Tak lengkap rasanya jika sudah ada di Ubud tapi tidak menyempatkan mampir ke pasar tradisionalnya. Ya, Pasar Tradisional Ubud Bali diklaim sebagai pasar tradisional terbaik di Bali.

Pasar Tradisional Ubud
Pasar Tradisional Ubud

Pasar ini terletak di pusat wilayah Ubud, tepatnya di Jalan Raya Ubud, Gianyar, Bali. Lokasinya sangat strategis, tepat di depan Istana Raja Ubud yang bernama Puri Saren Ubud. 

Selain itu tiap sudutnya juga menyajikan nuansa yang artsy khas Bali.

Pasar ini sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan mancanegara, salah satunya juga karena pasar ini merupakan salah satu lokasi dari film Eat Pray Love yang dibintangi oleh Julia Roberts. (nyesel dulu ga remake adegan film ini di sana, hahaha)

Suasana Pasar Ubud di sore hari
Suasana Pasar Ubud di sore hari

Barang-barang yang dijual di pasar ini sangatlah beragam, mulai dari kebutuhan sehari-hari (sembako) hingga barang-barang seni dan kerajinan khas Bali dengan kualitas yang bagus dan harganya masih terjangkau. Masih bisa ditawar karena katanya diambil langsung dari pengrajin Bali.

Mulai dari baju, sendal, sarung pantai, tas, tikar, lukisan, patung, cermin unik sampai gantungan kunci dan barang-barang lain yang khas Bali tentunya. Memang tidak terlalu jauh beda dari pasar senin tradisional lainnya, mungkin masalah harganya yang cukup bisa bersaing.

Sudut Pasar Ubud
Sudut Pasar Ubud
Barang-barang jualan di Pasar Ubud
Barang-barang jualan di Pasar Ubud
Jalanan di sekitar Pasar Ubud
Jalanan di sekitar Pasar Ubud

Ternyata jam buka dari pasar yang sembako dan pasar seni berbeda. Jika pasar yang biasa hanya sampai siang hari, pasar seni masih buka hingga sore hari menjelang malam.

Dan konon waktu paling bagus untuk berbelanja di pasar tradisional di Ubud adalah di pagi hari, karena ada kepercayaan orang Bali untuk memperlancar jualan selama satu hari, harus berhasil menjual barang dagangan di pagi hari. Walaupun untungnya tipis. Kepercayaan orang Bali dalam berdagang ini dikenal dengan istilah Pegarus Dagangan. (bener ga ya ini? tolong diklarifikasi ya bagi orang Bali yang baca, hehe)

Sayangnya kami baru sempat berkunjung ke pasar ini di sore hari. Dan ga terlalu hunting barang-barang banget si, cuma mengobati rasa penasaran aja.

Wisatawan Lokal, lol
Wisatawan Lokal, lol

Worth to visit lah kalau lagi di Ubud. Siapa tau bisa nemu barang-barang lucu dengan harga yang sangat terjangkau.

๏ 174 readers

One Reply to “Pasar Tradisional Ubud Bali”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *