Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Tape Manis 31 Bondowoso Sejak 1975

Arif Setiawan, March 29, 2026March 29, 2026

Di antara banyak produsen tape di Bondowoso, Tape Manis 31 Bondowoso menjadi salah satu yang paling legendaris karena telah mempertahankan kualitasnya sejak tahun 1975.

Tape Manis 31 Bondowoso
Tape Manis 31 Bondowoso

Ketika berbicara tentang oleh-oleh khas dari Bondowoso, salah satu yang paling terkenal tentu adalah tape singkong. Kota ini bahkan dikenal luas sebagai “Kota Tape” karena kualitas tape yang dihasilkan sangat terkenal di berbagai daerah.

Sejarah Tape Manis 31 Bondowoso

Tape Manis 31 berdiri pada tahun 1975 dan sejak awal dikenal sebagai produsen tape singkong dengan rasa manis alami dan tekstur yang lembut. Usaha ini bermula dari produksi rumahan yang kemudian berkembang menjadi salah satu pusat oleh-oleh yang banyak dikunjungi wisatawan maupun pelanggan dari berbagai daerah.

Nama “31” sendiri sudah melekat kuat sebagai identitas produk. Selama puluhan tahun, Tape Manis 31 tetap mempertahankan metode fermentasi tradisional sehingga cita rasanya tetap konsisten dari generasi ke generasi.

Cita Rasa Tape yang Khas

Keunggulan utama tape yang ada di sini terletak pada kualitas bahan baku dan proses fermentasi yang terjaga dengan baik. Singkong pilihan difermentasi menggunakan ragi khusus sehingga menghasilkan tape dengan karakteristik:

  • Rasa manis alami
  • Tekstur lembut dan sedikit berair
  • Aroma fermentasi yang khas
  • Tidak terlalu asam

Cita rasa ini membuat Tape Manis 31 menjadi favorit bagi banyak orang, baik untuk dinikmati langsung maupun diolah menjadi berbagai makanan seperti prol tape, es tape, atau campuran dessert.

Oleh-Oleh Favorit Wisatawan

Banyak wisatawan yang datang ke Bondowoso hampir selalu menyempatkan diri membeli tape sebagai buah tangan. Tape yang ada di toko ini menjadi salah satu pilihan utama karena reputasinya yang sudah lama dikenal.

Produk tape biasanya dikemas dengan rapi sehingga mudah dibawa sebagai oleh-oleh. Selain tape segar, beberapa tempat juga menjual olahan berbahan dasar tape yang semakin menambah variasi pilihan bagi pengunjung.

Ikon Kuliner Kota Tape

Selama lebih dari empat dekade, Tape Manis 31 telah menjadi bagian dari identitas kuliner Bondowoso. Keberadaannya tidak hanya sebagai usaha keluarga, tetapi juga sebagai simbol tradisi kuliner lokal yang tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.

Bagi siapa saja yang berkunjung ke Bondowoso, mencicipi oleh-oleh ini adalah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Rasanya yang manis, lembut, dan autentik menjadi bukti mengapa tape dari kota ini begitu terkenal di berbagai daerah di Indonesia.


Harga

Harga di toko ini sangat beragam seperti toko oleh-oleh yang lain, mulai dari Rp 25.000.

Lokasi 

Jl. PB. Sudirman No.31, Patemon, Blindungan, Kec. Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur 68211.

Jam Buka

Toko ini buka setiap hari dari jam 07.00 – 21.00 WIB.

Related

#kulinersince Culinary BondowosoJawa TimurTapeTape Manis 31

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Nasi Rames dan Sop Pak Miran Gombong Sejak 1980
  • Sate Blotongan Salatiga Sejak 1979
  • Soto Kecik Sokaraja Sejak 1970
  • Sate Sapi Pak Kempleng Ungaran Sejak 1960
  • Soto Saung
  • Monumen Gerbong Maut Bondowoso
  • Pengen Ikutan Kopdar
  • Mount Phousi Luang Prabang
  • Wisata Mangrove Purworejo

Recent Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...