Kumpul di Basecamp BPC

Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 2 Juni 2013 akhirnya saya untuk pertama kalinya bisa ngumpul di basecamp @bpcBDG yang lokasinya ada di Riung Saluyu Bandung, rumahnya Opa sesepuh dari komunitas yang sudah lumayan lama terbentuk.
Saya sendiri sejak bergabung di pertengahan tahun 2012 gara-gara ikutan Dieng Trip, memang termasuk jarang ikut ngumpul karena alibi klasik : agak sibuk, ya maklum lah namanya juga prohammer merangkap mahasiswa jadinya sok sibuknya keluar, heu.

Sebenarnya di acara kemarin juga saya termasuk yang datang telat, karena udah mau menjelang maghrib dan  masakannya udah mateng (jadi berasa ga bantu apa-apa, maap ya (╥﹏╥)).
Ternyata yang di masak lumayan banyak sampai bikin bener-bener kenyang itu semua makhluk yang ada di foto. Mulai dari nasi liwet + merah, ikan, ayam, tahu, krupuk, hingga pancake + roti daur ulang. Pokoke gokil tenan orang-orangnya :)).

Satu yang disayangkan, saya ga bakal bisa mengimbangi kebiasaan ngetrip mereka yang sering banget, mungkin tiap minggu hampir pasti ada ajakan. Dari ngumpul malem kemarin aja paginya ada yang mau berangkat ke Semeru, trus hari minggu saat nulis artikel ini aja paginya ada trip ke Curug Sanghyang Taraje Garut. Dua minggu sebelumnya ada trip ke Tegal Panjang, seminggu sebelumnya trip ke Gunung Rakutak. Mantep tenan masdab!Pokoke setelah urusan saya sama kampus lumayan berkurang, ntar bakal ikut ngetrip bareng kalian 😀

@ariffsetiawan

๏ 58 readers

Mengembangkan Startup Lewat Komunitas

Sore ini saya membaca satu artikel menarik di sge yang ditulis oleh Vinnie Lauria, membahas tentang membangun sebuah komunitas di lingkungan startup. Mungkin dalam artikelnya menjelaskan tentang membangun komunitas dalam startupnya, nah kalau menurut saya, hal ini bisa dibalik juga. Ketika kita sudah mempunyai sebuah komunitas, maka kita juga bisa mengembangkan startup kita dari sana.
Mungkin seperti ini jadinya.
Dalam membangun sebuah startup satu hal penting yang harus diperhatikan adalah startup’s goal is to help the community. Do that, and everything else will fall into place! 
 
Ya karena sebuah komunitas itu sekarang bukan hanya sekumpulan orang saja, melainkan tentang hubungan orang-orang di dalamnya, ikatan tak tertulis dan mereka bisa menjadi orang marketingmu yang paling luar biasa. Melakukan semua pekerjaan dengan senang hati. (agak filosofis, hehe).

Selanjutnya, sebuah komunitas pasti membutuhkan sesuatu yang namanya organizer, orang yang memimpin dan atau menggerakkan komunitas itu. Maka hal yang bisa dilakukan dari sisi pemilik startup adalah memberikan `perhatian` kepada seorang `organizer` itu.
Satu lagi yang penting adalah kata² ini :

So put yourself out there. It’s definitely a great idea to be at communities where your user base hangs out, listen for what they want and the problems they’re currently having, and convert them to the dark side … your side.

Tapi tak selamanya untuk ikut dalam sebuah komunitas kita bakal menjalankannya dengan lancar, karena bakal membutuhkan manajemen waktu yang cukup sulit.
Ya, tapi dengan modal itu saya masih percaya dan optimis bahwa sebuah startup masih akan bisa berkembang dengan salah satu jalur ya komunitas ini.
Mari bersemangat! 😀
@ariffsetiawan

๏ 63 readers

Social Media and Tourism 2.0

Social Media And Tourism from Katie Lips

Hari ini saya menemukan salah satu presentasi menarik tentang Social Media and Tourism 2.0 yang dibuat oleh Katie Lips, seorang Social Media Strategist dari UK.
Materi presentasinya bisa dikatakan gw banget lah, soalnya kebetulan saya juga lagi bikin project tentang travelling 2.0 yang bisa dilihat di travelizen.com. Jadi di travelizen (kepanjangannya Travel Citizen) ini nantinya bisa digunakan sebagai sebuah platform buat collaborative trip planner, terutama buat komunitas yang seneng ngetrip bareng rame-rame. Mulai dari milih destinasi, rekomendasi transportasi dan harganya hingga pembagian item yang harus dibawa tiap pesertanya.

