Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Kedai Kopi Rukun, Pelopor Kopitiam di Klaten

Arif Setiawan, September 28, 2025September 28, 2025

Kedai Kopi Rukun hadir di Kabupaten Klaten sebagai salah satu pelopor kopitiam di kota yang terletak antara Jogja dan Solo. Hal ini menjadikan Klaten menjadi salah satu kota yang tidak ketinggalan akan tren maraknya coffee shop.

Kedai Kopi Rukun Klaten
Kedai Kopi Rukun Klaten

Kedai kopi ini datang dengan konsep unik yang menawarkan konsep sarapan ala hidangan Singapura atau Malaysia. Konsep ini biasanya mendapat sebutan dengan kopitiam yang artinya warung kopi.

Lokasi yang Strategis

Dengan lokasi yang sangat strategis, yaitu di Jl. Pemuda No.287, Mlinjon, Tonggalan, Kec. Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

Lokasi ini terletak di pinggir jalan raya utama Solo – Jogja dan sangat dekat dengan Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Klaten. Jika dari arah Solo yang merupakan jalan satu arah, kedai ini ada di sebelah kiri jalan sebelum lampu merah. Tepat di sebelah Bank Mega Klaten.

Konsep Kopitiam

Berdiri pada sebuah kios sederhana dipinggir jalan raya. Bagian dinding kedai dihiasi dengan berbagai figura ala Tionghoa dan poster-poster ala kopitiam pada umumnya.

Salah satu ciri khas dari kopitiam yakni penataan meja dan kursi pengunjung diletakkan di depan kopitiam yang terbuka sehingga pengunjung dapat melihat langsung proses memasak dan meracik makanannya. Selain itu warna kedai didominasi dengan cat warna hijau dan putih. Warna hijau menjadi salah satu warna yang identik dengan kopitiam.

Konsepnya yang mengusung kopitiam maka menu yang ditawarkan adalah menu seputar hidangan khas Melayu, Cina dan Jawa. 

Menu andalan dari Kedai Kopi Rukun beragam, mulai dari bubur, nasi, bakpao, roti hingga kopi dan teh. Seperti halnya pada kopitiam, namun dengan harga yang lumayan terjangkau.

Beberapa yang harus dicoba, antara lain:

  • bubur ayam original
  • bubur ayam telur asin
  • bubur ayam uritan
  • bubur ayam spesial
  • bubur ayam rukun
  • roti bakar
  • roti kaya butter
  • roti coklat butter
  • butter cream classic toast
  • kaya toast
  • bakpao isi kacang tanah
  • bakpao ayam kecap
  • bakpao kacang hijau
  • pisang goreng nutella
  • pisang goreng kaya
  • nasi tofu
  • nasi sapi
  • nasi tahu bawang
  • nasi ayam cabai garam
  • kopi butter
  • kopi susu
  • es teh tawar

Untuk masalah harga sangat terjangkau. Aneka minuman dari Rp5.000-Rp17.000, aneka bubur ayam dari Rp12.000-Rp25.000, aneka bakpao dari Rp10.000-Rp12.000, snack dari Rp8.000 – Rp16.000, makanan berat dari Rp18.000- Rp24.000. 

Meski terbilang baru, namun kedai ini sudah menarik banyak perhatian masyarakat untuk mencicipi hidangannya. Terutama bagi para pesepeda, klub motor, pelancong Solo, Klaten dan Jogja yang lalu lalang melewati jalan Pemuda.


Harga

Harga satu porsi menu makan di sini mulai dari Rp 12.000.

Lokasi

Jl. Pemuda No. 287, Mlinjon, Tonggalan, Kec. Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57413.

Jam Buka

Kedai ini buka setiap hari pukul 06.00 – 22.00 WIB. Kecuali hari rabu hanya sampai pukul 14.00 WIB.

129 readers

Related

Culinary CoffeeCoffee ShopJawa TengahKedai Kopi RukunKlatenKopitiam

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Mie Ayam Plombokan Magelang
  • Pantai Pandawa Bali
  • Tilu Bumi Nature Camp Pangalengan Bandung
  • Game Development Life Cycle
  • Open Writing Project : Nol Kilometer
  • Berkunjung ke Panti Asuhan Al Fitroh
  • Sate dan Tongseng Pak Kurdi Sejak 1978
  • Bakso Urat Lor Patung Kuda Manahan Solo Sejak 1983

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981April 3, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...