Barung dan Penerus

Hari ini hari sabtu seperti biasa, dan ada latihan rutin karawitan di sekolah.
“Yo, cepetan yo gek ndang rono.” kataku dengan sedikit berteriak pada teman-teman.
Seperti biasa, akulah yang paling bersemangat untuk latihan karawitan.
“Klonang.. kloneng… thang.. theng… jfueirbfn” mungkin seperti itulah bunyi tak beraturan yang kami hasilkan. Bunyi itu langsung berhenti ketika Pak Guru masuk.
“Soet.. kowe nyekel bonang barung yo.. trus Codhot bonang penerus” kata Pak Guru.
Hari itu kami berpindah posisi.
Dalam gamelan ada istilah barung dan penerus untuk beberapa alat seperti bonang, saron dan gender.
Fungsinya untuk saling mengisi satu sama lain dengan rentang nada dan cara memainkan yang sedikit berbeda. Si penerus biasanya lebih tinggi satu oktaf dari barung dan dibunyikan di sela-selanya. Bisa dikatakan hidup Si Barung kurang berwana jika tidak ada Si Penerus, seperti langit biru yang terlihat tanpa ada awan yang menutupinya.
#100kata8 #Day9
@ariffsetiawan

๏ 44 readers

Leave a Reply