Pendakian Gunung Guntur 2249 MDPL

by:

IndonesiaTravel

Entah sejak kapan setiap menjelang Hari Kemerdekaan Nasional, pasti banyak orang yang mendaki gunung. Sehingga hampir dapat dipastikan bahwa gunung-gunung akan ramai. Mungkin salah satu yang menarik adalah sensasi mengikuti upacara di ketinggian bersama dengan orang-orang yang hobinya sama.

Bulan Agustus tahun lalu, saya bersama teman-teman melakukan pendakian ke Gunung Guntur yang ada di Garut. Karena takut terlalu ramai, jadi kami melakukan pendakian lebih awal, ga mepet-mepet tanggal 17 Agustus.

Gunung Guntur memiliki puncak dengan ketinggian 2.249 mdpl. Gunung ini konon katanya adalah gunung api yang paling aktif di tahun 1800-an.

Kami memulai pendakian dengan jalur yang sudah umum, yaitu via SPBU Warung Tanjung masuk ke Basecamp kemudian dilanjutkan ke jalur Curug Citiis. Tiket masuk per orangnya adalah Rp 7.500.

Basecamp Gunung Guntur

Basecamp Gunung Guntur

Tim Guntur : Jody, Fahmy, Arif, Riwe, Mira, Walesa, Bagas, Lisa, Andit

Tim Guntur : Jody, Fahmy, Arif, Riwe, Mira, Walesa, Bagas, Lisa, Andit, Riezan (di belakang)

Jalur awal merupakan jalur tanah kerikil dengan pemandangan penambangan pasir, dilanjutkan dengan jalur bebatuan yang sudah mulai menanjak.

Tanah Kerikil

Tanah Kerikil

Jalur Batuan

Jalur Batuan

Mulai seweng, haha

Mulai seweng, haha

Sungai sebelum Pos 1

Sungai sebelum Pos 1

Salah satu yang luar biasa dari Gunung Guntur adalah adanya aliran sungai bersih yang mengalir dari Pos 3 hingga Pos 1 di bawah. Jadi hiburan banget selama mendaki.

Menghibur diri

Menghibur diri

Tak lupa kami berhenti dan berdendang sejenak ketika merasa mulai capek, heheu.

Kami berhenti di sekitar Pos 3 untuk mendirikan tenda dan bermalam di sana dengan pertimbangan dekat dengan sumber air.

Pos 3 Pamulangan

Pos 3 Pamulangan

Satu lagi yang luar biasa dari Gunung Guntur adalah masih banyaknya babi hutan yang berkeliaran. Baik di dekat Pos 3 maupun di dekat puncak, sehingga kita bermalan dengan dikelilingi oleh babi hutan ini. Pertama kali naik gunung ketemu babi hutan juga. Luar biasa!

Babi Hutan

Babi Hutan

Esok harinya dimulai dari dini hari, kami melakukan summit attack, perjalanan panjang menanjak melewati padang rumput kering di kanan-kiri jalanan menuju puncak tertinggi. Medan yang dilalui cukup sulit dengan permukaan tanah berpasir yang sangat berdebu, dengan kemiringan bervariasi sekitar 45, 60 derajat atau lebih. Durasi sekitar 3-4 jam.

Sampai di atas, sungguh nikmat sekali, kami bisa melihat hamparan savana di atas ketinggian dan gumpalan awan di bawah.

Gunung Guntur memiliki 2 puncak, kebetulan kami hanya sampai Puncak 1.

Gunung Cikuray dari Gunung Guntur

Gunung Cikuray dari Gunung Guntur

Puncak 2 Gunung Guntur

Puncak 2 Gunung Guntur

Area camp di puncak

Area camp di puncak

Sarapan

Sarapan

Sunrise di Gunung Guntur

Sunrise di Gunung Guntur

F30

F30

Kamehameha!

Kamehameha!

Tak terlalu lama kami bermain-main di sekitar puncak, kami harus kembali turun sebelum panas mulai menyengat.

Jalur turun dari puncak merupakan salah satu bagian yang terbaik. Kita dapat main perosotan dan ski di kerikil dan pasir. Pengalaman yang baru juga dari beberapa gunung yang sudah pernah didaki.

Perosotan

Perosotan

Sampai di area camp, kami langsung nyebur ke sumber air di dekatnya. Seger banget!

Main air~

Main air~

Setelah makan siang, tibalah saatnya kami menuruni jalur bebatuan curam, jalur kerikil dan pasir yang kami lewati satu hari sebelumnya. Sampai di basecamp langsung mandi dan jajan karena udah laper banget.

Balik dari Basecamp

Balik dari Basecamp

Kami dari basecamp kembali ke SPBU untuk lanjut kembali ke Bandung.

Dan ternyata penderitaan belum berakhir. Karena kami dapat bis yang super penuh, jadi harus berdiri dari Garut sampai Bandung, hahaha!

Terima kasih Guntur buat semua pengalamannya.

 

๏ 25275 readers

31 Replies to “Pendakian Gunung Guntur 2249 MDPL”

  1. Defi hernandes says:

    Bang,, itu pas turun area nya curam ga..
    Takutnya jatuh menggelinding gtu bang…

  2. gufroni says:

    itu pas pulang naek mobil apaan?
    kok pada duduk didalem gaada joknya

  3. Prince says:

    Itu celeng gak nyerang gan sampe di senter gitu …..

  4. Wildan says:

    Kita kalo naek motor di simpen dimana bang?

  5. HAfid says:

    gunung guntur, kecilkecil cabe rawit haha

  6. farhan says:

    Bang mau nanya dong, buat camp skrng harus di pos 3 ya ga boleh di puncak? Tnggl 12 mau naik soalnya hahah

  7. rIzkichuk says:

    wuih seru bgt. mini semeru ya bang. itu babinya ga nyeruduku bang.hehehe.nyari makan ya bang babinya?

  8. Adam Hasyim says:

    Bang itu pas summit attack barang” seperti tenda, di tinggal dipos 3 apa dibawa bang?

  9. bintang says:

    Bang total waktu naik berapa jam ? Hehe

  10. PeciKartun admin Laras says:

    gan, bisa minta kontak pendakian guntur gak?
    butuh info nih buat pendakian tgl 11-13 mei 2017.
    tqu gan

  11. Nisa says:

    Mas arif.. Mau tny.. Bawa anak usia 3 tahun ke guntur aman gak ya? Saya baru ajak anak saya ke gunung prau.. Mhn infonya..

  12. Fadly Yusuf says:

    Bang kalo anak 15 tahun ada gmnaa… Bayarnya kan hrus nyerahin ktp… Klo yang blum punya gmnaa…???

  13. Dwi says:

    itu… bawa action figure atau nendroid ? *fokus ke mainan*
    sungai di gunung guntur ini semacam oasis kalo pas kemarau, segaaar ..

  14. Kokom says:

    Ko curug nya g ada bos,.
    Curug citiis
    Kmrin saya ksn thn bru 2017
    Skrng dsn jg thn br 2018 tp g ad niat keatas alnya kmrn aj ampe nangis2 sakit bdn he he

  15. maulana cz says:

    Maap bos klo dsa sirna jaya dmna. Setau saya gunung guntur di kelurahan pananjung.
    ….

  16. cahya says:

    itu yg cwe nya pake carriel brp liter?

  17. TYRA says:

    Mungkin salah satu yang menarik adalah sensasi mengikuti upacara di ketinggian bersama dengan orang-orang yang hobinya sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *