Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Sari Rawon Probolinggo Sejak 2010

Arif Setiawan, March 20, 2026March 20, 2026

Kalau berburu kuliner khas Jawa Timur yang autentik, maka Sari Rawon Probolinggo bisa masuk dalam daftar. Tempat makan ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit untuk menikmati rawon dengan cita rasa khas yang Jawa Timur banget.

Sari Rawon Probolinggo
Sari Rawon Probolinggo

Warung rawon legendaris ini berada di kawasan strategis, yaitu di Jl. Raya Jorongan, Krajan, Warunjinggo, Leces, Probolinggo, Jawa Timur. 

Sari Rawon Probolinggo di dekat Gerbang Tol Gending
Sari Rawon Probolinggo di dekat Gerbang Tol Gending

Lokasinya mudah dijangkau, karena dekat dengan Gerbang Tol Gending, bagi kamu yang sedang melintas di jalur menuju kawasan wisata populer di Probolinggo pasti akan melewatinya.

Sejak Kapan Sari Rawon Berdiri?

Berbeda dengan beberapa rawon legendaris lain di Probolinggo yang sudah memiliki catatan tahun berdiri yang jelas, hingga saat ini tidak ada informasi pasti mengenai tahun berdirinya Sari Rawon Probolinggo. Namun, karena saya berkunjung langsung dan coba tanya di sana akhirnya menemukan jawabannya, yaitu dari tahun 2010. Termasuk belum terlalu lama untuk ukuran kuliner legendaris.

Namun, tempat ini dikenal sebagai salah satu warung rawon yang sudah cukup lama eksis dan masuk dalam kategori kuliner legendaris lokal yang terus bertahan hingga sekarang.

Sebagai perbandingan, beberapa rawon terkenal seperti Rawon Nguling sudah berdiri sejak tahun 1942, sehingga menunjukkan bahwa tradisi kuliner rawon di daerah ini memang sudah sangat panjang.

Cita Rasa Rawon Khas Jawa Timur

Rawon adalah salah satu ikon kuliner dari Jawa Timur yang terkenal dengan kuah hitam khas dari kluwek.

Di Sari Rawon, kamu akan menemukan:

  • Daging sapi empuk
  • Kuah kental kaya rempah
  • Tauge segar
  • Telur asin dan sambal

Rasanya gurih, dalam dan khas cocok untuk pecinta kuliner tradisional.

Selain rawon, di sini juga tersedia menu lain seperti udang asam manis, pecel empal, sop empal, nasi goreng dan nasi usus sambal. Namun, sepertinya persediaannya tidak terlalu banyak karen ketika saya berkunjung ke sana menu-menu ini sudah habis, wkwk.

Suasana Sederhana, Rasa Istimewa

Warung ini mengusung konsep sederhana ala warung makan tradisional. Justru dari kesederhanaan tersebut, pengalaman makan terasa lebih autentik dan hangat.

Meski tampil sederhana, tempat ini hampir selalu ramai oleh pelanggan setia.

Favorit Wisatawan dan Warga Lokal

Berlokasi di Probolinggo, Sari Rawon menjadi salah satu destinasi kuliner yang sering disinggahi wisatawan, terutama yang menuju Gunung Bromo.

Tidak sedikit yang menjadikannya sebagai tempat makan langganan karena rasa yang konsisten.

Tips Berkunjung

  • Datang lebih pagi agar tidak antre
  • Siapkan uang tunai
  • Coba tambahan empal atau paru untuk pengalaman lebih lengkap

Sari Rawon Probolinggo memang belum selama warung rawon legendaris lainnya, namun eksistensinya sebagai kuliner favorit menunjukkan bahwa tempat ini telah lama menjadi bagian dari perjalanan rasa di Probolinggo.

Bagi pecinta rawon, tempat ini tetap menjadi destinasi yang layak untuk dicoba.


Harga

Harga satu porsi di tempat ini mulai dari Rp 25.000.

Lokasi 

Jalan Raya Jorongan, Krajan, Warujinggo, Kec. Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67251.

Jam Buka

Tempat ini buka setiap hari dari jam 06.00 – 23.00 WIB.

Related

Culinary Jawa TimurProbolinggoRawonSari Rawon

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Nasi Rames dan Sop Pak Miran Gombong Sejak 1980
  • Soto Kecik Sokaraja Sejak 1970
  • Wisata Mangrove Purworejo
  • Pantai Menganti Kebumen, Hidden Gem Pantai Selatan Jawa Tengah
  • Menjadi Pendaki yang Bertanggung Jawab
  • Pasar Tradisional Ubud Bali
  • Ayam Goreng Bu Tini Sejak 1967

Recent Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...