Penasaran? haha (pede tenan).
Kalo ga mau ketinggalan info dari project saya ini bisa ikutan like fb dulu atau follow twitternya. Atau yang penasaran banget juga bisa intip showcasenya di youtube (bisa langsung kasih support dengan cara like ;)).

 

@ariffsetiawan

๏ 65 readers

Angkruk Ketip

Matahari Angkruk Ketip
Dulu Angkruk Ketip bukanlah daerah yang akrab dengan kehidupanku, hanya daerah yang sedikit kukenal dengan sawahnya yang luas dan menjadi tempat parapetani untuk beristirahat sejenak dari panasnya matahari di siang hari ketika berinteraksi dengan lahan mereka.
Kini, semenjak bapak dan keluarga baru berpindah ke Banyuurip, daerah ini bisa dikatakan sebagai daerah yang paling akrab dengan diriku, adikku, vespa maupun tunggangan lain yang tak tentu. Seperti ada rutinitas tak tertulis semenjak memasuki bangku kuliah, ketika mudik pasti saya berkunjung ke tiga tempat utama di Purworejo. Ya, Banyuurip, Bagelen, dan Grabag, dimana ketiganya dipisahkan oleh Purwodadi dan Ngombol.

Di Angkruk Ketip inilah mungkin suatu saat yang akan menjadi saksi pada semua momen yang telah saya lewatkan dan pasti akan selalu saya rindukan : melihat mentari terbenam bersama adik.
Sampai jumpa lagi di lain kesempatan wahai saksi alam.
@ariffsetiawan

๏ 94 readers

Berbisnis Pulsa Kini Semakin Mudah

Membuka sebuah usaha dengan bentuk jualan pulsa bukanlah sesuatu yang baru, malah bisa dikatakan bakal masuk ke pasar yang sangat kompetitif. Tapi mengapa sekarang masih saja banyak yang membuka usaha jual pulsa? Meskipun kompetitif, pasarnya bisa dibilang paling banyak, karena sekarang hampir setiap orang mulai dari anak-anak hingga kakek nenek tidak lepas dari penggunaan handphone dan pulsa setiap harinya.
Nah, gimana kalo kita ingin ikut ambil bagian di lahan yang `subur` ini? Gimana mengawalinya? Gimana melakukan transaksinya? Harus menghubungi ke siapa?

 

Sekarang sudah bisa terjawab semua pertanyaan itu, apalagi ada layanan yang bernama Pojok Pulsa, dengan fitur yang banyak dan mudah dimengerti.

Daftar Gratis
Deposit Bebas
via Chat
Sistem Komisi
Aplikasi Khusus
Web Reporting
SMS
Bonus!

Mulai dari pendaftaran yang gratis, informasi yang jelas, deposit bebas tanpa ada batas minimal atau maksimal dan terkoneksi dengan ibanking, transaksi via chat, sistem komisi yang menguntungkan, aplikasi khusus, web reporting, layanan sms ke konsumen atas nama toko sendiri hingga bonus bagi reseller yang berprestasi. Sangat mudah dan cepat.

Satu lagi yang membuat layanan Pojok Pulsa berbeda dari yang lainnya adalah layanan yang mengusung simplicity, cukup menggunakan sebuah ponsel untuk melakukan transaksi, tidak perlu membeli semua chip operator.
Selain simple, masih ada lagi satu hal yang menangkap perhatian saya dan mengapa saya merekomendasikan layanan dari Pojok Pulsa, yaitu sudah ada dukungan untuk format transaksi tanpa kode yang akan memudahkan proses transaksi dan sistem deposit yang tanpa ada masa kadaluarsa dengan sistem pengamanan kode tertentu yang pastinya akan membuat reseller lebih nyaman.
So, tunggu apalagi? Ayo segera coba layanan Pojok Pulsa 😀

 

 

Postingan ini dalam rangka Lomba Blog Pojok Pulsa: Mau Pulsa Gratis? Follow: @pojoktweet | Facebook Page Pojok Pulsa | Pojok Pulsa Google Plus Page

๏ 68 readers

Selamat Ulang Tahun WordPress #wp10

http://wp10.wordpress.net/
Ternyata hari ini adalah ulang tahun ke-10 nya +WordPress . Sekali lagi selamat dan terima kasih karena telah memberi inspirasi dan kontribusi besar selama ini.

Saya sendiri mengenal WordPress mulai dari tahun 2008, diawali dengan blog pribadi hingga sekarang sudah beberapa website dan blog yang saya bangun menggunakan platform WordPress :D.@ariffsetiawan

๏ 42 readers