Nasi Bug Malang

Bagi saya yang hampir setiap hari berkutat dengan dunia software development istilah “bug” adalah hal yang sangat familiar. Tetapi Nasi Bug yang akan dibahas sekarang sama sekali tidak ada hubungannya dengan bug yang itu, heheu.

Bug adalah suatu cacat desain pada perangkat keras atau perangkat lunak yang mengakibatkan terjadinya galat pada peralatan atau program sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bug umumnya ditemukan pada perangkat lunak, bukan perangkat keras.

Begitulah menurut wikipedia.

Istilah nasi bug ini pertama kali saya kenal ketika main ke Kota Malang. Dan setelah saya gali informasinya ternyata istilah ini sudah ada sejak tahun 1930-an. Wow.. luar biasa.

Jadi sebenarnya apa sih Nasi Bug ini?

Nasi Bug

Konon nasi bug ini adalah kuliner asli Madura yang jarang ditemui di Madura, tapi malah terkenal di Malang dan menjadi makanan khas di sana. Bingung? Iya sama, hahaha. Entah bagaimana cerita jaman dulunya tapi sekarang kondisinya seperti itu.

Nasi Bug adalah nasi campur asli Madura yang berisi nasi putih panas yang disiram dengan sayur lodeh nangka muda. Nasi sayur tersebut akan dilengkapi kecambah segar, serundeng kelapa, dendeng kelapa dengan tekstur mirip kerupuk, paru goreng, dan sambal terasi dengan level pedas khas Jawa Timur.

Selain itu, kita juga bisa memilih lauk tambahan seperti mendol tempe, suwiran ayam kampung, paru, babat, jeroan, dan juga sate daging sapi dengan dominan rasa manis yang dikenal dengan sate komoh.

Penamaan Nasi Bug sendiri adalah karena kebiasaan para pembeli yang memanggil ibu penjual yang berasal dari Madura dengan sebutan ‘bug’. Akhirnya, kuliner ini dikenal dengan nama Nasi Bug Khas Madura.

Antrian pembeli nasi bug
Penjualnya memang ibu-ibu

Luar biasa ya antriannya. Memang katanya ga pernah sepi antrian pembeli nasi bug di Kota Malang ini. Tapi tenang, penjual nasi bug ini tidak hanya di satu tempat saja, tapi sudah tersebar banyak di kota ini, tinggal pilih alternatifnya saja.

Kebetulan yang saya coba ini Nasi Bu Tuni yang lokasinya di dekat kawasan Kelenteng Eng An Kiong. Jualannya di sebelah ATM CIMB Niaga. Terkenalnya pake sebutan Nasi Bug Lippo, mungkin karena dulu jualannya di deket bank yang namanya masih Bank Lippo.

Untuk satu porsi harganya adalah Rp 20.000. Menurut saya si cukup mahal ya untuk ukuran sarapan, tapi kalau bukan konsumsi tiap hari dan menjadi khazanah kuliner, harga segitu merupakan harga yang setimpal dengan apa yang didapat.

Buat kalian yang lagi main di Kota Malang cobain deh sarapan Nasi Bug ini.

๏ 45 readers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *