Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Menggunakan Layanan GO-JEK di Bandung

Arif Setiawan, July 2, 2015March 10, 2018

Selain Uber, startup lain yang menyediakan layanan di bidang transportasi dan sedang naik daun adalah GO-JEK, yang memanfaatkan jasa “tukang ojek” untuk berbagai layanan seperti : jasa kurir, transportasi, makanan dan belanja.

Di circle saya, yang lumayan sering menggunakan layanan GO-JEK di Bandung adalah Mira. Biasanya dari Planet BKR ke Jatihandap dan atau sebaliknya, karena belum pindahan ke Jatihandap jadinya harus bolak-balik.

Karena layanannya masih tergolong baru, maka masih banyak promo, seperti kredit Rp 50.000 setelah memasukkan kode referral dari temen dan promo Rp 10.000 dalam radius 25 kilometer. Dan sudah dapet masker, untuk layanan transportasinya.

Saya sendiri pernah mencoba layanan ini di Jakarta dari daerah Fatmawati ke Kuningan pake promo Rp 10.000 itu, padahal lumayan jauh itu juga plus ramenya jalanan Jakarta.

Pernah juga satu kali kami coba buat menggunakan layanan GO-FOOD untuk memesan HDL Cilaki, tapi ternyata ga bisa, mungkin ga ada yang mau ngambil.

Nah, kemarin secara random kami ingin mencoba menggunakan layanan belanja dan kurir dari GO-JEK ini, kebetulan lagi pengen beli Cajon buat (sok-sokan) ngejam di basecamp ala-ala artis Youtube.

Tokonya di Gegerkalong, sedangkan kami masih sambil kerja di Jatihandap. Ketika kami order ternyata ada driver yang bersedia.

WAH MANTAP NIH! HAHAHA.

Sontak kami kegirangan dan sedikit amaze karena besar ordernya hampir Rp 1 juta, lumayan jauh dan ada tukang ojek yang mau. Setelah konfirmasi pemesanan, saya langsung ambil uang di ATM terdekat (sistem ordernya dipinjemin dulu sama pihak GO-JEK, baru setelah barang sampai nanti kita ganti dengan uang cash).

GoJek 1

GoJek 3

GoJek 2

Setelah ada notifikasi status pemesanan dan pengambilan barang, maka kami tinggal menunggu Bapaknya dateng sambil bisa memantau posisinya.

Akjirnya Bapak Go-Jeknya dateng
Akhirnya Bapak Go-Jeknya dateng
Serah terima barang
Serah terima barang
Cajon
Cajon

Begitulah sedikit pengalaman berbelanja menggunakan jasa kurir GO-JEK. Lumayan cepat (cuma sekitar satu jam lebih dikit barang udah nyampe) dan bisa terpantau pengirimannya.

Terima kasih GO-JEK dan Pak Rangga.

 

867 readers

Related

Startup BandungCajonGO-JEKStartup

Post navigation

Previous post
Next post

Comments (5)

  1. Mira Afianti says:
    July 2, 2015 at 9:40 am

    Planetnya harus banget ditulis, Kak?
    Terima kasih mas Rangga!

    Salam,
    Cinta.

    Reply
    1. Arif Setiawan says:
      July 7, 2015 at 3:14 am

      biar asik mbak, haha

      Reply
  2. Pingback: Goyang Dumang Cover versi 0.1 — arifsetiawan
  3. Pingback: Pengemudi GO-JEK di Bandung — Arif Setiawan
  4. Lina Zuhratul says:
    September 24, 2018 at 7:43 am

    Menambah pengetahuan kita

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Jakpod Hotel Jakarta Thamrin
  • Baca Manga Lebih Mudah dengan Aplikasi Mango
  • Dari Ketinggian 33.000 Kaki
  • Soto Sinar Pagi Medan Sejak 1962
  • Siomay Kang Cepot Sejak 1991
  • LXDE, Desktop Ringan untuk Linux
  • Ayam Goreng Tojoyo 3 Sejak 1983
  • Kopi Klotok: Menikmati Kopi dengan Suasana Pedesaan
  • Game Development Life Cycle
  • Pusat Oleh-Oleh Sambal Bu Rudy Surabaya

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981April 3, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...