Nasi liwet di Solo tidak hanya cocok untuk makan malam, tetapi juga bisa digunakan sebagai sarapan pagi. Termasuk Nasi Liwet Bu Parmi ini. Sudah berjualan sejak tahun 1989, Nasi Liwet Bu Parmi menyediakan 2 mode, yaitu mode sarapan dan mode makan malam di 2 tempat yang berbeda.

Untuk sarapan warung nasi liwet ini berjualan di Jl. Slamet Riyadi No. 428, Purwosari, Kec. Laweyan. Dekat dengan Stasiun Purwosari. Buka dari jam 05.30 hingga 10.00 pagi. Cocok sekali bagi kalian yang turun dari kereta jarak jauh atau KRL dan ingin langsung sarapan nasi liwet. Cukup berjalan kaki saja ke sini.

Nasi Liwet Bu Parmi - Purwosari
Nasi Liwet Bu Parmi – Purwosari

Untuk makan malam warung nasi liwet ini buka di Jl. Yos Sudarso No.241, Kratonan, Gajahan, Kec. Pasar Kliwon. Buka dari jam 18.00 hingga 23.00 malam.

Awalnya berjualan keliling diseputaran Solo Raya, tetapi belum punya pelanggan tetap. Bu Parmi yang merupakan warga Duwet, Baki, Sukoharjo ini akhirnya memutuskan untuk berjualan menetap. Awalnya dipinggir trotoar jalan Slamet Riyadi, kemudian ada larangan berjualan di trotoar kini menempati bagian depan Rumah Makan Sabar Menanti yang buka pada siang hari.

Nasi Liwet Bu Parmi - Di ruko RM Sabar Menanti
Nasi Liwet Bu Parmi – Di ruko RM Sabar Menanti

Nasi liwet sendiri di Solo memang sudah menjadi ciri khas bahkan ikon kuliner juga. Dalam seporsi nasi liwet dipakai beragam jenis rempah yang berkhasiat untuk daya tahan tubuh. Bumbu utamanya kunyit, jahe dan juga lengkuas untuk bumbu sayurannya. Bumbu ini dimasak bersama sayur labu siam, yang menjadi menu utamanya digabung dengan sepiring nasi gurih yang dimasak dengan santan, ditambahkan lauk suwiran ayam bersama areh (santan kental).

Nasi Liwet Bu Parmi - Disajikan dengan pincuk
Nasi Liwet Bu Parmi – Disajikan dengan pincuk

Keunikan lain dari nasi liwet juga terletak pada cara penyajiaannya yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkus dan suru (sendok) namun saat ini sudah banyak dimodifikasi dengan sendok. Untuk lauknya sangat bermacam-macam mulai dari potongan hati/ampela ayam, tempe, tahu dan telur bacem. Dan tak ketinggalan kerupuk rambak (kerupuk dari kulit sapi) untuk menambah selera makan.

Nasi Liwet Bu Parmi - Tempatnya culup nyaman, tetapi akan penuh jika musim liburan
Nasi Liwet Bu Parmi – Tempatnya culup nyaman, tetapi akan penuh jika musim liburan

Sajian nasi liwet Bu Parmi menjadi langganan tamu hotel dan pembeli yang bermobil tak ragu dan tanpa malu makan “mincuk” sambil lesehan di emperan toko demi mengecap hangat, gurih dan pulennya nasi liwet khas Kota Bengawan ini. Karena memang lokasinya ada di sekitar kawasan hotel dan perkantoran di Purwosari.

Untuk mempertahankan cita rasa yang mantap hingga sekarang, resepnya bumbu harus sesuai takaran, ayamnya direbus selama 3 jam menggunakan kayu bakar dengan menggunakan ayam pilihan yang dibeli secara langsung dari pedagang langganan. Karenanya ayamnya terasa empuk, tetapi tidak terlalu gurih karena akan dicampur sayur labu siam yang sedikit pedas.

Untuk seporsi nasi liwet di sini paling murah cukup membayar Rp 10.000 saja, sementara paling mahal sepincuk nasi liwet dihargai Rp 20.000 itu sudah plus ayam dan telur sebutir. Jangan terlalu siang kalau ingin menikmati nasi liwet ini. Dijamin ketagihan!


Harga

Harga di warung ini satu porsi mulai dari Rp 10.000.

Lokasi 

Jl. Slamet Riyadi No. 428, Purwosari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57144.

Jam Buka

Warung ini buka setiap hari dari jam 05.30 – 10.00 WIB di Purwosari dan 18.00 – 23.00 di Jl. Yos Sudarso.


→ 19 readers

About the author

📝 blogger ⚡software engineer — working remotely

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *