal soal kuliner. Warung Makan Bu Darmo yang sudah lebih dari 100 tahun ini menyediakan menu nasi rames yang lebih dari 30 menu masakan khas jawa yang manis dan gurih. Tetangga dekatnya mungkin yang mirip lamanya itu ya Toko Nyonya Pang yang sudah ada juga sejak tahun 1912.

Sudah dikelola oleh generasi ke-3 awalnya warung ini ada di daerah sebelah atas arah Gunung Merapi. Tetapi sejak generasi ke 2 sudah pindah ke Muntilan dan ada di pinggir jalan dekat perempatan ke arah Tambakan.

Di warung ini kalian tinggal pilih aja mau menu yang mana, dijamin bingung sendiri karena memang saking banyaknya menu, wkwk. Berbagai macam sayur dan lauk yang nikmat-nikmat. Masaknya masih pakai arang, dipertahankan untuk menjaga cita rasa.

Menu andalan selain nasi rames ada juga menu brongkos koyor yang khas Muntilan. Yang unik lagi juga ada menu ikan layur, perkedel kentang yang mirip rolade dan sambel pete.

Nasi Ikan + Sayur + Es Teh
Nasi Ikan + Sayur + Es Teh

Saya sendiri ketika ke sini nyoba menu ikan goreng dan gudeg, biasanya agak beda sama gudeg yang di jogja. Ikan layur dan sayur parenya juga dicoba karena sekarang memang sudah jarang banget warung makan yang menyediakan menu seperti ini. Ditambah kombinasi dengan es teh tawar, wah mantap sekali rasanya.

Harga menu di sini tentunya masih standar, meski sudah legendaris tetapi satu porsi di sini masih bisa di bawah Rp 20.000. Aman banget masih ramah kantong untuk warga sekitar juga.

Tempatnya ga terlalu luas, termasuk tempat parkirnya. Karena memang mepet jalan banget. Tapi jangan ditanya, warung ini selalu ramai dengan pembeli. Apalagi ketika weekend, banyak sekali plat luar kota yang mampir ke sini untuk sekadar mampir sarapan atau makan siang. Jadi ya lagi-lagi nyari jam nanggung aja jika mau ke sini dan ingin suasananya tidak terlalu ramai.


Setiap warung legendaris pasti ada aja hal uniknya, di sini juga tidak kalah. Yang lucu adalah di sini ada hari libur tiap bulannya sebanyak 3 hari, tapi bukan di hari minggu dan harinya tidak pasti. Nah lho gimana tuh. Ya, amannya si ke sini waktu weekend saja, meskipun ramai ya, wkwk.

Selamat berkunjung ke Muntilan!


Harga

Harga di warung ini satu porsi sekitar Rp 20.000.

Lokasi 

Jl. Magelang – Yogyakarta, Tambakan, Sedayu, Kec. Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56412.

Jam Buka

Warung ini buka setiap hari dari jam 07.30 – 16.00 WIB.

Related

#kulinersince Culinary Bu DarmoJawa TengahMagelangMuntilanNasi BrongkosNasi RamesWarung Makan Bu Darmo

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Dendeng Batokok Dago
  • Menuju Kota Vang Vieng
  • Naik Kereta dari Solo ke Jogja
  • Kampung Ulam Ngrajek Magelang
  • Tahu Takwa Bahkacung Kediri Sejak 1912
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Cara Menambah Visitor Blog
  • Mengembangkan Startup Lewat Komunitas
  • Jambret di Tebet
  • Soto Betawi Haji Mamat Sejak 1960

Recent Posts

  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Sop Empal Pringgading Magelang
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro
  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan Menoreh

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan SindoroJuly 24, 2026
  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026

Culinary

  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon ProgoAugust 5, 2026
  • Sop Empal Pringgading MagelangJuly 29, 2026
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929July 25, 2026
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes

Loading Comments...