Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Tenaga Pengajar Harus Nulis!

Arif Setiawan, July 4, 2013September 10, 2017
Baca salah satu artikel di feed reader saya hari ini tentang adanya platform guru.or.id yang merupakan wadah bagi para guru untuk menuangkan pendapatnya. Seketika saya ingat salah satu twit yang saya favorite yang menuju ke artikel Why Teacher Must Write.

Seorang tenaga pengajar, baik itu guru, dosen, pengajar les, kursus, asisten dan lain sebagainya haruslah menuliskan sesuatu, minimal mengenai lingkup apa yang dia ajarkan kepada seseorang ataupun pengalaman hidupnya.
Ini setuju banget saya sama pernyataan bahwa seorang tenaga pengajar tu harus nulis, harus, musti, kudu! Apalagi sekarang udah banyak banget fasilitas buat nulis/ngeblog yang gratis nan bagus dan user friendly.
Karena apa?
Ya yang namanya mengajarkan sesuatu kepada seseorang menurut saya ga bakal bisa disampaikan cuma sekali tanpa diulang kembali. Dan yang namanya mengajar pasti melewati penyampaian materi/pertemuan yang mungkin bisa dihitung pake jari jumlahnya.
Bagaimana jika yang diajarkan punya pertanyaan?
Kemungkinan besar seorang yang menjadi objek pengajaran pasti punya rasa malu untuk bertanya langsung, yo ra?
Lha trus apa bedanya jika yang ngajarin nulis?
Lha yang diajarin ga perlu malu buat bertanya, tinggal nyari di tulisan yang ngajarin dia, ketemu jawabannya (kalo ada), simbiosis mutualisme to?
Apalagi manfaat lainnya? Banyak.
Menulis itu kontemplasi. Bisa merangsang, memacu dan menuangkan pemikiran kita dalam bentuk tulisan. Memang melakukan kegiatan menulis agak berat jika belum terbiasa, perlu energi lebih, apalagi jika lagi miskin ide dan gagasan. Tapi menulis bisa dijadikan sebagai kegiatan untuk belajar menganalisa, belajar berpikir dan belajar berkomunikasi secara efektif.
Jika ada yang bilang bahwa seorang yang harusnya jago menulis itu adalah tenaga pengajar, saya secara mutlak meng iya kan.
Karena apa?

Karena tenaga pengajar inilah yang dijadikan sosok, contoh, panutan dan apa yang ia kerjakan akan digugu lan ditiru oleh muridnya. Kalo guru sama muridnya, kalo dosen ya sama mahasiswanya.Sebenarnya sempet juga terbesit di pikiran saya, itu dosen-dosen saya niatnya jadi dosen apa ya? Apa cuma sebatas penyampai materi trus #singuwisyowis, apa sebatas dapet kerjaan trus dapet gaji buat hidup, apa emang dari lubuk hati yang paling dalam pengen memberikan esensi hidup buat generasi penerus bangsa kelak?

Menjadi seorang tenaga pengajar tidaklah mudah, kau pikir dengan menyampaikan materi di kelas dan ngasih nilai semuanya akan berakhir? Nggak.

Menurut saya, seorang tenaga pengajar haruslah tidak menjadi budak kurikulum, tetapi justru mengajarkan esensi dari sebuah materi pengajaran dan bagaimana menjadi seorang yang bisa hidup di dunia luar sana. Harus bisa menularkan hal baik kepada muridnya, memberikan solusi bukan instanisasi jawaban dari sebuah masalah. Murid harus tahu, potensi sekarang begini, potensi ke depan begini, menunjukkan bagaimana caranya dia memahami sesuatu. Jadi jangan cuma ngomong tok, harus dituangkan dalam tulisan. Kenapa harus? Karena ngomong kan gampang, begitu nulis kan susah.
Selain itu, sebuah tulisan usianya bakal lama, omongan? mungkin usia terpendeknya bakal lewat dari kuping kanan hingga kiri.

Nah, bagaimana cara memulainya? Seorang tenaga pengajar pun seharusnya sudah tahu. Harus banyak membaca dan bisa menuliskan mulai dari hal-hal kecil keseharian yang diingat. Lama-lama pasti tulisan akan semakin bagus, beralur, menarik dan mudah dipahami.Bagaimana menurutmu?

#JuliNgeblog #Day4

@ariffsetiawan

Related

Random Juli NgeblogMenulisOpiniTenaga Pengajar

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Pertimbangan Orang Tua dalam Memilih iPhone untuk Anak-anak
  • Raja Kosek Resto Mungkid Magelang
  • Angkringan Mukti Kebumen, Tempat Nongkrong Murah Dekat Alun-Alun
  • Kok Tong Kopi Sejak 1925
  • 8 Aplikasi Gratis Alternatif Microsoft Office
  • Toko Roti Prestasi Solo
  • Dari Ketinggian 33.000 Kaki
  • Startup Asia Jakarta 2014
  • Kupat Tahu Gempol Sejak 1975

Recent Posts

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro Semarang
  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon Progo
  • Sop Empal Pringgading Magelang
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke Universitas Diponegoro SemarangAugust 11, 2026
  • Sigandul View Temanggung, Destinasi dengan Pemandangan Gunung Sumbing dan SindoroJuly 24, 2026
  • Watu Putih Borobudur: Destinasi Wisata di Kaki Perbukitan MenorehJune 16, 2026
  • Festival Balon Udara di Alun-Alun MagelangMay 28, 2026
  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026

Culinary

  • Sego Lodeh Iwak Kalen Wates Kulon ProgoAugust 5, 2026
  • Sop Empal Pringgading MagelangJuly 29, 2026
  • Sop Empal Bu Ngalim Muntilan Sejak 1929July 25, 2026
  • DWanu Borobudur, Steak House Dekat Candi Borobudur dengan Spot Foto MenarikMay 30, 2026
  • Bebek Suwarni Prambanan Sejak 1953May 26, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
Loading Comments...