Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Kebun Durian Warso Farm Bogor

Arif Setiawan, September 14, 2017March 9, 2018

Seperti kebanyakan pekerja di Jakarta yang butuh piknik di saat weekend, hari sabtu tanpa rencana bisa jadi membuat anak-anak muda jadi gelisah. Mau ke mall udah pasti penuh sesak, mau ke kedai kopi ko’ ntar jadinya malah kerja.

Setelah mencari-cari alternatif tempat piknik, kami akhirnya memutuskan untuk ke Bogor saja, kayaknya jarang ke sana.

Di Bogor ada apa?

Kami mencari tempat yang tentunya kami belum pernah ke sana. Dan sepakat untuk mencoba berkunjung ke Kebun Durian Warso Farm.

Tim piknik ke Warso Farm

Warso Farm ini adalah agrowisata yang ternyata sudah cukup terkenal di daerah Bogor, terbukti dengan banyaknya pengunjung yang ada di sana saat akhir pekan.

Dahulu tempat ini dirintis oleh seorang pensiunan TNI AD yang bernama Soewarso Pawaka. Oleh karena itu, banyak kolam yang disandingkan dengan beberapa pepatah tentang kehidupan. Dari nama pendirinya inilah perkebunan buah durian ini dinamai dengan Warso Farm.

Di lahan perkebunan ini terdapat ratusan pohon durian yang terdiri dari berbagai jenis dan varietas unggul baik luar maupun lokal seperti Monthong, Lay, Petruk, Sunan, Si Mas, Tembaga. Pohon-pohonnya tidak terlalu tinggi, sehingga pengunjung bisa mendapatkan pengalaman melihat-lihat durian yang masih ada di pohon dalam jarak yang sangat dekat. Biasanya kan cuma tahu setelah sudah siap dibuka di pinggir jalan.

Berfoto bareng durian, wkwk
Mupeng Mz?

Selain durian lahan lainnya, ditanami dengan berbagai buah-buahan seperti buah naga, nangka, dan jambu monyet serta terdapat area persawahan. Areanya cukup luas sehingga bisa menjadi terapi mata dan tubuh disela penatnya hidup sebagai pekerja di ibukota.

Kebun Buah Naga
Buah Naga

Jika pengunjung ingin menikmati buah-buahannya, perkebunan ini menyediakan tempat khusus di dekat pintu gerbang dimana para pengunjung bisa menikmati buah, es durian atau jus durian baik di tempat atau dibawa pulang. Rumah makan juga ada sembari menunggu antri untuk membeli durian.

Harga Tiket dan Jam Buka

Warso Farm buka setiap hari, tetapi untuk tour ke dalam kebun hanya dibuka pada hari Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional, pada pukul 07.00 – 17.00.

Untuk tiket pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk karena perkebunan ini tidak menyediakan tiket masuk sama sekali alias gratis. PANTES RAME! hahaha

***

Mungkin itu dulu cerita dari Warso Farm, cocok banget buat kalian yang emang seneng banget sama durian, tapi dari pengalaman ini masalah harganya ternyata ga bisa murah banget juga, sayang sekali ya (maunya), haha.

Jika kalian berencana untuk berkunjung ke sana, sebaiknya datanglah pada musim panen yaitu pada bulan Desember – Mei. Selamat Berkunjung!

872 readers

Related

Indonesia Travel BogorBuah NagaDurianJawa BaratKebun DurianSoewarso PawakaWarso Farm

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830
  • Mie Ayam Plombokan Magelang
  • reFRESHing with mbah MINTo
  • Tam Cốc, Ninh Bình, Vietnam
  • Green Canyon Pangandaran
  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan Traffic
  • Tilu Bumi Nature Camp Pangalengan Bandung
  • Road Trip Magelang -  Situbondo via Tol Trans Jawa
  • Rectoverso
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026
  • Nasi Goreng Pak Yatno Magelang Sejak 1981April 3, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...